Psykopat Gemoy Kesayangan The Owen

Psykopat Gemoy Kesayangan The Owen
Membasmi Pengkhianat


__ADS_3

Di ruang sidang terlihat semua anggota dan Pilar the BRONTES telah berkumpul. Uncle Twins dan para remaja itu memasuki ruang sidang. Uncle Pablo menatap para anggota dan Pilar sejenak.


"Kalian tau kenapa dikumpulkan hari ini??"tanya Uncle Pablo.


"Tidak ketua"jawab mereka.


"Ini berkaitan dengan penyerangan markas utama beberapa hari yang lalu. Saya kecewa kalian berani melakukan pengkhianatan pada klan ini. Saat ini jika masih ada yang ingin berkhianat keluar baik-baik, karena jika nanti saya menemukannya akan saya buat lebih menderita lagi"ancam Uncle Pablo.


Mata elang Kai sekilas melihat dua orang Pilar saling tersenyum tipis. Dan dua pisau kecil bersarang di lengan kedua Pilar itu.


"Aghhhhh....."teriak kedua orang itu.


"Pengawal bawa kedua orang itu kemari!!!"perintah Kai.


Dengan sigap beberapa pengawal membawa kedua orang tersebut ke hadapan Kai.


"Dudukan di kursi itu dan ikat!!!"perintah Kai.


"Mau bermain dengan gue??"seringai Kai pada kedua orang itu


"Ampun Nona Muda, apa kesalahan kami??"tanya kedua orang itu panik.


"Mau bicara jujur atau gue yang bantu??"tanya Kai lagi.


"Kami tidak mengerti maksud Nona Muda"lagi kedua orang itu mengelak.


"Baiklah"jawab Kai.


Ketika Kai berbalik Kai melihat Ivanov dan dokter Isaac berjalan ke arahnya.


"Kebetulan kalian datang."seru Kai


"Ivanov berikan dia afrodisiak level 5"perintah Kai pada Ivanov


"Baik Kai!"jawab Ivanov.


Ivanov mengambil serum yang Kai perintahkan dan menyuntikkannya pada kedua orang itu.


Tak lama obat itu pun bereaksi, kedua orang itu merasakan tubuh yang mulai memanas serta racauan tidak jelas yang keluar dari mulut mereka.


"Jadi bagaimana ceritanya???"tanya Kai lagi.


"Ivanov bantu mereka"ucap Kai lagi.


Ivanov segera meraba kedua laki-laki itu, yang memberikan efek tenang pada mereka.


"Kami diperintahkan oleh ketua BLACK COBRA untuk memberikan seluruh informasi mengenai klan the BRONTES."ucap laki-laki yang berambut merah.


"Ada lagi kaki tangan kalian di sini???"tanya Kai memastikan.

__ADS_1


"Ada dua orang penjaga gerbang dan dua orang dari laboratorium."tambahnya.


"Tunjukkan orangnya!!!"perintah Kai.


Mereka menunjuk pada empat orang yang mereka sebutkan tadi.


"Pengawal bawa ke empat nya ke sini!!!"titah Kai.


Ke empat orang itu memberontak, mereka bergidik ngeri membayangkan hukuman apa yang akan mereka terima. Masih mereka ingat hukuman yang diterima Pilar Poison dan keluarganya kemarin begitu mengerikan.


"Vadlena....."teriak Kai.


"Siap...My Princess"ucap Vadlena sudah berdiri di hadapan Princess kesayangannya.


"Cari semua anggota keluarga mereka!!!"titah Kai.


"Dengan senang hati My Princess" jawab Vadlena dan melangkah ke luar dari ruang sidang.


"Kalian akan bercerita sendiri atau akan gue dikte"ancam Kai.


"Saya akan menceritakannya Nona Muda."jawab salah seorang yang mengenakan jas Labor.


"Bercerita lah..."ujar Kai sambil mengelilingi semua anggota klan.


"Kami disuruh memberikan informasi mengenai semua tindak tanduk klan ini."


"Informasi apa saja???"tanya Kai.


"Apa saja informasi yang kalian berikan mengenai Uncle Twins??"


"Semua detail datanya Nona"jawabnya semakin menunduk.


"Baiklah"jawab Kai.


Sedangkan Uncle Twins mengepalkan erat tangan mereka dan melayangkan tendangan bertubi-tubi pada ke enam laki-laki itu.


"Uncle cukup!!"ucap Kai.


Beberapa saat kemudian Vadlena datang dengan membawa semua anggota keluarga ke enam pengkhianat itu.


"Ivanov, Dokter Issac berikan kepada semua laki-laki dewasa afrodisiak level 6 beri dosis 5 kali lipat!"titah Kai.


