
Saat ini Kai dan ke tiga finalis lainnya sedang mengikuti briefing dari tim penyelenggara kompetisi. Kai menyimak dengan baik semua yang diucapkan oleh tim penyelenggara itu, ia tidak ingin penampilannya buruk apalagi sampai membuat malu. Usai mengikuti briefing Kai kembali menemui teman-temannya di ruang tunggu.
"Guys kalian duduk di sini ya, ini bagian untuk keluarga finalis"ujar Kai.
"Ok, Lo semangat ya, biar menang"ujar Ryan menyemangati Kai.
"Adek enjoy ya pertunjukannya!!"ucap Gatra sambil mengelus kepala Kai.
"Semangat......!!!"seru teman-temannya yang lain.
"Ok makasi guys, ya gue pasti semangat"ucap Kai.
Kai melangkah ke ruang kumpul para finalis dan menyiapkan diri di sana.
Host sudah mulai melakukan opening dalam acara tersebut dan mulai memperkenalkan para finalis.
"Finalis pertama kita berasal dari Indonesia yaitu KAI NARARYA"
"Finalis kedua kita berasal dari India yaitu MUHAMMAD FAIZ"
"Finalis ketiga kita berasal dari Singapura yaitu LEE JENO"
"Dan finalis terakhir kita berasal dari Australia yaitu STELLA GILBERT"
Setelah Host memperkenalkan semua finalis, kemudian host juga memperkenalkan tujuh juri yang akan menilai penampilan ke empat finalis tersebut. Ke tujuh juri sengaja diambil dari negara yang berbeda dan mereka juga orang yang begitu profesional di bidangnya serta mereka juga para penyanyi internasional. Host juga menjelaskan peraturan di babak final bahwa setiap finalis harus menyanyikan tiga buah lagu dengan genre yang berbeda dan bahasa yang berbeda. Cukup menantang bukan??
Dan juga satu buah lagu untuk dibawakan secara duet.
Kai mulai mempersiapkan dirinya untuk segera tampil. Cuma satu hal yang membuatnya cukup stres. Kai belum diberi tau pasangan duetnya karena hal itu akan dipilih nanti secara acak. Setelah kompetisi nyanyi solo selesai.
Sedangkan the Owen family dibuat kesal oleh Edric yang dari tadi tidak mengatakan ke mana arah tujuan mereka.
__ADS_1
"Boy, kau jangan membuat Papa kesal, kita sedang mencari adikmu. Tapi kenapa kita malah menuju ELO ENTERTAIN"tanya Papa Arthur dengan emosi.
"Sabar Pa, nanti kita akan bertemu Baby, tapi sekarang kita melihat pertunjukkan seseorang dulu"jawab Edric tersenyum smirk.
Ghina tau bahwa sekarang memang final dari sing a song. Dia pun mengikutinya hanya saja di babak penyisihan saja ia sudah tersingkir.
"Kak Edric apa kita akan menonton Sing a Song final Competion??"tanya Ghina antusias. Ghina mengira kalau semua itu dilakukan karena keluarga Owen's sudah melupakan hilangnya Kai. Big no nona Ghina.
"Hmmmm"hanya itu jawab yang keluar dari mulut seorang Edric.
"Astaga kau benar-benar gila Boy, kita sedang mencari adikmu kau malah berniat mengajak kami menonton acara yang tidak penting itu"bentak Dady Aldric kesal.
"Dad acara ini penting untuk semua the Owen family, jika tidak menontonnya kita akan rugi. Dan setelahnya baru kita akan mencari Baby. Trust me Dad!!"ujar Edric menahan tawa melihat ekspresi semua keluarganya.
"Siap kan VVIP untuk keluargaku!!!"perintah Edric pada tangan kanannya.
Sedangkan para teman Kai kecuali Gatra dan Matthew sibuk melakukan live di grup nyinyiran sekolah masing-masing. Hingga para murid di kedua sekolah itu menjadi heboh dan sepakat untuk bolos di hari itu agar dapat menyaksikan penampilan Kai secara live.
"Woiii degem ikut sing a song Competion kita nonton yok!!!"teriak seorang siswa di OIHS.
