
Jam makan siang di mansion the Owen......
Penghuni mansion telah menduduki tempat masing-masing untuk makan siang. Mereka terlihat ogah-ogahan dalam menyantap makan siang mereka. Ketika semuanya terlarut dengan pikiran masing-masing, suara deruman motor terdengar di luar mansion.
Mobil Brandon yang juga baru memasuki area mansion terkejut dengan kebisingan akibat suara motor dari arah garasi.
Brandon pun memasukkan mobilnya ke garasi. Bias mata Brandon terlihat begitu bahagia karena ia baru saja melihat adik-adiknya sedang memarkirkan kendaraan mereka. Brandon bergegas melangkah mencari keberadaan si bungsu, namun Brandon kaget melihat Kai tertidur di gendongan seorang laki-laki yang tidak ia kenal. Dengan kesal Brandon mengambil Kai dari gendongan laki-laki itu. Namun bukan Uno namanya jika akan menyerah begitu saja.
"Stay away!!"ucapnya melihat ke arah Brandon.
Brandon tidak terima begitu saja karena Kai masih berada digendongan laki-laki itu. Kai terbangun karena suara pertengkaran antara Brandon dan Uno.
"Eunghhhhh"lenguh Kai sambil membuka kelopak matanya perlahan.
"OOO sudah sampai, Kak B Kai kangen......"rengek Kai berpindah ke gendongan Brandon.
"Princess......"Uno memanggil Kai dengan suara beratnya.
"Aaa tenang dulu ya semua, kita masuk dulu nanti Kai jelaskan semuanya!!"ujar Kai yang masih setia nongkrong digendongan Brandon. Uno menatap penuh permusuhan pada Brandon, Xander yang menyadari hal itu segera merangkul pundak sang adik agar emosinya turun. Uno satu-satunya orang di GOLDEN GLADIOL yang tidak akan membiarkan ada orang lain berada di sekitar Kai alias posesif tingkat master.
Sesampai di pintu mansion Kai berteriak yang menyebabkan para penghuni meja makan menyemburkan keluar makanannya karena kaget.
"Kai pulang, any body home.......red karpetnya mana??"teriak Kai.
Taro yang melihat aksi Tuannya tidak menyangka jika akan memiliki Tuan dengan kepribadian ganda seperti ini. Tapi Taro suka karena Kai anak yang sopan dan pandai menghargai orang lain. Begitu pun dengan Kakak Kai yang lain hanya mampu meringis mendengar teriakan adik mereka. Brandon sendiri merasa jika gendang telinganya akan pecah.
Mama Silvia yang hafal dengan kebiasaan Kai, segera memukul kepala Kai dengan centong nasi.
"Astaga KDRT ini,"ujar Kai memegang puncak kepalanya yang cenat cenut hasil pukulan Mama Silvia.
"Rasakan itu anak nakal, itu hukuman karena kamu telah membuat kami cemas!!"omel Mama Silvia.
Opa Matius segera mengambil Kai dari gendongan Brandon dan membuat Brandon dan juga Uno berdecak kesal.
Sedangkan yang lainnya menggelengkan kepala melihat semua itu. Papi Jason yang baru saja kembali dari markas ZEUS segera masuk ke mansion mendengar kehebohan dari dalam mansion.
__ADS_1
"Apa Little Bee sudah pulang ya??"gumamnya sambil melangkah masuk ke mansion.
"Ternyata kesayanganku sudah pulang!!"ujar Papi Jason bahagia.
Semuanya saling berpelukan terkecuali Xander dan Uno yang masih asing di dalam keluarga Owen's.
Kini semua orang melihat ke arah Kai seolah meminta penjelasan.
"Mereka berdua juga Kakak angkat Kai, dan mereka berdua saudara kandung sebenarnya mereka bertiga namun yang satu lagi telah meninggal karena melindungi kami!!"ujar Kai sendu dan Xander segera memeluk sang adik agar tidak menangis.
"Don't be sad it's his responsibility to be your old brother!!"kata Xander berusaha menenangkan Kai dan Uno mengelus lembut punggung sang adik.
"Tapi wajah kalian seperti tidak asing bagiku!!"ujar Opa Matius.
"Maksud Opa??"tanya Alan penasaran.
"Ya, wajah mereka mirip dengan teman lama Opa di Spanyol, Fabregas!!"ujar Opa Matius.
