
Akhirnya mereka sampai di villa.
"Aduhhh, deg-degan gue!!"ujar Melvin.
"Beneran, kalian yang beraksi gue yang nahan nafas!!"kata Jo menghampiri saudara-saudaranya yang baru saja sampai di villa lalu duduk bergabung dengan mereka disusul Rey dan Chayden.
"Yang penting sukses!!"seru Kai.
"Ini benar, lebih menantang dari pada kita pukul-pukulan dan balap-balapan!!"tambah Chayton.
Mereka menenangkan diri sejenak. Kemudian tertidur karena kelelahan.
Paginya kepala pelayan dibuat kaget melihat Tuan dan Nona Mudanya tertidur bergelimpangan di ruang keluarga.
"Tuan Muda......!!"panggil kepala pelayan itu pada Jo.
"Eughhhhhhh apa an sih??"tanya Jo melihat ke arah kepala pelayan itu.
"Ini sudah pagi, sebaiknya pindah ke kamar saja!!"kata kepala pelayan itu.
"Hahhh pagi!!"kaget Jo.
"Iya Tuan Muda!!"jawab kepala pelayan itu.
"Guys, bangun woi....!!"kata Jo mengguncang bahu Alden dan yang lainnya.
"Baby, bangun ini sudah pagi!!"ujar Jo menepuk pelan pipi sang adik.
Kai menguap lalu mengerjakan matanya, dan melihat sekeliling. Ternyata mereka suka tertidur di ruang keluarga.
Mereka ke kamar masing-masing untuk bersih-bersih lalu sarapan.
Setelah sarapan keduanya kembali berkumpul di ruang keluarga.
"Apa yang akan kita lakukan selanjutnya Baby??"tanya Alan pada si bungsu.
"Menjual hasil semalam!!"jawab Kai.
"Apa itu tidak akan mengundang kecurigaan pihak berwajib Baby??"tanya Alden.
"Kita akan menjualnya pada kolektor barang antik, mereka akan membayar berapa saja untuk pedang itu!!"sahut Kai penuh percaya diri.
"Kamu yakin sekali, imouto-san!!"kata Benjiro.
"Sure, karena pedang ini sangat dicari pengoleksi barang antik. Kai sudah menghubungi salah satunya kemarin dan dia bersedia mengajukan harga tinggi untuk pedang itu!!"kata Kai.
"Dia berani bayar berapa, Dek??"tanya Melvin.
"235.000 dolar Amerika, alias tiga setengah miliar lebih!!"ujar Kai.
"What/apa/nan??"teriak Kakak-kakak Kai dengan mata melotot.
"Benar, Kai sudah dapatkan pembelinya nanti malam kita akan bertransaksi dengannya, jadi kita harus bersiap dan yang akan terlibat dalam proses transaksi nanti adalah Bang Chayden dan Kai yang lainnya mengawasi dari jauh. Untuk berjaga saja!!"kata Kai.
__ADS_1
"Ok, Baby kita jalan-jalan yok!!"ajak Daichi dan diangguki yang lain.
"Boleh, tapi tutupi identitas kita!!"ujar Kai Kakak-kakaknya mengangguk paham maksud sang adik. Identitas Anos.
Usai bersiap semuanya kembali berkumpul di ruang keluarga. Penampilan mereka sangat wow.......
Seharian mereka habiskan untuk bersenang-senang.
"Bang Alden, kalau seperti ini gue mau dapet Job tiap hari!!"ujar Jackson.
"Benar ini sangat seru, dari pada melihat halaman buku pelajaran di sekolah!!"tambah Jo.
"Kalian sepertinya telah tertular virus, Baby. Tapi yah ini sangat menyenangkan!!"sahut Alden terkekeh.
"Kalau para tetua dan Kakak tau pekerjaan kita kira-kira gimana ya reaksi mereka??"tanya Melvin yang duduk santai di samping Benjiro.
"Siap-siap saja dengan hukuman dan uang jajan yang dipotong!!"jawab Alan tersenyum membayangkan jika benar sampai ketahuan.
"Napa takut, kita udah bisa cari duit sendiri juga!!"ketus Kai.
"Benar, selagi ada Princess we Will safe guys!!"canda Chayton menggoda sang adik.
Mereka terus melanjutkan aksi jalan mereka mengelilingi kota itu seharian.
Hingga jam lima sore mereka memutuskan untuk kembali ke villa. Untuk istirahat sejenak lalu melakukan transaksi nanti malam.
