Second Chanced ( S1&S2)

Second Chanced ( S1&S2)
Ternyata


__ADS_3

" DASAR KALIAN, DENGAN BERANINYA KALIAN MENODAI ISTANA KU." teriak seseorang dengan keras.


Membuat sepasang laki-laki dan perempuan yang sedang tertidur di ranjang sambil berpelukan. Di buat terkejut melihat banyaknya orang-orang berdiri di hadapannya.


Gadis yang baru saja menjadi wanita semalam belum sadar melihat penampilan nya yang hanya ditutupi oleh sehelai selimut.


Tiba-tiba saja ada seorang pria paruh baya yang menghampirinya dan menamparnya dengan keras.


Plak.....


" KAU TELAH MEMBUAT MALU SLOVENIA." teriak yang tidak lain adalah Raja Eduardo dengan ekspresi murka di wajahnya.


" Dad, sebenarnya aku berada di mana?" tanya wanita itu yang masih terlalu sadar akan sekitarnya.


Tetapi tiba-tiba saja Pangeran Darius juga menghampirinya dan menamparnya.


Plak....


" KAU ****** ZELINE, DENGAN BERANINYA KAU MELAKUKAN ITU DENGAN ORANG LAIN. SEBELUM MENIKAH." teriak Darius dengan wajah memerah marah.


Ternyata gadis yang baru berubah statusnya menjadi wanita adalah Zeline. Zeline yang baru menyadari dibuat terkejut bahwa sekarang ia tidak memakai sehelai benangpun selain selimut yang menutupi tubuhnya. Kemudian tidak lama Zeline meninttikan air mata dan pandangan nya mengarah ke seorang gadis yang berpakaian dress putih.

__ADS_1


Zeline langsung berdiri tanpa mempedulikan tubuhnya yang hanya di balutin selimut.


" KAU MENJEBAK KU BUKAN CHAR." teriak Zeline sambil menunjuk ke arah Charlotte.


Charlotte yang mendengarnya mengangkat alisnya bingung.


" Sayangnya bukan aku Zeline, lagipula setelah acara pesta kemarin aku berada di kamar ku bukan. Apa kau lupa bahwa kemarin malam pertama ku." ucap Charlotte sambil tersenyum sinis.


Zeline yang mendengarnya wajahnya memerah tidak terima. Ia langsung mengangkat tangannya ke atas yang ingin menampar Charlotte.


Charlotte sama sekali tidak menghindar malahan ia menyeringai. Ketika tiba-tiba saja Damian menahan tangan Zeline.


" Beraninya kau ingin menampar isteriku, Zeline." ucap Damian dengan dingin sambil matanya menatap jijik ke arah Zeline yang tubuhnya banyak bercak-bercak merah.


" Dan satu lagi ini saya ucapkan kepadamu, Zeline. Bahwa saya menyesal pernah mengenal mu." ucap Damian dengan penuh penekanan.


Deg.....Deg....


Zeline yang mendengar ucapan Damian langsung mengeluarkan air matanya.


" Hiks....kenapa kamu mengatakan itu Dami. Aku mencintaimu, mengapa kau begitu jahat kepada ku hiks...." ucap Zeline sambil terisak-isak.

__ADS_1


Tetapi sayangnya Damian sama sekali tidak merasa iba kepada Zeline. Mengingat apa yang di lakukan olehnya membuat perasaan bencinya semakin meluap.


" Tetapi sayangnya saya tidak peduli, karena bagi saya.." ucap Damian terhenti ketika ia mendekatkan mulutnya ke telinga Zeline dan membisikkan sesuatu.


" Kamu hanya seorang ****** yang ingin menguasai seluruh kerajaan, apa aku benar." bisik Damian dengan pelan.


Seketika tubuh Zeline langsung menegang mendengar ucapan Damian. Charlotte yang melihatnya mengangkat sebelah alisnya melihat tubuh Zeline yang menegang.


" Baik cukup." ucap Raja yang sudah merasa bosan melihatnya.


Seketika semuanya langsung terhenti termasuk juga Raja Eduardo yang memukul pria yang tidur bersama Zeline.


Setelah semuanya diam Raja berjalan menghampiri pria yang sedari menundukkan kepalanya takut.


" Apa kau tahu kesalahan mu, anak muda?" tanya Raja sambil memandang datar Pria itu.


Pria itu langsung mengangguk kepalanya menyetujui ucapan Raja.


" SAYA RAJA ARNOLD ALEXANDER MAXVIEL MEMUTUSKAN UNTUK MENIKAHI PUTERI ZELINE DENGAN PRIA INI. UNTUK MEMBAYAR KESALAHAN MEREKA." teriak Raja Arnold yang berucap tegas.


Zeline memandang Raja Arnold dengan tatapan murka. Tetapi tidak dengan Charlotte yang diam-diam tersenyum atau lebih tepatnya seringai.

__ADS_1


" Senjata makan tuan.....


Continue....


__ADS_2