
Sejak beberapa hari yang lalu Kai menjalani hari-harinya dengan berkutat pada laptop, laporan dan berkas-berkas kerja sama perusahaan. Di satu sisi keadaan ayah Putri pun juga sudah semakin membaik. Hanya saja belakangan ini Kai sudah tidak sempat lagi untuk sekedar menjenguk mereka di rumah sakit. Namun Kai selalu mengirimkan makanan atau buah-buahan untuk mereka melalui Frank atau pun Taro.
Dan hari ini adalah hari ulang tahun untuk OWEN INTERNASIONAL HIGH SCHOOL, dengan desakan dan bujukan dari teman sekelasnya akhirnya Kai bersedia tampil di acara ulang tahun sekolah. Seluruh keluarga Owen juga hadir dalam acara tersebut. Serta beberapa donatur dan juga orang tua siswa lainnya. Usai tampil Kai meminta izin pada keluarganya untuk segera ke kantor dikarenakan ada meeting usai makan siang. Keluarganya pun mengizinkan karena mereka juga akan pulang setelah makan siang.
"Opa, selesai makan siang Kai langsung ke kantor ya, ada meeting soalnya!!"kata Kai pada Opa Matius.
"Sepertinya sekarang kau sangat sibuk Baby melebihi Opa dan para Daddymu!!"kata Opa Lucifer mengelus sayang kepala Kai.
"Mau bagaimana lagi Opa, Bang Steven ada di New Jersey sekarang dan nggak memungkinkan banget kalau dia ikut meeting kali ini jadi mau tidak mau Kai harus menggantikannya!!"kata Kai pada Opa Lucifer.
"Ya sudah, kamu berangkat bareng Papi saja, Papi juga mau ke markas ZEUS!!"kata Papi Jason pada Kai.
"Boleh deh Pi, biar nggak capek nyetir!!"cengir Kai.
Usai makan siang keduanya berangkat menuju kantor Kai. Sementara itu para tetua dan Mommy sudah kembali ke mansion the Owen sementara Big Bronya Kai masih berada di sekolah berkumpul dengan inti BLACK HOLE membicarakan penyerangan yang terjadi pada markas mereka.
Saat kakinya baru saja sampai di pintu perusahaan handphone Kai berdering.
Kai melihat siapa yang menelponnya.
"Putri....., ada apa ya apa ayahnya kambuh lagi??"pikir Kai kemudian mengangkat telepon itu.
"Ya, Put ada apa??"tanya Kai.
"............."
"Apa, Lo yakin??"
"............."
"Sialan"
Kai memutuskan panggilan itu dan menelpon Papi Jason untuk kembali menjemputnya.
"..............."
"Pi, tolong jemput Kai lagi Pi kalau bisa cepat ya Pi!!"
".............."
Untung saja Papi Jason belum terlalu jauh dari perusahaan Kai jadi tidak membutuhkan waktu lama untuk berbalik.
"Ada apa Baby, kau terlihat cemas!!"tanya Papi Jason khawatir.
"Kita ke sekolah sekarang Pi, ngebut Pi!!"kata Kai.
Kai kemudian menelpon seseorang.
"Hallo, Bang Juan tolong antar penawar afrodisiak level 7 dan bawa level yang level tinggi ke sekolah sekarang!!"titah Kai pada Juan.
"Baby, sebenarnya ada apa ini??"tanya Papi Jason yang menyetir ugal-ugalan karena melihat kepanikan di wajah Kai.
"Ada yang menjebak Abang dan inti BLACK HOLE di sekolah Pi kita jangan sampai terlambat karena obat yang diberikan itu resikonya sangat tinggi!!"kata Kai pada Papi Jason.
Lalu Kai menelpon Brandon untuk menyediakan infus NaCL di Owen's Hospital.
__ADS_1
Ketika sampai di parkiran sekolah terlihat Putri yang sudah menunggu Kai dengan panik.
"Di mana Kakak gue Put??"tanya Kai tidak sabar.
"Di ruangan mereka!!"jawab Putri.
Pasangan ayah dan anak itu segera mencari ruangan khusus DUO AL terlihat keadaan kacau semua Kakaknya dan inti BLACK HOLE serta gerombolan Berta cs yang sudah hampir telanj*ng.
"Apa-apaan kalian!!"bentak Papi Jason murka.
Semua yang ada di ruangan itu terkejut Kai segera menenangkan Papi Jason agar tidak mengamuk di sana.
"Kak Taro......."teriak Kai.
Taro pun menemui Kai bersama beberapa pengawal bayangan.
"Tangkap yang perempuan, bawa ke hotel H!!"titah Kai.
Berta cs mencoba untuk berontak namun sia-sia saja karena tenaga para pengawal bayangan milik Kai jauh lebih kuat.
