
Jam telah menunjukkan pukul 4 subuh, Kai dan Kakak-kakaknya telah bersiap-siap menuju landasan terbang milik the Owen.
"Kami berangkat dulu semua."pamit Kai pada para tetua.
"Kalian hati-hatilah, dan yang terpenting saling menjaga terutama adik kalian!!!"peringat Opa Lucifer.
"Ya dan jangan gegabah boys, this is the true mafia world!"tambah Opa Matius.
"Kami paham Opa, kami berangkat dulu."ujar Benjiro.
"Sampaikan salam kami pada Tuan Harada"ujar Papa Jacob dan dibalas oleh anggukan oleh trio Yamaguchi.
Mereka pun segera meninggalkan mansion the Owen dengan mengendarai motor masing-masing kecuali Kai yang membawa Rubicon Black Matte kesayangannya.
Tidak sampai satu jam mereka sampai di landasan terbang milik the Owen.
"Kak motornya kita bawa saja, biar gampang nanti mencapai lokasi!!"kata Kai yang terlebih dahulu masuk dengan Rubicon miliknya.
"Ok Baby/imouto-san" jawab mereka.
"Capt. Felix Lo udah nyiapin semua kebutuhan gue sama Abang-abang gue kan??"tanya Kai pada pilot jet pribadinya.
"Sudah Kai, tadi Tuan Hiro mengirimkan tambahan Eagle Eye yang sudah diperbarui dan diupgrade dan Tuan Juan menambah juga menambahkan beberapa pucuk M16 dan Tuan William berpesan sebaiknya kali ini Anda dan Kakak-kakak Anda menggunakan rompi anti peluru"jelas pilot itu pada Kai.
"Ok, makasi Capt. Silahkan ambil alih gue mau tidur dulu, ntar tolong bangunin ya!!"kata Kai dan berlalu menuju ruangannya.
Tak lama para lelaki Owen pun masuk ke jet pribadi.
"Lho Baby ke mana ya??"tanya Jo yang celingukan mencari sang adik.
"Maaf Tuan Muda, apa Anda mencari Kai??"tanya seorang pramugara pada kumpulan Owen muda itu.
"Iya, apa kau melihat adikku??"tanya Alan pada pramugara itu.
"Kai sudah masuk ke ruangannya Tuan Muda, di sebelah sana"jelas pramugara itu.
"Baiklah, terima kasih"ujar Alan.
"Ayo, kita istirahat mengumpulkan tenaga dulu."ajak Alan pada saudaranya yang lain.
Para lelaki remaja itu memasuki ruangan si bungsu terlihat bungsu tengah tidur dengan mulut sedikit terbuka dan pipi yang menggembung seperti ikan buntal.
"Menggemaskan"bathin mereka.
Para kakak itu pun mencari posisi di sekitar sang adik untuk segera merebahkan badan mereka.
__ADS_1
"Benjiro, jadi yang menjadi target saat ini adalah ayahmu??"tanya Chayton memulai percakapan.
"Iya Chayton, Papaku Yamaguchi Harada adalah anak tertua dan memiliki 3 orang anak semuanya anak laki-laki dan aku adalah anak bungsu.
Yang kedua Yamaguchi Daiki Papa Daichi memiliki 5 orang anak dan semuanya juga laki-laki Daichi juga anak terakhir.
Yang ketiga Yamaguchi Daisuke memiliki 3 orang anak semua juga laki-laki.
"Yang ke empat Yamaguchi Hideaki memiliki anak kembar.
Dan yang terakhir Yamaguchi Himawari Aina ibu dari Kai, dan dia satu-satunya perempuan di dalam trah keturunan Yamaguchi, oleh karena itu Grandpa sangat protektif padanya. Dan dia satu-satunya yang sulit diatur dan satu-satunya yang berani menantang keputusan Grandpa yang dia anggap salah."papar Benjiro.
"Lalu apa maksudnya dengan daerah Utara?!"tanya Jo penasaran.
"Wilayah Yamaguchi dibagi ke dalam 4 daerah besar, yaitu daerah Utara yaitu Amerika Utara yang berpusat di Meksiko, dipegang oleh Yamaguchi Harada.
"Daerah selatan yaitu Australia berpusat di Perth dan dipegang oleh Yamaguchi Daiki.
"Daerah timur yaitu Eropa berpusat di Wina dipegang oleh Yamaguchi Daisuke.
