Second Chanced ( S1&S2)

Second Chanced ( S1&S2)
Penobatan Di Suasana Duka


__ADS_3

"Inilah keinginan terakhir ku. Damian. Aku sudah lelah nak." ucap Raja Arnold dengan suara pelan.


Damian yang mendengarnya merasa sedih sampai tidak sadar ia mengeluarkan air matanya. Tetapi dengan cepat Damian menghapus air mata tersebut, Ia harus kuat demi Ayahnya dan Rakyatnya. Kemudian pandangannya menuju ke arah Charlotte yang memandang Raja dengan sedih. Sebab bagaimana sifat Raja bagi Charlotte.


Charlotte yang menyadari bahwa Damian memandang nya hanya mampu tersenyum dan menggangguk kepalanya untuk menyetujui keinginan terakhir Raja.


Melihat anggukan Charlotte membuat Damian dengan perlahan menghembuskan nafasnya pelan. Kemudian pandangannya tertuju kembali ke Raja Arnold.


" Saya siap melaksanakan perintah anda, Yang Mulia." jawab Damian dengan tegas, meskipun menyembunyikan kesedihannya di dalamnya.


Raja Arnold yang melihatnya merasa bangga karena putera satu-satunya sudah bisa bertindak sebagai pemimpin. Dirinya merasa semua bebannya terasa hilang, akhirnya setelah berpuluh-puluh tahun ia bisa tenang bersama Isterinya.


" Hah....Aya...h.. ban...gga Kepa...da mu...Dami...an hah..." ucap Raja Arnold yang akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.


Damian melihat Ayahnya sudah menutup matanya langsung memeluknya dan menangis diam-diam. Walaupun tanpa mengeluarkan suaranya tapi semua orang yang berada di ruangan tahu bahwa sang Pangeran sedang berduka.


Sedangkan Charlotte badannya langsung lemas melihat kepergian Raja Arnold. Tidak lama kemudian Charlotte mengeluarkan air matanya dan menangis. Untuk kesekian kalinya ia kembali kehilangan sesosok orang yang sudah ia anggap sebagai Ayah sendiri.


Suasana istana dan negeri terasa mendung seolah langit tahu bahwa mereka sedang berduka atas kepergian Raja mereka yang di kenal Adil dan Bijaksana.

__ADS_1


...****************...


Setelah 3 hari kepergian Raja Arnold, Akhirnya hari ini Damian akan di nobatkan sebagai Raja baru. Meskipun suasana istana masih berduka mereka tidak bisa membuat negara terbengkalai akibat tidak ada seorang pemimpin.


Damian menghembuskan nafasnya akhirnya hari ini dia akan menjadi Raja untuk kedua kalinya di kehidupannya. Tetapi entah mengapa untuk kali ini ia merasa tidak terlalu menyukai posisinya.


" Apa kau sedang ragu?" tanya Charlotte yang tiba-tiba saja muncul berdiri di belakang Damian.


Membuat Damian kaget dan tanpa sadar melototi Charlotte. Sebelumnya Charlotte mungkin akan takut tetapi sekarang dirinya sudah biasa melihatnya di kehidupan sebelumnya.


" Aku ke sini ingin mengatakan sesuatu padamu, Damian." ucap Charlotte yang mulai serius.


...****************...


Acara penobatan terasa sakral ketika salah satu petinggi memasangkan mahkota di kepala Damian yang tampak sudah menggunakan pakaian khas kerajaan berwarna merah dan jubahnya yang senada.


Tetapi sedari tadi tatapan Charlotte menuju ke salah satu petinggi negara.


" Kau akan mendapatkan balasannya." batin Charlotte menatap mereka dengan benci.

__ADS_1


Lamunan Charlotte buyar ketika salah satu petinggi berbicara dengan lantang.


" MARI KITA SAMBUT RAJA BARU PERANCIS DAMIAN KENNETH MAXVIEL." ucapnya dengan lantang ketika mengumumkan nama Raja yang baru.


Semua orang yang hadir langsung bertepuk tangannya dengan meriah. Termasuk Charlotte yang tampak sadar tersenyum sangat tipis sampai tidak siapapun yang melihatnya.


Setelah selesai penobatan Raja di lanjutkan penobatan Ratu yang akan di langsungkan oleh Raja itu sendiri.


Damian memasangkan mahkota Ratu di kepala Charlotte yang sudah sangat cantik dengan gaun berwarna emas dan jubah merahnya.


Selesai itu mereka berdua duduk di singgasana banyak orang yang bersorak kepada mereka berdua.


Tetapi ada seseorang yang menatap mereka dengan benci.


" Tunggu saja pembalasan ku untuk kalian....


Continue....


Author mau numpang promosi cerita baru karya Author yang berjudul Transmigration Emperor's Concubine.

__ADS_1


Mengisahkan seorang Desainer pakaian anak yang bertransmigrasi ke tubuh Selir Kaisar yang mati tragis di tangan Kaisar suaminya sendiri.


__ADS_2