
Hari ini Frank kembali ke mansion karena sudah dinyatakan sembuh oleh Brandon. Ketiga anak Frank juga ikut tinggal di mansion Owen. Frank sebenarnya ingin meninggalkan mansion Owen dan memilih tinggal di luar bersama ke tiga putranya, tapi dengan jurus andalannya Kai Frank terpaksa membatalkan niatnya untuk keluar dari mansion Owen.
Seperti biasa, pagi ini semua penghuni mansion Owen plus ketiga anak Frank sarapan bersama keluarga Owen sedangkan Frank masih setia di mansion para bodyguard karena ia segan telah terlalu banyak merepotkan keluarga majikannya.
Begitu pun dengan ketiga putranya mereka sebenarnya enggan untuk tinggal di mansion utama namun karena Papa Jacob dan Papi Jason yang mengangkat mereka sebagai anak, membuat ketiganya terpaksa memenuhi keinginan Tuan Papa mereka.
"Hmmm, Opa Kai hari ini ada misi. Tapi kali ini Kai tidak tau akan melaksanakannya untuk berapa lama. Dan sepulang sekolah nanti Kai akan langsung berangkat!!"ujar Kai pada Opa Lucifer dan Opa Matius.
"Baby, bisakah kamu menolak misi untuk sekali ini saja sayang?? Perasaan Mommy tidak enak!!"pinta Mommy Fanny.
"Mom, i'll be fine don't be worry. Do'akan saja keselamatan Kai."kata Kai pada Mommy Fanny.
Sedangkan ketiga anak Frank hanya bingung, Kai akan melakukan misi apa??
"Kami berangkat dulu!!"ujar Alden dan diiringi oleh saudara-saudaranya yang lain plus trio Frank. Mereka juga telah dipindahkan ke OIHS oleh Papi Jason.
Mereka pun berpamitan pada para tetua. Namun para tetua merasakan perasaan yang tidak enak ketika Kai berpamitan dengan mereka.
Usai berpamitan semua remaja itu berangkat menuju sekolah mengendarai motor masing-masing dengan kecepatan sedang.
"Lu, perasaanku tidak enak. Apa akan terjadi sesuatu l??"tanya Opa Matius pada Opa Lucifer.
"Aku juga merasakan hal yang sama Dad. Apa kita sebaiknya melarang Baby menerima misinya kali ini!!"ujar Ace gelisah.
"Kalian sudah dengar tadi bukan omongan Mommy kalian saja tidak didengarkan oleh Baby. Atau kita minta tolong pada Xander atau Evan saja??"tanya Daddy Aldric.
"Kita coba saja Dad, perasaanku benar-benar tidak enak dari tadi."tambah Edward.
Daddy Aldric mencoba menghubungi Evan.
"..........."
"Maaf Daddy mengganggumu, Van. Daddy ingin minta tolong bisakah kamu melarang adikmu untuk menjalankan misi kali ini!!"
"..........."
"Terima kasih, Evan!"kata Daddy Aldric memutus sambungan teleponnya.
"Bagaimana Dad,??"tanya Ace penasaran.
__ADS_1
"Evan akan mencoba bicara dengan, Baby!!"ujar Daddy Kenneth.
"Baiklah kami berangkat dulu!!"ujar para lelaki Owen dan meniggalkan mansion menuju kantor dan kampus untuk melaksanakan kegiatan masing-masing.
Para Mommy badan Oma Emma pun berangkat ke butik, restoran dan florist milik mereka. Namun sepanjang perjalanan tetap saja perasaan tidak enak tetap menggelayuti hati mereka.
Usai pulang sekolah Kai berpamitan pada kakak-kakaknya untuk berangkat menjalankan misinya.
"Alden, memangnya Adek mau ke mana??"tanya Melvin penasaran.
"Dia memiliki misi sendiri yang tidak bisa kita campuri bahkan Baby tidak akan bisa untuk dihubungi selama ia menjalankan misinya."jelas Alden pada Melvin.
"Apa itu tidak berbahaya, Bang Alden. Bagaimana jika sesuatu terjadi sama Adek, kita nggak bakal bisa mengetahui keadaannya??"tanya Jackson.
"Mau bagaimana lagi Jack, itu tuntutan profesinya dan sampai Baby kembali dari misinya maka jantung kita semua selalu berdetak tidak karuan menunggu kepulangannya.!!"ujar Alden lagi.