"Dan daerah barat yaitu Amerika Selatan berpusat di Bogota dan dipegang oleh Yamaguchi Hideki."jelas Benjiro.
"Dan kenapa kau tidak menceritakan mengenai ibu kalian??"tanya Chayton penasaran.
"Ibu kami tewas ketika terjadi penyerangan besar-besaran di kediaman Grandpa, untuk melindungi kami. Dan terus terang saja bisa menganggap Mommy, Mama dan Mami sebagai ibu, sangat berarti bagi kami. Kami merasakan kembali kehangatan seorang ibu"sendu Benjiro.
"Lalu bagaimana dengan kakak-kakak kalian yang lainnya???"tanya Jo penasaran.
"Mereka membantu para tetua mengelola daerah masing-masing!!"jawab Daichi.
"Dan kalian??"tanya Jo dengan alis terangkat.
"Kami tentu saja memilih tugas dari Grandpa agar selalu dekat dengan imouto-san"kekeh Daichi.
"Ck, menyebalkan"gerutu Jo.
"Bagaimana pun dia adalah adik kita, satu-satunya perempuan, yang harus kita jaga dengan baik. Apalagi dengan sikapnya yang random itu!!"ujar Alden mengelus Surai sang adik.
"Kau benar Alden, sikapnya sering membuatku pusing, tapi bagaimana lagi aku sangat menyayangi adik Perempuanku yang satu-satunya ini"sahut Benjiro.
Tanpa mereka sadari, akhirnya mereka tertidur karena keasyikan mengobrol.
Para remaja lelaki itu secar tidak langsung telah mengikuti kebiasaan si bungsu yang bisa tertidur sampai berjam-jam, hingga akhirnya seorang pramugara membangunkan mereka untuk makan malam.
"Kai .....bangun!!!"panggil pramugara itu.
__ADS_1
"Kai....."panggilnya lagi.
Chayden yang mendengar seseorang memanggil adiknya segera bangun dan membuka pintu ruangan itu.
"Yah, ada apa??"tanya Chayden dengan suara serak khas orang bangun tidur.
"Makan malam sudah siap Tuan Muda"jawabnya.
"Baiklah, terima kasih. Aku akan membangunkan saudaraku yang lain!!"kata Chayden.
"Baik Tuan Muda"jawabnya sambil undur diri.
"He..hei ...bangun!!!"kata Chayden menepuk pelan pipi saudara-saudaranya.
"Baby ayo bangun kita makan malam dulu!!"ujar Chayden membangunkan Kai.
"Jam berapa sekarang Chayden???"tanya Alan.
"Ini sudah jam 8 malam!!"kata Chayden melihat jam tangannya.
"Astaga kita tertidur seperti simulasi mati, bisa selama itu."pekik Jo.
"Kakak jangan berisik!!"omel Kai.
"Baby ayo bangun.....!"ujar Alan menoel-noel pipi chubby milik Kai.
"Baby ini sudah malam, ayo kita makan malam dulu!!!"ajak sang kakak.
"Astaga sudah malam???"panik Kai yang segera melompat turun dari ranjang.
"Baby hati-hati!!"peringat Chayton menangkap sang adik yang masih linglung.
"Ayo Bang, Kak kita makan malam dulu. Setelah itu kita akan membuat rencana untuk menangkap Takeshi Yamada. Kita juga harus mencari tau siapa yang ingin merebut daerah Utara!!!"kata Kai pada mereka semua.
"Ayo Baby/imouto-san!!"ajak Kakak-kakaknya.
Ke delapan remaja itu menuju ruang makan di pesawat itu, untuk mengisi nutrisi tubuh mereka yang kosong sejak tadi pagi.
Mereka makan malam dengan tenang. Sesekali mereka bergantian menyuapi bungsu mereka.
Sedangkan......di markas mafia RED DEVILS.
"Ingat penyerangan besok malam jangan sampai gagal atau kepala kalian taruhannya.!!"bentak sang ketua klan.
"Lakukan sesuai rencana yang telah kita susun, utamakan untuk menangkap Harada hidup atau mati!!!"tambahnya.
__ADS_1
"Siap Ketua"jawab bawahannya serentak.
"Aku akan menguasai semua daerah ini, jika mereka tidak ingin bekerjasama denganku maka akan kubinasakan hingga ke akar-akarnya!!"ujar laki-laki itu dengan angkuhnya.