"Baik Kai"dengan memperlihatkan senyum iblisnya.


"Anak-anak bawa ke markas!!!"titah Kai.


Lalu beberapa orang dengan Hoodie blue navy mendekat dan membawa anak-anak itu dengan mereka. Anehnya anak-anak itu menurut begitu saja dengan para laki-laki berhoodie blue navy itu.


Para pengkhianat yang telah disuntik dengan afrodisiak itu mulai memperlihatkan reaksi dari serum itu.

__ADS_1


"Kurung mereka dengan para anggota keluarga mereka!!!"titah Kai.


Para anggota keluarga mereka mulai panas dingin dengan apa yang akan terjadi pada mereka selanjutnya. Mereka dikurung dalam satu ruangan. Para pengkhianat itu mulai melakukan aksi mesum mereka kepada siapa saja yang ada di dekat mereka. Mereka menjadi brutal seperti monster. ******* dan teriakan menggema di ruangan itu.


Para anggota lain yang menonton itu melalui sebuah layar putih menelan ludah kasar. Tidak berani membayangkan jika itu terjadi pada mereka dan keluarganya. Malah sebagian anggota ada yang muntah bahkan sampai pingsan melihat aksi keji itu. Jika boleh memilih mereka akan memilih diberondong ratusan peluru dari pada harus diperlakukan seperti itu. Tenaga para pengkhianat itu seolah tiada habis. Mereka terus-menerus melakukan aksi mesum mereka. Teriakan minta ampun sama sekali tidak mereka pedulikan, mereka hanya terfokus untuk melepaskan hasrat mereka.


"Ini yang kalian dapatkan jika berani mengkhianati klan ini."tegas Kai pada setiap anggota dan Pilar klan.


"Mi Amore kau lebih mengerikan dari Dadymu"puji Uncle Pablo.


"Baby tadi apa yang kau berikan pada mereka??" tanya Chayton penasaran.


"Itu obat afrodisiak yang telah Kai sempurnakan formulanya dan Kai tambah dengan beberapa serum lainnya, dan jika tidak mendapat pelampiasan maka akan berakhir dengan kematian mereka sendiri. Dan tanpa penawar"ujar Kai menjelaskan.


"Imouto-san kau benar-benar jelmaan iblis"kagum Daichi pada sang adik dan dibalas dengan bibir mengerucut oleh sang adik.


"Untuk perlindungan dan keamanan kalian, gue ingin menyuntikan serum ini pada kalian. Dalam serum ini terdapat anti afrodisiak, anti racun dan juga GPS sintetis. Karena melihat kasus dari para pengkhianat ini, dimulai dari terjebak dengan obat afrodisiak."jelas Kai.


"Gue harap ngga ada pengkhianat lagi, karena jika ada maka hukumannya akan lebih berat dari ini paham kalian..!!!"hardik Kai.


"Paham Nona Muda"jawab mereka


"Dokter silakan mulai!!"perintah Kai.


"Baik Kai"jawabnya.


"Ma Cherie apa yang akan kita lakukan dengan para pengkhianat itu selanjutnya??"tanya Uncle Pedro


"Ivanov siapkan larutan asam itu!!"titah Kai.


Ivanov memberi kode pada beberapa bawahannya untuk membawa sebuah aquarium raksasa berisi air.


Kemudian Ivanov menaburkan bubuk putih ke dalam air itu.


"Sudah Kai"jawabnya.


"Pengawal masukan satu persatu tubuh pengkhianat itu ke dalam aquarium ini"titah Kai.


Pengawal itu hanya menuruti perintah sang Nona Mudanya tanpa ada niat untuk bertanya.


"Hati-hati memasukkannya, kalau kalian tidak ingin melepuh"peringat Kai.


Tubuh pertama telah dimasukkan ke dalam cairan itu dan hanya dalam hitungan menit tubuhnya hancur dan terlarut bersama cairan itu. Pengawal itu gemetar melihat pemandangan itu. Sebenarnya ini cairan apa?? Begitu pula dengan anggota klan yang lain bertanya-tanya dalam benak mereka.


"Teruskan hingga habis!!"titah Kai.


"Ivanov urus nanti anak-anak itu, dokter Issac terima kasih. Gue mau ke masion dulu"ujar Kai pada kedua bawahan setianya.


"Baik Kai"jawab mereka serentak.

__ADS_1


"Uncle, Kakak ayo pulang Kai capek"ujar Kai.


Dengan sigap Uncle Pedro menggendong sang keponakan dan segera berjalan menuju mansion utama. Aura kecemburuan kembali memenuhi ruangan itu.


__ADS_2