Second Chanced ( S1&S2)

Second Chanced ( S1&S2)
Saatnya Dia Tahu


__ADS_3

Uhuuk....


Semua orang terkesiap melihat salah satu pelayan batuk darah setelah meminum anggur milik Raja.


Begitu juga dengan Damian dan Charlotte yang tidak terkejut. Mengingat bahwa dia sudah menduga kejadian itu.


Charlotte langsung saja menjauhi kerumunan dan menyalakan handsfree nya yang terpasang di telinga kiri nya.


" Cepatlah sepertinya mereka masih berada di istana. Aku akan segera menyusul. Kalian berusaha menangkapnya." ucap Charlotte dengan pelan supaya tidak ada seseorang yang mendengarnya.


Tetapi sayangnya ucapannya terdengar oleh Damian. Karena sekarang posisi Damian sekarang berada di belakang Charlotte.


" Sebenarnya apa kau rahasiakan dariku, Audrey." batin Damian.


Setelah memberikan perintah kepada anak buahnya. Ia memutuskan untuk kembali ke aula pesta supaya tidak seorang pun yang curiga kepadanya. Tetapi ketika ia ingin membalikan badannya dirinya terkejut melihat Damian yang berdiri tepat di belakangnya sambil bersedekap dada. Membuatnya meneguk ludahnya dengan kasar melihat tatapan mematikan Damian.


" A..pa kau mendengar semuanya?" tanya Charlotte dengan suara tergagap.


" Sayangnya aku mendengarnya, dan sekarang ceritakan apa yang kau sembunyikan dariku. Isteriku Charlotte Audrey Hepburn atau aku sebut Charlotte Audrey Maxviel." ucap Damian dengan suara rendah.


Charlotte terdiam sebelum akhirnya menggangguk kepalanya.


" Baiklah, Tapi sebelum itu kita harus menangkap seseorang yang merupakan salah satu dalang di balik minuman racun itu." ucap Charlotte.

__ADS_1


Dan langsung di anggukan oleh Damian. Setelah itu akhirnya Damian terpaksa membubarkan pesta tersebut.


" Apa kau sudah selesai?" tanya Charlotte kepada Damian yang berjalan menuju ke arahnya.


" Sudah jadi apa kau sudah mendapatkan nya?" tanya Damian yang giliran bertanya.


" Ikutlah." ucap Charlotte berjalan di depan Damian.


Damian hanya menuruti keinginan Charlotte dengan berjalan di belakangnya.


Sampai akhirnya Damian melihat sekelompok orang dengan 4 perempuan dan 4 laki-laki. Salah satunya Damian mengenalnya.


" Hallo, guys." sapa Charlotte sambil bertosria.


" Hallo juga Char atau Ratu hahahaha...." ucap Shakira sambil tertawa.


Damian yang melihat interaksi Charlotte dengan orang-orang itu bingung. Buat apa mereka berada di sini.


" Apa saya mengganggu." ucap Damian yang tiba-tiba saja berdiri di samping Charlotte.


Seketika mereka langsung membungkuk badannya kecuali Andrew yang hanya berdiri santai. Membuat Shakira yang melihatnya memukul kepala Andrew.


Pletak...

__ADS_1


" A..duh sakit. HEI MENGAPA KAU MEMUKUL KEPALA KU?" teriak Andrew sambil mengusap kepalanya.


Tapi Syahkira malah melototi Andrew membuat sang empu mengalihkan pandangannya.


" Tentu saja aku memukul mu sebab kau tidak sopan kepada seorang Raja." ucap Shakira.


Charlotte yang melihatnya menggelengkan kepalanya pelan. Kedua rekannya sama sekali tidak pernah akur.


" Hem....apa kalian sudah selesai?" tanya Charlotte sambil tersenyum manis.


Tapi buat Andrew dan Shakira bahwa senyuman Charlotte adalah sesuatu hal yang menakutkan. Shakira langsung berdehem untuk mencairkan suasana.


" Misi sudah di laksanakan Agen Char, dan orang itu memang selama ini kita incar atas penyeludupan persenjataan ilegal dan percobaan pembunuhan Raja Perancis." ucap Shakira sambil berdiri hormat.


" Baik, bawa saya ke tempat orang itu kita harus segera mengintrogasi nya sebelum di bawa kepada Komandan. Mengerti." ucap Charlotte yang memberikan arahan dengan tegas.


" SIAP AGEN CHAR." jawab mereka dengan serentak.


Sedangkan Damian yang melihatnya bingung kepada kelompok orang-orang itu.


" Audrey, siapa mereka?" tanya Damian dengan dingin.


Charlotte yang mendengarnya menghembuskan nafasnya menenangkan dirinya. Bahwa saat ini ia mengatakan nya.

__ADS_1


" Baiklah, saya akan memperkenalkan diri Raja, perkenalkan saya Charlotte Audrey Hepburn salah satu Agen....


Continue...


__ADS_2