Psykopat Gemoy Kesayangan The Owen

Psykopat Gemoy Kesayangan The Owen
Ada Aja


__ADS_3

Kai dan kakak-kakaknya berangkat ke sekolah. Deretan motor sports mewah itu menguasai jalanan seperti segerombolan geng motor milik para Sultan.


"Brummmm"


"Bruuuuuuum"


"Bruuuuuuum"


Satu persatu motor itu memasuki halaman sekolah. Mereka segera memarkirkan motor mereka di tempat khusus milik mereka.


Di sana para inti BLACK HOLE sudah menunggu ketua mereka dan juga si Princess BLACK HOLE siapa lagi kalau bukan Kai.


"Pagi, Princess!!"sapa Zarga.


"Pagi abang-abang semua." sapa Kai ramah.


"Kelas!!"titah Alden dan diikuti oleh yang lainnya.


"Baby, nanti Abang jemput jam istirahat!!"ujar Alden mencium puncak kepala sang adik.


"Baby, jangan macam-macam!!"titah Chayton.


"Adek, jangan bikin ulah lagi!!"ujar Melvin.


"Belajar yang benar, imouto-san!!"titah Benjiro.


"Iyaaaaaaaaa...........!!"kali Kai berteriak geram dengan semua Kakaknya.


Inti BLACK HOLE terkekeh melihat keadaan Kai yang tertekan karena wejangan dari para Kakaknya.


"Good, Girl!!"kata Jo mencium pipi sang adik.


"Mommy............!!"teriak Kai membuat semua siswa melihat ke arah gerombolan bungsu Owen itu.


"Utu....utu.....utu.....sayang Abang!!"ujar Jackson memeluk sang adik.


"Dah, masuk gih!!"titah Chayden pada sang adik dan tak lupa ciuman di pipi sang adik.


"Aaaaaa mau tukar tambah Kakak saja........!!"teriak Kai lagi dan membuat semua siswa terkekeh-kekeh melihat ekspresi Kai yang sangat menggemaskan menurut mereka.


"Ok....ok cabut!!"ujar Alan yang tidak ingin sang adik nanti mendiamkan mereka. Bisa batal rencana mereka untuk bersenang-senang nanti.


"Awas aja Abang......Kai tinggal nanti....!!"omelnya menghentak-hentakkan kaki masuk kelas.


"Lah si Bocil, Napa dah?"tanya Jordan heran.


"Gue rasa ini pasti ulah kakak-kakaknya."sahut Ririn.


"Sebaiknya jangan usik dulu!!"saran Yudha ketua kelas mereka.


Mereka semua pun diam dan tidak berani mengganggu Bocil mereka. Gawat kalau Bocil ngamuk dan mendiamkan mereka.


Bel masuk pun berbunyi, namun Kai sama sekali tidak berminat belajar hari ini karena ulah para Kakaknya tadi. Kai pun minta izin keluar kelas berniat bolos di roof top.


Usai minta izin Kai langsung menuju roof top, di sana Kai membaringkan tubuhnya di sebuah sofa dan memeriksa beberapa informasi sembari tiduran.

__ADS_1


Tanpa terasa Kai tertidur di roof top.


Jam istirahat semua murid berhamburan keluar kelas, para Guardian Angel Kai segera menjemput sang adik ke kelasnya.


Alden celingak-celinguk mencari keberadaan sang adik begitu pun dengan Kakak Kai yang lainnya.


"Bang Alden nyari Bocil??"tanya Tobias.


"Iya, mana adik saya??"tanya Alden dengan wajah datar.


"Dari jam pertama Kai minta izin dan belum kembali hingga sekarang!!"jawab Tobias.


"Ohh shhiit.....!!"maki Alan.


Rey menyalakan ponselnya dan mencari keberadaan adik mereka.


"Adek di roof top!!"ujarnya.


Mereka segera menuju roof top mencari keberadaan sang adik. Ternyata si bontot tertidur pulas di sebuah sofa.


"Astaga, Baby kenapa suka sekali membuat Abang ketakutan??"ujar Alan duduk di samping sang adik.


"Baby......heh bangun.... Baby.....bangun!!"ujar Alan menepuk pelan pipi sang adik.


"Hmmm..!" Kai membuka perlahan matanya terlihat semua Kakaknya berdiri mengelilingi Kai.


"Abang ngapain di sini??"tanya Kai tanpa rasa bersalah.


"Imouto-san, kau benar-benar membuat Kakak marah!!"kesal Daichi.


