
Morning sunshine........
Oma Emma masuk ke kamar Kai berniat untuk membangunkan sang cucu.
"Baby Girl, bangun sayang kau harus ke sekolah!!"ujar Oma Emma mengelus lembut surai coklat milik sang cucu.
"Eughhhhhhh......lima menit lagi Oma!!"tawar Kai.
"Baiklah lima menit lagi, tapi jangan salahkan Oma jika nanti Mama mu menyita motor dan skateboard milikmu Baby!!"ujar Oma Emma menggoda Kai.
"Ooooo no, tidak boleh!!"sahut Kai langsung bangun ketika mendengar motor dan skateboard kesayangannya akan disita Mama Silvia. Oma Emma terkekeh-kekeh melihat reaksi sang cucu.
"Makanya segeralah bersiap, nanti terlambat."kata Oma Emma berdiri lalu mencium puncak kepala sang cucu.
"Hu um!!'angguk Kai lalu beranjak menuju kamar mandi.
Sekitar dua puluh menit Kai selesai bertegur sapa dengan air di kamar mandi. Ketika masuk ke walk on closet, Kai dibuat terjerat melihat beberapa baju kurang bahan tergantung diantara pakaiannya.
"Ini ulah siapa lagi, baju kurang bahan begini. Dasar setan!!!"omel Kai mengambil seragamnya lalu memakainya. Kai kemudian mengumpulkan semua pakaian kurang bahan itu dan memasukkannya ke dalam kantong plastik.
Sambil menggerutu Kai melangkah menuju lift, karena sibuk dengan gerutuannya Kai tidak sengaja menabrak Uno dan Brandon yang hendak turun ke bawah.
"Princess/Baby......??"kaget kedua kakaknya.
""Iya Kak B, Bang Uno!!"jawab Kai dengan wajah kesal.
"Baby kenapa, hmmm??"tanya Brandon merangkul bahu sang adik.
"Nih.......!!"ujar Kai menyerahkan kantong plastik berisi berisi pakaian kurang bahan tadi.
Brandon menerima kantong plastik itu dan memeriksanya bersama Uno. Keduanya menatap sang adik secara bergantian.
"Ini milik siapa, Princess??"tanya Uno pada sang adik yang tidak menyukai bentuk pakaian itu.
"Kai juga nggak tau, tau-tau udah tergantung diantara pakaian Kai!!!"omel Kai sambil melangkah keluar dari lift sembari komat kamit.
"Baby, Kakak rasa ini milik Kai KW, dan tidak sengaja terbawa ke sini dari mansion lama!!"ujar Brandon.
"Awas aja tu orang, Kai pites ntar!!"kesal Kai meneruskan langkah menuju ruang makan.
Semua yang ada di ruang makan kaget melihat Kai yang datang dengan wajah ditekuk.
"B, Uno ada apa??"tanya Papa Jacob yang penasaran dengan penyebab sang putri menjadi bad mood seperti itu.
"Ini pakaian Kai KW, kebawa ke sini!!"ujar Brandon
"Pantas saja Baby marah, pakaiannya kan kurang bahan semua!!"sahut Mommy Fanny.
"Awas aja ntar tu orang!!"geram Kai.
"Ngomong-ngomong apa yang kalian lakukan pada Kai KW??"tanya Daddy Aldric.
"Ku jadikan objek eksperimen, Dad!!"sahut Vikram.
"Lebih bagus begitu Dad, jadi hidupnya nggak sia-sia amat!!"celetuk Kai.
Mereka hanya mengiyakan karena sepertinya mood si bungsu sedang tidak baik-baik saja sejak bertemu laki-laki kemarin.
"Lalu bagaimana dengan masalah di pelabuhan, Baby??"tanya Opa Lucifer.
"Sudah diurus oleh Bang Rey, kalau pendataan sudah selesai maka semua gadis dan anak-anak itu akan segera dikembalikan pada keluarga masing-masing, Opa!!" jelas Kai.