"Ini gila, bagaimana mungkin Adek dibiarkan pergi begitu saja apalagi seorang diri!!"protes Rey.
"Seandainya bisa Rey kami ingin menggantikanya namun semua itu di luar kendali kita."tukas Alan masih menatap kepergian sang yang terasa aneh hari ini baginya.
Baru saja mereka berniat menaiki motor masing-masing, handphone milik Alden berdering.
"Hallo....."
".............."
"Apa, di mana kecelakaannya terjadi??"
"............"
"Kami segera ke sana Kak!!"
Alden mematikan handphone nya dan bergegas menyalakan motornya.
"Alden ada apa??"tanya Benjiro yang melihat raut kekhawatiran dari raut wajah Alden.
"Baby mengalami kecelakaan di perjalanan ke bandara. Motornya menabrak pembatas jalan dan ia jatuh ke jurang, tubuhnya belum ditemukan.!"kata Alden tergesa-gesa menggas motornya dan diikuti oleh saudaranya yang lain.
Mereka melajukan motor dengan kecepatan yang sangat tinggi. Tidak mempedulikan makian dan umpatan yang keluar dari mulut para pengendara jalan lainnya. Pikiran mereka cuma satu, segera sampai di tempat sang adik mengalami kecelakaan.
__ADS_1
Setiba di sana terlihat Taro yang sedang berbicara dengan pihak kepolisian dan juga para Daddy yang terlihat sangat gusar menunggu kabar mengenai sang putri.
"Dad, bagaimana keadaan Baby??"tanya Alan pada Daddy Aldric.
"Belum ada kabar apa pun dari tim SAR, seluruh kakakmu juga telah ikut turun mencari adik kalian!!"ujar Daddy Aldric yang terlihat sangat kacau.
Tanpa aba-aba Melvin dan Jo menuruni jurang itu tanpa menggunakan safety equipment. Yang lain pun mengikuti apa yang kedua saudara mereka lakukan. Mereka tidak ingin hanya menunggu takut terlambat memberikan pertolongan pada sang adik.
"Baby..........kau di mana??"terdengar suara Brandon yang berteriak menyusuri keberadaan sang adik.
"Kai........"sekarang giliran Frank yang berteriak.
Namun tidak ada sahutan sama sekali dari dasar jurang yang sedang mereka telusuri itu. Mereka berpencar mencari keberadaan sang adik.
Sedangkan di mansion saat ini para Mommy sedang menangis dan menunggu dengan tidak sabar kabar mengenai keberadaan Kai.
"Kak, bagaimana dengan putri kita Kak??"ujar Mami Harlin berusaha agar tangisnya tidak pecah karena yang lainnya sudah menangis sesenggukan.
"Kita do'akan yang terbaik, Kakak yakin Baby anak yang kuat. Dia memiliki darah Kak Ian dalam tubuhnya. Ia pasti akan kuat!"tutur Mommy Fanny menenangkan Mami Harlin walaupun dalam hatinya sungguh terasa sangat hancur mendengar kabar kecelakaan sang putri.
Di sebuah markas......
"Bagaimana??"tanya seorang laki-laki yang duduk dengan angkuh di kursi kebesarannya.
"Tubuhnya jatuh ke dasar jurang, Bos. Dan hanyut terbawa arus sungai!!"lapor sang bawahan pada laki-laki itu.
"Bagus, lanjutkan permainan kita akan segera menguasai Owen dan Zeus!!"ujar laki-laki itu sambil menyesap wine di tangan kirinya.
"Owen ini saatnya kalian lengser, aku akan menggantikan posisi kalian dan membuat BLACK WOLF kembali memimpin!!" ujar laki-laki itu tersenyum licik.
"Baik, Bos."jawab bawahan laki-laki itu.
Laki-laki meninggalkan sang Bos yang masih duduk sembari memainkan gelas wine.
"Akan kubuat seperti dahulu Owen akan kulakukan segala cara agar kalian kalah. Dan kali ini tembakanku tepat mengenai jantung kalian. Dan aku akan bersiap untuk segera menduduki tahta kekuasaan kalian!"ujar laki-laki itu.
Sementara itu hari semakin gelap namun Kai belum juga ditemukan. Para tim SAR dan kakak Kai tidak berhenti menyusuri dasar jurang itu hingga mengusir tepian sungai tapi hasilnya masih saja nihil.
"Adek, kamu di mana??"bathin Melvin sambil terus mencari Kai.
__ADS_1