"Marah?? Kenapa Kak Daichi?"tanya Kai dengan wajah tanpa dosa.


"Malas belajar!!"jawab Kai singkat.


"Ayo ke kantin!! Nanti keburu bel!"ujar Alden menggendong sang adik.


Mereka mengikuti Alden menuju kantin dan seperti biasa teriakan riuh rendah para penghuni kantin akan terdengar begitu para bungsu memasuki area kantin.


"Kai...enak banget ya...."


"Alan tambah ganteng ya...."


"Daichi....aku padamu...."


Dan ......banyak lagi yang lainnya.


Kai masih bergelantungan di gendongan Alden. Tiba-tiba dua orang siswi datang menghampiri meja mereka.


"Hai.....boleh gabung??"tanya siswi yang bername tag Sovia.


"Penuh!!"jawab Zylgwin yang mencium gelagat tidak baik dari kedua siswi itu.


"Tapi itu di samping Kakak yang itu masih ada dua bangku!!"sahutnya lagi.


"Lo budek hah, pe..nuh. Itu bangku milik Princess."ujar Arnav emosi.

__ADS_1


Namun kedua siswi itu tidak mengindahkan perkataan Arnav dan mendudukkan diri di samping Alden. Kai yang tidak tau ada orang di samping Alden mengangkat kakinya hingga tanpa sengaja mengenai punggung kedua siswi itu.


"Kurang ajar!!"maki seorang siswi yang bername tag Anggun.


"Apa Lo bilang??"tanya Jo murka.


"Tu cewek kurang ajar, sengaja nendang punggung kita!!"ujar gadis itu dengan nada tinggi.


"Cabut Lo!"titah Melvin


"Nggak, ini meja umum ngapain Lo ngusir kita!!"katanya semakin meninggikan nada suaranya.


"Abang, berisik Kai ngantuk ini!!"ujar Kai mendusel di dada sang Kakak.


"Cabut!!"titah Alden kembali menggendong sang adik menuju ruangan pribadi milik geng BLACK HOLE.


"Kita ikut ya Kak."ujar Sovia lembut.


"Nggak!!"bentak Jo.


"Tapi kenapa cewek itu ikut kalian, sedangkan kami tidak boleh??"tanya Anggun.


"Hoi budek Lo nggak dengar tadi Bocil manggil mereka Abang. Tu cewek Adek mereka bego banget jadi orang!!"bentak Cheryl dari arah meja Kai Empire.


"Tapi kita ingin ikut Kak, boleh ya??"bujuk Sovia lagi dengan wajah diimut-imutkan.


"Nggak usah pasang wajah gitu, jijik gue!!"tukas Daichi si mulut julid.


"Dah cabut!!"titah Alden sedangkan kedua siswi tadi ingin mengekori inti BLACK HOLE namun dicekal oleh Cheryl dan Ririn.


"Jangan macam-macam Lo!!"tegur Ririn.


"Lo berdua apa an sih, ikut campur aja urusan orang!!"ketus Anggun.


"Kalau menyangkut Bocil, itu urusan kita. Menjauh dari area Bocil!!"titah Cheryl.


Keduanya merengut kesal karena tidak bisa mendekati inti BLACK HOLE.


"Sov, bagaimana pun kita harus bisa masuk dalam circle keluarga Owen. Kalau tidak ingin Papa menghukum kita!"ujar Anggun pada Sovia.


"Ya, kita harus bergerak cepat menyingkirkan cewek sialan itu!!"sahut Sovia.


"Hmmm...mau bermain dengan adik-adikku, silahkan saja!!"


Di ruangan inti BLACK HOLE.....


"Tu cewek siapa ya gue baru lihat."kata Arnav kesal.


"Kayaknya mubar!! Tapi gue ngerasa aneh ama mereka berdua."sahut Zyan.


"Maksud Lo??"tanya Jo.


"Lo mikir nggak Jo, mereka murid baru tapi kenapa getol banget pengen berdekatan dengan kalian secara mereka baru sekolah di sini bukan."ujar Zyan.


"Benar juga, hati-hati aja. Kalian juga!!"ujar Alan pada mereka semua.

__ADS_1


Alden akhirnya menyuruh pengawal bayangan membawa makanan untuk mereka. Jika memesan makanan dari kantin mereka takut kejadian waktu itu terulang lagi. Apalagi sang adik bersama mereka saat ini.


Kai sendiri meneruskan tidurnya, tidak mengacuhkan suara percakapan para kakak nya dan inti BLACK HOLE.


__ADS_2