
Segerombolan Titan itu berjalan menuju ruangan khusus milik the Owen. Tetapi kedua mubar perempuan tadi kembali mengejar Benjiro dan Daichi.
"Kami ikut"ucap kedua gadis itu.
Kai menoleh pada kedua gadis itu kemudian menatap kedua kakaknya.
"Mereka pacar Kakak???"tanya Kai polos.
"Jangan gila imouto-san, kau ingin punya Kakak ipar seperti ulat cabe begini??"geram Daichi sambil menghentakkan tangan Akiha.
"Lepas"ucap Benjiro menyentakan tangan Aiko
"Ayo"ucap Alden pada kedua laki-laki Jepang itu.
Kedua mubar itu hanya bisa menatap tajam ke arah Kai seolah tidak terima kedekatan antara Kai dan kedua laki-laki idaman mereka.
Semua telah masuk ke ruangan khusus the Owen begitu juga inti BLACK HOLE.
"Baby jelaskan!!!" perintah Alden pada sang adik.
"Mereka berdua ini Kakak sepupu Kai Bang, anak dari Kakak laki-lakinya Bubu."jelas Kai.
"Jadi kenapa Kakak tiba-tiba bersekolah di sini.??"tanya Kai pada kedua Kakak Jepangnya.
"Seminggu yang lalu markas utama Yamaguchi yang ada di Oklahoma, diserang oleh Watanabe mereka juga menyerang kasino milik Yamaguchi untung saja semua dapat dipatahkan. Hanya saja yang anehnya mereka mengetahui semua blind spot yang ada di markas dan juga kasino. Kita seperti ditelanjangi saat ini Kai."jelas Benjiro pada sang adik.
"Jadi kami ke sini karena Grandpa mengkhawatirkan keselamatanmu apalagi ada dua gadis Watanabe di sekolah ini sekarang."tambah Daichi.
"Bang Alden bolehkah Kak Benjiro dan Kak Daichi tinggal di mansion???"tanya Kai pada Alden.
Alan terlihat misuh-misuh dengan pertanyaan sang adik. Mana rela dia harus berbagi sang adik lagi di mansion. Kedua uncle Twins saja sudah membuatnya meradang ditambah dengan kedatangan si papa kembar sekarang nambah lagi dua curut ini pikirnya. Lelaki Owen's yang lain pun merasakan hal sama cuma kedua laki-laki ini adalah kakak Kai yang berarti juga keluarga mereka. Mau bagaimana lagi sekarang semua tergantung keputusan para tetua.
Inti BLACK HOLE yang melihat ingin menertawai ketua mereka cuma mereka masih sayang dengan nyawa mereka.
"Abang akan tanya pada Opa nanti ya"ucap Alden merangkul bahu sang adik dan tiba-tiba sang adik sudah beralih ke pelukan Daichi.
"Kau....."namun tertahan karena tatapan sang adik. Jangan sampai dia di diamkan oleh sang adik. Runtuh langit .....
Mereka terus berbincang dan anggota BLACK HOLE pun cepat akrab dengan kedua pendatang baru sedangkan Kai saat ini malah tertidur di pangkuan Chayton dengan antengnya.
Bel pulang pun akhirnya berbunyi namun Kai terus ngebo tanpa adanya pergerakan akan bangun.
"Baby masih tidur?"tanya Jo pada Chayton dan dibalas anggukan.
"Pulang dengan kami saja. Kami bawa mobil"ujar Benjiro
"Hmmmm"jawab Chayton.
__ADS_1
Kai dan Chayton pulang bersama Daichi dan Benjiro menggunakan mobil sisanya pulang menggunakan motor. Tidak ada pembicaraan yang terjadi selama perjalanan menuju mansion. Akhirnya mereka pun sampai di mansion the Owen.
Dengan perlahan Chayton membawa Kai masuk menuju kamarnya.
"Chayton kenapa dengan adikmu??"tanya Mama Silvia
"Tidur Ma"jawab Chayton singkat.
"Ya sudah bawa ke kamarnya dan bangunkan untuk makan siang. Dan mereka siapa??? tanya Mama Silvia ketika melihat Benjiro dan Daichi yang berdiri di belakang Chayton.
"Mereka Kakak sepupu Kai Ma pindahan dari Jepang. Sekarang mereka bersekolah di OIHS."jelas Chayton pada Mama Silvia
"Saya Benjiro Tante"ucap Benjiro membungkuk mengenalkan diri.
"Saya Daichi Tante"ucap Daichi sambil membungkukkan badan.
"Saya Silvia, kalian boleh panggil Mama!!!"jawab Mama Silvia mengelus kepala kedua remaja laki-laki itu.