Jam delapan malam mereka berangkat menuju tempat transaksi di sebuah tempat pelelangan mobil.
"Selamat malam, Mr Tom!!"sapa Kai.
"Saya Princess dan ini Kakak saya Prince!!"Kai memperkenalkan dirinya dan Chayden pada orang itu.
"Bisa saya lihat barangnya??"tanya Mr. Tom.
Kai mengeluarkan pedang itu dengan santai.
"Periksa!!"titah Mr Tom pada ahli barang antik yang ia bawa.
"Ini asli, Mr. Tom!!"jawab laki-laki itu.
"Uangnya sudah saya transfer!!"kata Mr. Tom memperlihatkan bukti tf pada Kai.
"Bang, periksa!!"kata Kai pada Chayden.
"It's done!"ujar Chayden.
"Senang berbisnis dengan Anda Mr. Tom!!"kata Chayden mengulurkan tangan untuk berjabat tangan.
"Sure, saya juga!!"jawabnya tersenyum.
Kai dan Chayden melangkah hendak meninggalkan area pelelangan itu namun tertahan karena panggilan dari Mr Tom.
"Wait!!"
__ADS_1
"Ada apa Mr. Tom??"kata Chayden.
"Saya ingin meminta bantuan kalian, saya akan bayar mahal!!"kata Mr Tom.
"Untuk apa??"tanya Kai.
"Bisa ikut saya terlebih dahulu!!"kata Mr Tom pada Kai dan Chayden.
"Ok!!!"sahut Chayden melihat pada sang adik.
Motor mereka pun mengikuti deretan mobil mewah itu menuju sebuah villa yang cukup besar.
"Bang Jo, Bang Rey pantau terus!!"kata Kai.
"Copy that!!"jawab keduanya.
Tak lama mereka sampai di sebuah villa, namun kedua bersaudara itu tidak melepas masker dan penutup kepala mereka.
Keduanya lantas mengikuti langkah Mr Tom masuk ke sebuah ruangan. Di sana terlihat seorang wanita yang mungkin seumuran Mama Silvia sedang duduk dengan mata menatap kosong ke depan.
"Duduklah!!"kata Mr Tom.
Keduanya pun mengambil tempat duduk yang berdekatan.
"Jadi....!!"kata Kai.
"Saya ingin kalian menyelamatkan putra saya yang ditawan klan BLACK COBRA, saya akan bayar kalian dengan sangat mahal!!"kata laki-laki itu terlihat putus asa.
"Maaf, Mr Tom kami pencuri bukan semacam tim penyelamat!!"ujar Chayden berdiri berniat meninggalkan ruangan itu.
Tiba-tiba saja Mr Tom, bersimpuh di lantai.
"Saya mohon tolong selamatkan putra saya, tidakkah kalian iba melihat kondisi istri saya! Saya sudah menyewa banyak orang namun satu pun tidak berhasil membawa putra saya kembali!" ujarnya mulai menangis.
"Apa-apaan ini seorang Mr Tom McGraw, ketua SILVER HAWK berlutut??"ujar Kai tidak percaya.
"Demi anak dan istri saya, saya akan lakukan apapun!!"katanya.
Kai menghembuskan nafas panjang, di satu sisi ia kasihan dengan Mr Tom namun di sisi lain ini lumayan beresiko mengingat semua kakaknya masih baru di dunia yang mereka jalani sekarang.
"Baiklah, tapi kami tidak berjanji karena ini urusan antar klan. Tapi kenapa dia menculik putramu, Mr Tom??"tanya Chayden.
"Saya menolak bekerja sama dengan mereka. Mereka sering memakai cara kotor, contohnya ini!!"kata Mr Tom.
"Berdirilah Mr Tom, ini terlihat aneh di mata kami seorang ketua klan yang cukup besar berlutut di hadapan pencuri amatir seperti kami!!"ujar Kai.
"Terima kasih Prince, Princess."ujarnya memeluk Kai dan Chayden.
"Apa seperti ini yang Baby rasakan, memiliki banyak orang tua di mana-mana??"bathin Chayden yang sebelumnya tidak pernah dipeluk oleh orang lain selain keluarganya.
"Tapi saya yakin kalian bukan pencuri biasa, buktinya kalian berdua mampu memasuki museum dengan sistem keamanan ganda!!"sahut Mr Tom.
"Hmmm biasa saja!!"gelak Chayden mendengar pernyataan itu.
__ADS_1
Kai sendiri merasa ntahlah.......