"Lalu mengenai penyerangan kemarin??"tanya Xander pada sang adik.
"Hmmmm perasaan gue kagak enak, ni pasti ada yang disuruh mata-matain gue ni ama Bang Xander, awas aja gue rendam di rawa tu orang kalau gue ampe kena hukum ama Bang Xander!"bathin Kai geram.
__ADS_1
"Hmmmm ya begitu, hanya pelajaran kecil Bang, sekedar pemanasan!!"sahut Kai.
"Pemanasan kamu bilang Princess, meledakkan semua gudang milik mereka??"tanya Evan tidak percaya dengan ucapan sang adik.
"Iya, pemanasan kalau hancur tu kayak klan BLACK EAGLE, semuanya hancur ama ketuanya sekalian semua jadi abu!!"jawab Kai sumringah.
"Lalu setelah itu apa??"tanya Evan jengkel.
"Ya paling, menggagalkan pengiriman barang mereka dan membuat mereka ditangkap polisi lalu mengganggu perusahaan mereka!! Sementara mungkin hanya itu, Bang!!"jawab Kai santai.
"Sisi iblisnya telah bangkit lagi, ini akan lebih licik dari Anos!!"ujar Juan tersenyum smirk.
"Ayo sarapan nanti kalian telat ke sekolah!!"tegur Oma Emma pada cucu bungsunya.
Dua puluh menit kemudian sarapan pun selesai, para bungsu mengambil motor di garasi dan segera berangkat ke sekolah.
Sementara itu.......
Di mansion Alexander keadaan sangat kacau, akibat tuan Giorgino yang mengamuk karena gudang utama penyimpanan barang-barangnya hancur tak tersisa. Dia mengalami kerugian yang begitu besar.
"Sialan, brengs*k siapa yang berani main-main denganku!!"ucap sambil menggebrak meja.
Salah seorang peretas mendatangi Tuan Giorgino setelah mendapat panggilan dari sang Bos.
"Bagaimana, kau sudah mendapatkan hasilnya??"tanya tuan Giorgino pada bawahannya itu.
"Maaf, Bos sedikit pun tidak ada petunjuk mengenai semua ledakan yang terjadi pada semua gudang kita!!"jawabnya menunduk.
"Door"
"Door"
"Dasar tidak berguna!!"ujar Tuan Giorgino menembak kepala bawahannya dengan brutal.
"Sayang kau mau ke mana??"tanya seorang wanita pada Tuan Giorgino.
"Aku akan keluar sebentar!!"jawabnya singkat.
"Lalu bagaimana dengan pengobatan Amber, Berta dan Alice??"tanya wanita itu lagi.
"Kau urus saja berdua dengan Marie setelah ia kembali nanti. Jangan semuanya kau serahkan padaku, dasar bodoh!!"sarkas Tuan Giorgino pada wanita itu.
Wanita itu hanya bisa menangis, menyesal sudah tidak ada gunanya lagi. Ke tiga remaja putri itu telah hancur akibat didikan yang salah dari Tuan Giorgino, suaminya. Anaknya hancur karena ambisi sang suami.
"Jika bukan karenamu, anakku tidak akan bernasib seperti ini. Aku sungguh menyesal menikahimu!!"gumam wanita itu luruh ke lantai sambil memandangi mobil sang suami yang keluar meninggalkan mansion.
Sementara itu para bungsu Owen saat ini sedang dalam perjalanan menuju sekolah. Tiba-tiba mereka dihadang oleh segerombolan geng motor yang entah memiliki urusan apa dengan mereka tapi anehnya mereka menggunakan jaket milik geng RED MOON. Hal itu membuat terkejut Melvin dan kedua adiknya.
"Turun Lo!!!"bentak salah satu dari mereka yang terlihat seperti pimpinan dari geng motor itu.
"Gue rasa kita nggak ada masalah!!"sahut Alan santai.