"Ayo Pi kita bawa mereka ke Owen's Hospital!!"kata Kai pada Papi Jason.
"Tapi mobil kita tidak akan cukup membawa mereka semua Baby!!"kata Papi Jason.
Kai menelpon teman-teman sekelasnya meminta tolong pada mereka untuk mengantar Kakak-kakaknya ke Owen's Hospital.
Saat akan membawa semua inti BLACK HOLE ke mobil, handphone Kai berdering.
"Hallo"
"Tunggu aja di sana Bang,"
Satu persatu mereka dipapah menuju mobil teman-temannya Kai. Untung saja teman-teman kai masih berada di sekolah. Ketika sampai di parkiran nampak Juan sudah menunggu Kai dengan sebuah koper tertenteng di tangannya.
"Astaga ini semua korban level 7 Kai???tanya Juan tidak percaya.
"Benar Bang tolong suntikan dulu penawarnya!!'kata Kai.
Papi Jason sangat menahan amarahnya saat ini melihat kondisi anak-anaknya yang sangat kacau balau. Begitu pun teman-teman sekelasnya yang tidak percaya kalau hal menjijikkan seperti ini hampir terjadi di sekolah mereka.
Juan menyuntikkan penawar itu pada satu persatu korban level 7 itu. Mengerikan memang tubuh yang memerah, panas dan terus mengeluarkan keringat.
"Ayo kita bawa mereka ke Owen's Hospital!!"titah Kai pada teman-temannya.
Deretan mobil mewah itu membelah jalanan seperti sebuah parade. Akan tetapi ketika hampir sampai di Owen's Hospital mobil mereka dihadang oleh beberapa mobil dan sepeda motor.
Kai dan Papi Jason keluar dari mobil begitu juga dengan Juan. Sedangkan Kai memberi isyarat pada teman-temannya untuk tetap di dalam mobil.
Perkelahian tidak dapat dielakkan, satu persatu lawan mereka berjatuhan. Kai tidak menyia-nyiakan kesempatan itu.
"Bang, antar kakak-kakak gue ke Owen's Hospital sekarang, pastikan mereka sampai!!"titah Kai.
"Terus Lo gimana dek?? Mereka rame!!"protes Juan.
"Ada Papi di sini, tenang aja. Lo pastiin aja Abang dan teman-teman gue selamat.!!"titah Kai.
__ADS_1
Juan pun menuntun mobil-mobil yang berisi Kakak Kai itu menuju Owen's Hospital.
"Pi, ayo tugas menanti kita!!"kata Kai.
Mereka kembali melanjutkan pertarungan itu. Kai mengeluarkan desert Eagle dan katana kesayangannya sedangkan Papi Jason mengeluarkan belati untuk bertarung. Mereka tidak ingin bermain lama karena khawatir dengan keadaan Kakaknya dan inti BLACK HOLE.
Kai akhirnya menangkap ketua dari gerombolan yang menghadangnya itu..
"Lo suruhan siapa??"tanya Kai. Bukannya menjawab laki-laki itu malah meludahi wajah Kai.
"Bughhh"
Satu tendangan melayang dari Papi Jason.
"F*cking j*rk!!!"umpat Papi Jason.
"DOOOR"
Kai melubangi dahi laki-laki itu dengan cepat.
"Baby, ayo ..."titah Papi Jason mengajak Kai kembali melanjutkan perjalanan ke Owen's Hospital.
Setiba di Owen's Hospital teman-teman Kai terkejut melihat Kai dan Papi Jason yang datang dengan pakaian berlumuran darah.
"Lo nggak apa-apa Dek??"tanya Juan.
"Aman!!"jawab Kai.
"Papi gimana aman??"tanya Juan.
"Hmmmm"
"Ngeselin"ketus Juan.
"Berisik!!"sahut Papi Jason membalas Juan.
Sejak kejadian yang menimpa Ace inti GOLDEN GLADIOL memang lebih dekat dengan keluarga Owen.
Brandon datang menghampiri Papi Jason, Kai dan Juan.
"Gimana mereka Kak B??"tanya Kai.
"Sudah lumayan tenang!!"jawab Brandon.
"Terima kasih ya, kalian udah bantuin ngantar Kakak gue ke sini!!"kata Kai pada teman-temannya.
"Santai aja bocil, kita balik dulu ke sekolah!!"kata Yudha pada Kai.
"Ok, sekali lagi thanks!!"tutur Kai.
"Terutama sama Lo Put, udah nyelametin Kakak gue!!"kata Kai tersenyum.
"Sama-sama Kai, kamu juga udah nyelametin ayah aku!!"sahut Putri.
Mereka pun kembali ke sekolah karena harus mengurus beberapa hal yang berhubungan dengan acara ulang tahun sekolah.
__ADS_1