Sementara di SMK KARTIKA juga terjadi hal yang sama.
"What....si bocil ikut kompetisi, bolos yuk liat bocil perform!!!!"ajak seorang siswa pada siswa yang lainnya.
Rombongan murid kedua sekolah itu seperti para demonstran yang siap beraksi. Berbeda lagi dengan the Owen family yang datang ke ELO ENTERTAIN dengan wajah kesal. Mereka merasa kalau Edric sedang mempermainkan mereka.
Penonton yang terus berdatangan membuat tim penyelenggara cukup kelabakan, apalagi ditambah kedatangan murid kedua sekolah itu. Sungguh di luar dugaan tim penyelenggara.
Posisi keluarga the Owen saat ini memang sangat strategis hingga bisa melihat seluruh bagian dari panggung hingga pada bagian bangku penonton.
Alden dan bungsu lainnya merasa heran karena hampir seluruh murid OIHS juga ada di sana. Tapi dia tidak terlalu ambil pusing, pikirannya hanya terfokus pada si bungsu yang belum ditemukan.
__ADS_1
Saat ini semua terfokus pada Host yang mulai membawakan acara dengan memanggil peserta pertama yang akan tampil. Peserta yang berasal dari Singapura. Begitu seterusnya hingga sampai pada giliran finalis terakhir yang dipanggil untuk nyanyian solo.
"Dan finalis terakhir kita untuk babak pertama ini berasal dari Indonesia yaitu KAI NARARYA....."teriak Host yang sontak menarik perhatian seluruh keluarga the Owen.
"Ok, Kai akan menyayikan lagu apa??"tanya Host pada Kai.
"Bohemian Rhapsody lagu milik QUEEN"jawab Kai tersenyum..
"Dan satu pertanyaan lagi, berapakah usia Kai saat mengikuti kompetisi ini??"tanya Host itu pada Kai.
"13 tahun"jawab Kai
"Ternyata saat ini Kai adalah finalis dengan usia termuda. Ok selamat berjuang Kai!!"ucap host itu menyemangati Kai.
Belum apa-apa, para juri yang melihat keimutan dan kegemoyan Kai di level maksimal sudah lebih dulu terpesona dengan penampilannya. Mereka sampai menggigit pipi bagian dalam mereka karena melihat Kai yang begitu menggemaskan.
Dan para Mommy dan Oma Emma, terpukau melihat putri mereka yang biasanya selalu menggunakan stelan celana sekarang menggunakan dress selutut berwarna peach ditambah balutan jacket kulit ala Rock star dan jangan lupa topi jenis baret yang nangkring di kepala Kai. Membuat semua yang melihat penampilan Kai benar-benar speechless.
Kai mengambil gitar listrik dan bersiap untuk penampilan pertamanya. Semua terpukau melihat kepiawaian Kai dalam memainkan gitar listrik. Ditambah suara rock yang Kai miliki membuat penampilannya semakin menakjubkan.
Para penonton yang didominasi oleh murid-murid dari SMK KARTIKA DAN OIHS terlihat begitu menikmati penampilan Kai. Mereka bergerak sesuai dengan alunan melodi dari gitar yang Kai mainkan. Sebagian juga melakukan live streaming untuk kepentingan Vlog mereka.
"Lu, apakah itu benar cucu kita??"tanya Opa Matius pada Opa Lucifer.
"Sepertinya begitu Kak"jawab Opa Lucifer disertai dengan kekehan kecil.
Lain lagi dengan Mama Silvia dan Mami Harlin yang heboh melihat pertunjukkan sang putri yang menggemaskan.
Membuat Papa Arthur dan Papi Dixon geleng-geleng kepala.
"Sayang, apa itu benar putri nakalku??"tanya Mommy Fanny pada Dady Aldric.
__ADS_1
"Sayangnya itu benar honey,"jawab Dady Aldric yang menampilkan senyuman tipis di bibirnya.
Geng kakak Kai pun begitu kagum melihat penampilan sang adik apalagi Edric. Dia dapat melihat aura bintang yang dimiliki oleh adiknya. Penampilan pertama Kai berhasil mendapatkan SO dari semua dewan juri.