
Beberapa orang berpakaian hitam sedang berkumpul di sebuah ruangan besar yang terlihat terang. Di atas mereka terdapat seseorang yang menggunakan jas berwarna hitam dengan topeng menghiasi wajahnya dan surainya berwarna cokelat cerah.
" KALIAN SEGERA BERSIAP-SIAP SEBENTAR LAGI KITA AKAN MENDAPATKAN YANG KITA INGINKAN." ucapnya dengan suara lantang.
Semua orang yang berada di dalamnya membungkuk hormat di hadapannya.
" BAIK." ucap mereka dengan serentak.
Membuat pria itu yang melihatnya tersenyum tipis atau lebih tepatnya seringai licik.
" Sebentar kau akan hancur, Yang Mulia." batinnya.
...****************...
4 Tahun Kemudian....
Trap....
Trap....
" Tuan Puteri anda harus berhenti sekarang karena guru anda sudah menunggu." ucap salah satu pengasuh yang berlari mengejar seorang gadis kecil.
Sedangkan Gadis kecil tersebut hanya tertawa riang karena berhasil kabur dari pengasuhnya.
" Linda aku pergi dul..." ucap gadis kecil itu terpotong ketika dirinya menabrak tubuh seseorang.
__ADS_1
Bruk...
" Aduuh....siapa yang berani mena..." ucapnya yang lagi-lagi terpotong ketika ia mengadahkan kepalanya dan melihat seorang wanita yang sedang menatapnya sambil tersenyum.
Seketika Gadis kecil terkekeh pelan sambil berdiri dari duduknya dan membersihkan gaun merah mudanya yang kotor. Kemudian dia mengangkat kedua sisi gaunnya dan membungkuk hormat.
" Salam, Yang Mulia Ratu hehehe..." ucap nya sambil cengengesan.
Membuat wanita yang di panggil Ratu menggelengkan kepalanya.
" Jadi, Apa yang dilakukan seorang Puteri sampai berlari di lorong hmm?" tanya nya sambil tersenyum lebar.
Tapi menurut gadis kecil itu senyuman Ratu membuat nya merasa ketakutan.
Melihat wajah murung Puterinya membuat Ratu tidak bisa lebih lama marah. Ratu tersebut berjongkok menyamakan tubuhnya dengan Puterinya.
" Baiklah Mom akan memaafkan mu kali ini, Tapi janji jangan pernah bolos pelajaran lagi Celli. karena sebentar lagi Celli akan masuk ke sekolah bertemu banyak teman." ucap nya sambil mengelus rambut putih Puterinya.
Mendengar nama sekolah membuat mata gadis bermata coklat berbinar senang.
" Ok, Mommy Celli tidak akan membolos lagi." ucap nya sambil tersenyum senang.
Membuat Ratu yang mendengarnya juga ikutan senang. Karena dirinya sama sekali tidak menduga bahwa kehidupannya selama 4 tahun terakhir merupakan hal membahagiakan dalam hidupnya.
Ratu tersebut adalah Charlotte Audrey Hepburn atau sekarang bisa Charlotte Audrey Maxviel isteri dari Raja Damian Kenneth Maxviel sekaligus Ratu Perancis.
__ADS_1
Awalnya Charlotte sama sekali belum mempercayai bahwa kehidupannya sudah berubah. Sejak kehadiran Puteri kecilnya Celline Alexanderia Maxviel anak yang dilahirkannya 4 tahun lalu.
" Pasti ucapan Celli bohong Mom. Bukannya dia pernah berjanji hal itu Minggu lalu." ucap seorang anak laki-laki yang baru saja menghampiri mereka berdua.
Celline atau bisa dipanggil Celli oleh keluarganya menatap anak laki-laki yang memiliki wajah sedikit mirip dengan dirinya garang.
" Diam kau Darell, Celli tidak pernah berbohong seharusnya Darell memberitahu Celli agar tidak membolos." ucap Celli yang tidak mau di salahkan.
Anak laki-laki yang dipanggil Darell memutar bola matanya dengan malas mengahadapi sikap kekanakan saudari kembarnya.
" Jangan salahkan aku. Salahkan dirimu sendiri Celli." ucap Darell dengan datar.
Sekarang pandangan Charlotte tertuju kepada seorang anak laki-laki yang merupakan kembaran dari Celline yaitu Darell Alexander Maxviel putera Pertamanya yang lebih tua dari Puterinya lima menit.
Jika Celline memiliki sifat yang ramah dan murah tersenyum sebaliknya Darell memiliki sifat seperti suaminya yang berwajah datar dan dingin kepada orang lain.
" Aku akan mengadukannya kepada Daddy bahwa Darell juga suka membolos pelajaran." ucap Celli.
" Hah....terserah kau sajalah." ucap Darell pasrah menanggapi sikap keras kepala Celline.
Charlotte yang melihatnya tidak bisa menyembunyikan tawanya. Melihat sikap kedua anaknya yang bertolak belakang. Tapi Charlotte yakin pasti mereka saling menyayangi satu sama lain.
Charlotte berharap kedua anaknya terlihat akur selamanya.
Countine...
__ADS_1