"Raffael Fabregas......"ujar Xander.
"Kami cucunya!!"jawab Uno tegas.
"Kalian lupa dengan Opa??"tanya Opa Matius pada kedua orang itu.
Keduanya masih setia dengan kebingungan masing-masing.
"Kalian selalu memanggilku dengan sebutan Opa Titan"imbuh Opa Matius.
Keduanya berlari ke arah Opa Matius seolah ingin meluapkan sebuah rasa yang sudah lama terpendam.
"Bagaimana kabar Si Tukang Ngambek sekarang dan mana Evan.??"tanya Opa Matius.
Air mata keduanya segera turun, pertanyaan itu adalah hal yang tidak ingin mereka dengar lagi. Pertanyaan itu akan membuat luka dan kenangan buruk mereka kembali.
"Hei boy, kenapa diam??"tanya Opa Matius.
__ADS_1
Semua yang ada di ruangan itu terlena dengan pikiran masing-masing mencoba mencerna hal yang terjadi di depan mereka.
"Kak Mat, apakah mereka anak-anak Xavier Fabregas??"tanya Opa Lucifer.
"Benar, Lu!"jawab Opa Matius.
"Ayo duduk dulu, tenangkan diri kalian!!"ujar Opa Lucifer pada Xander dan Uno.
Setelah merasa cukup tenang, Xander dan Uno pun mulai menceritakan apa yang terjadi.
"Jadi apa hubunganmu dengan mereka Baby??"tanya Opa Matius memulai perbincangan.
"Mereka Kakak angkat Kai yang pertama, namun dua tahun lalu ketika mereka sedang mengecek perusahaan kami yang ada di Jerman, keduanya mengalami kecelakaan pesawat dan jenazah mereka berdua tidak pernah ditemukan. Sedangkan Bang Evan tewas saat melindungi kami dari ledakan bom!!"jelas Kai pada keluarganya.
"Lalu bagaimana kalian berdua bisa terlibat dengan anak nakal ini??"tanya Opa Lucifer pada Xander dan Uno.
"Seperti yang Opa tau, Kakek tidak mengizinkan kami untuk berkecimpung di dunia bawah. Ternyata keputusan yang Kakek ambil adalah sebuah kesalahan besar. Karena tidak memiliki kemampuan untuk bertempur dan bertahan kami berakhir di tempat pelelangan budak. Sedangkan semua anggota klan Fabregas di babat habis oleh musuh kami, satu pun tidak ada yang selamat. Aku dan kedua adikku dikirim ke tempat pelelangan budak hingga kamu bertemu Princess. Melihatnya masuk ke tempat itu membuat kami teringat pada Sonya adik bungsu kami yang tewas dalam penyerangan itu. Kami memanggil Princess dan ia pun mengeluarkan kami dari sana kemudian dia melatih kami dengan keras. Hingga kecelakaan pesawat itu memisahkan kami berempat."kata Xander menjelaskan.
"Lalu Abang selama ini di mana?? Kenapa tidak kembali pada Kai??"tanya Kai dengan mata berkaca-kaca.
"Kami tidak bermaksud seperti itu Princess, kami selama ini masuk ke dalam klan BLACK COBRA, karena setelah kami selidiki klan inilah yang melakukan penyerangan besar-besaran pada klan Fabregas. Selama ini kami tetap mengawasimu karena mendengar kabar kamu terluka dan koma kemarin maka kami keluar dari persembunyian kami!!"kata Uno.
"Kita akan membalas mereka Bang karena mereka juga baru saja menyerang the BRONTES!!'geram Kai.
"Ya kami tau itu. Dan satu lagi ketua mereka mencari wanita bernama VELOVE TIFFANI ADLER karena menurut ketuanya jika ia mendapatkan wanita itu ia akan gampang mendapatkan the BRONTES"ujar Xander.
"F*cking j*rk!!!"umpat Alden.
"Kenapa??"tanya Xander bingung.
"Wanita itu Mommy kami Bang, dia adik Daddy Maximilian Bang ketua the BRONTES terdahulu!!"ujar Kai.
"Sial informasi kita bocor, kita butuh semua inti Bang dan Opa sebaiknya segera lakukan pembersihan di Zeus pasti ada pengkhianat di sana!!"kata Kai dan diangguki para tetua yang saat ini tengah menahan emosi mereka.
"Kita harus bergegas Princess!!!"
__ADS_1