"Baik Tante..... eh Ma"jawab mereka serempak.
"Kalian semua segera bersih-bersih untuk makan siang" perintah Mama Silvia pada mereka.
"Kami pulang"teriak Jo
"Jo jangan berteriak"teriak Mama Silvia.
"Mama itu juga berteriak"sahut Jo nyengir. dibalas tatapan tajam dari sang Mama.
"Baik Ma"sahut ke empat pemuda itu.
Kemudian para tetua keluarga The Owen pun pulang dari kantor dan kampus untuk makan siang.
Chayton membangunkan Kai untuk makan siang.
"Baby ayo bangun sudah saatnya makan siang"Chayton mengusap sayang kepala sang adik. Karena Kai tak kunjung bangun Chayton menjepit hidung Kai yang dihadiahi pukulan di wajah tampannya oleh sang adik.
"Augh..."ringis Chayton
"Maaf Kak, Kai refleks Kakak sih pakai gangguin Kai tidur"gerutu Kai
"Turun buat makan siang Baby"kata Chayton yang masih memegang pipinya.
"Pukulanmu sakit By"protes sang kakak.
"Maaf, Kakak boleh minta satu permintaan nanti Kai turuti"jawab Kai dengan rasa bersalah.
Seringai licik timbul di wajah Chayton.
__ADS_1
"Benarkah??"tanya Chayton pada sang adik.
"Iya Kakak"balas Kai
"Hmmm bikinin Kakak Pumpkins Lasagna terus cium di sini"kata Chayton menunjuk bekas pukulan Kai tadi.
"Cup"
"Dah kan??"sahut Kai
"Nanti bikinin Kakak Pumpkins Lasagna, ok!!!"kata Chayton bersemangat.
"Ok"sahut Kai tertekan.
Semuanya makan siang dengan tenang. Itu adalah aturan makan di keluarga the Owen.
Tenang dan tertib.
Kini semuanya duduk di ruang keluarga.
Kai pun membuka suara.
"Opa bolehkah Kak Benjiro dan Kak Daiichi tinggal di sini???"tanya Kai pada Opa Matius
"Mereka siapa Baby???"tanya Oma Emma
"Mereka Kakak sepupu Kai Oma, mereka anak dari Kakak mendiang ibu Kai. Dan mereka pindah ke sini karena disuruh Grandpa Haruto."jelas Kai.
"Tentu boleh mereka tinggal di sini"jawab Opa Matius
"Tapi pasti ada alasan kan mereka dipindahkan ke sini??"tanya Opa Lucifer pada Kai.
"Iya Opa, karena Grandpa Haruto mengkhawatirkan keselamatan Kai. Karena beberapa saat lalu klan Watanabe menyerang ke daerah klan Yamaguchi, dan kebetulan tadi di sekolah juga ada siswi pindahan yang berasal dari keturunan Watanabe Opa"jelas Kai.
"Sebenarnya ada apa ini, kemarin Mc Cullen yang membuat ulah dengan kita dan sekarang Watanabe yang menyerang yang menyerang Yamaguchi."ujar Edward memikirkan situasi yang bisa mengancam keselamatan sang adik.
"Klan Watanabe, RED DEVILS, BLACK COBRA dan juga BLACK EAGLE ingin menempati posisi teratas di dunia bawah. Tapi sekarang ambisi mereka bertambah untuk menguasai dunia atas. Sasaran mereka adalah BRONTES, YAMAGUCHI, ZEUS, dan GOLDEN GLADIOL"jelas Kai.
"Mafia kecil lainnya yang memberontak akan mereka jadikan lawan dan setuju akan menjadi sekutu mereka. Jadi sebaiknya kita pun meningkatkan kewaspadaan terhadap mereka"tambah Kai.
"Tapi diantara ke empat klan ini mungkin GOLDEN GLADIOL yang akan sulit untuk kita ajak kerja sama. Padahal aku sangat ingin bertemu pemimpin mereka. Dia memimpin klan itu dengan sangat baik dan seluruh pekerjaannya rapi dan bersih"puji Opa Matius "Itu benar Pa, apalagi saat ini mereka menempati tempat pertama di dunia bawah.
Kita hanya bisa berharap mereka tidak menjadi sekutu bagi klan perusak itu"imbuh Papa Jacob.
"Tenang saja Papa, mereka tidak akan pernah jadi sekutu klan perusak itu."kata Kai penuh percaya diri.
"Kenapa kau begitu yakin baby???"tanya Papi Dixon
__ADS_1
"Percaya saja pada Kai!"jawabnya tersenyum.
Tapi para tetua dan seluruh kakaknya bisa melihat maksud tersirat dari senyuman Kai itu.