"Anggota Lo udah mukulin anggota gue!!"teriak remaja laki-laki itu.
Melvin hendak membuka helm full face miliknya namun dicegah oleh Chayton.
Melvin bingung namun tetap menurutinya.
"Emang Lo siapa??"tanya Alan lagi semakin mempermainkan emosi semua anggota geng motor itu.
"Gue Melvin!!"jawab laki-laki itu lantang.
"Bwahahhah....... akhirnya ada yang bisa bikin mood gue baik."sorak Kai tertawa.
Para Kakak Kai tepuk jidat karena ulah sang adik.
__ADS_1
"Brengs*k, nggak ada yang lucu ngapain Lo ketawa bangs*t!!"bentak laki-laki itu.
"Lo Melvin??"tanya Kai.
"Iya, gue Melvin napa, takut Lo??"tantang remaja laki-laki itu sok garang.
"Kalau Lo Melvin, Lo pasti tau siapa gue dong??"tanya Kai.
Remaja laki-laki itu menatap heran Kai saat membuka helm full face miliknya.
"Bwahahhah...hahaha...!!"serentak bungsu Owen tertawa melihat hal itu.
"Gue nggak kenal Lo!!"jawabnya tegas.
"Berarti Lo bukan Melvin!!"ujar Kai lagi.
"Gue Melvin, anj*ng!!"bentaknya dengan nafas turun naik.
"Lo beneran Melvin ketua RED MOON??"tanya Kai lagi.
"Iya, anj*ng...Lo sebenarnya siapa. Jangan ikut campur, bocah!!"kata laki-laki itu mulai habis kesabaran.
"Masa seorang Melvin ketua RED MOON nggak kenal ama Adek bontotnya.....lawak Lo!!"ledek Kai.
Remaja laki-laki itu langsung gelagapan mendengar ucapan Kai.
"So........,gimana sekarang??"tanya Jo membuka helm full facenya.
"Bacot Lo, serang!!"titah remaja laki-laki itu pada kelompoknya.
"Let's get the party, Big Bro........!!"sorak Kai bersemangat.
"bughhhhh"
"pletaaaak"
"kraaaaaak"
Hanya itu bunyi yang terdengar di arena pertempuran itu. Kai membabi buta menyerang anggota geng yang mengaku geng RED MOON itu.
Melvin berusaha agar bisa meraih ketua geng abal-abal itu dan memberi pelajaran tak terlupakan kepadanya.
Akhirnya setelah menghajar beberapa orang anggota geng abal-abal itu Melvin mendapatkan laki-laki itu, lalu menginjak dadanya dengan keras sambil membuka helm full face nya.
"Kenalin gue Melvin, ketua RED MOON!!"ujarnya lalu menghajar Melvin kw dengan sejadi-jadinya.
"Stop!!"teriak Melvin.
"Ketua kalian sudah kalah, bawa atau gue matiin di sini!!"teriak Melvin.
Anggota geng abal-abal itu terpelongo hebat, ketua mereka yang biasanya ganas dalam pertempuran dapat dikalahkan begitu saja oleh satu orang?????
"Nah, udah kenalkan ama Kakak gue?? Besok Lo ngaku jadi Bang Alden ya Kakak gue ketua BLACK HOLE. Bego dipiara, kalau mau niru cek dulu background orang yang Lo tiru."ujar Kai menunjuk kening si ketua geng abal-abal.
"Cabut!! ingat gue belum kalah!!"kata laki-laki itu sembari dipapah naik ke motor.
"Jalan aja nggak bener ngancam orang lagi Lo. Dasar Tutut........!!"ejek Kai.
"Yah, berantakan lagi!!"keluh Daichi.
"Bolos aja yuk, Bang!!"ajak Kai pada kakak-kakaknya.
Kakak-kakaknya saling lihat, tapi tidak ada salahnya juga kalau mereka bolos sesekali.
"Ayo.......!!"sahut mereka.
__ADS_1