
Charlotte yang melihat tingkah aneh mereka langsung mengalihkan pandangannya seketika wajah nya melihat ke arah cermin dirinya terkejut melihat pantulan seorang wanita yang sangat cantik.
Saat ini Charlotte menggunakan gaun berwarna putih dengan aksen bunga di bagian roknya dan rambut putihnya yang digerai yang di hiasi sebuah tiara putih yang cantik. Sekarang Charlotte seperti seorang putih salju dengan mata abu-abu yang terkesan misterius membuat nya penampilan semakin sempurna.
Bahkan Darius yang sudah berada di depan kamarnya dibuat terkejut melihat kecantikan Charlotte yang mirip sekali dengan mendiang ibunya. Melihat itu Darius tersenyum sendu andaikan ibunya masih ada pasti Charlotte akan mendapatkan kasih sayang secara utuh sejak kecil. Tetapi ia tidak ingin menyesalinya yang terpenting sekarang dia ingin membahagiakan Princess.
Darius berjalan mendekati Charlotte yang masih sibuk dengan cermin di hadapannya.
" Princess So Beautiful." ucap Darius yang memuji kecantikan Charlotte.
Charlotte yang mendengar suara kakaknya langsung membalikan badannya dan memeluknya.
" Kakak." ucap Charlotte sambil membenamkan wajahnya di dada bidang Darius.
Melihat tingkah menggemaskan Princess membuatnya terkekeh pelan yang pasti membuat para pelayan yang berada di kamar Charlotte terkejut mengingat sang Pangeran sudah lama tidak terkekeh seperti itu. Mereka hanya mampu berdoa semoga Puteri di liputin kebahagiaan.
" Apa Princess sudah siap?" tanya Darius dengan lembut karena tidak ingin membuat Princess kecilnya ketakutan kepadanya.
__ADS_1
Charlotte mendongakkan kepalanya sambil memandangi Darius tanpa berkedip membuat sang empu mencium keningnya dengan pelan.
" Apa mereka akan suka kepada Char?" gumam Charlotte dengan pelan.
Tapi sayangnya gumaman tersebut di dengar oleh Darius.
" Tentu mereka akan suka kepada Princess kecilnya Kakak." jawab Darius dengan sangat yakin.
Setelah itu Charlotte berjalan menuju ke aula pesta bersama dengan Darius yang menautkan jarinya di tangannya. Charlotte mengingat bahwa dulu saat ke pesta penyambutan tidak ada satupun yang mendampingi nya sampai banyak orang yang menghina nya sebagai Puteri terbuang.
Saat sampai di depan pintu aula Darius mengangguk kepalanya kepada penjaga. Membuat penjaga itu mengangguk kepalanya dengan kaku.
Setelah pengumuman kedatangan mereka dengan segera Charlotte memasuki ruang pesta semua orang langsung mengalihkan pandangannya ke Charlotte.
Hei itu bukannya Puteri yang asli....
Dia kelihatan cantik seperti Puteri salju....
__ADS_1
Bahkan Puteri Zeline saja kalah dengan kecantikan Puteri Charlotte....
Mendengar ucapan semua orang membuat Zeline mengepalkan tangannya sambil memandang Charlotte dengan benci. Sedangkan Charlotte hanya melambaikan tangannya sambil tersenyum manis.
Semua orang yang melihatnya langsung terpekik senang. Charlotte yang melihat seluruh ruangan sampai pandangannya menuju Zeline yang sedang memandangi dengan tersenyum yang terlihat menjijikan bagi Charlotte.
" SELAMAT MALAM SEMUA. HARI INI SAYA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH TELAH DATANG KE ACARA PENYAMBUTAN PUTERI KU YANG TELAH MENGHILANG SELAMA 18 TAHUN." ucap Raja Eduardo kepada seluruh orang.
Charlotte yang mendengarnya memutar bola matanya malas.
" Bukannya menghilang tapi emang kau sengaja membuang nya." batin Charlotte.
" MARI SAMBUT CHARLOTTE AUDREY SEPHORA." ucap Raja Eduardo sambil menyuruh Charlotte berjalan menuju ke arahnya.
Charlotte langsung berjalan mendekati Raja Eduardo sambil tersenyum manis tapi di dalam nya ada ribuan umpatan baginya.
Tanpa di sadari Charlotte sejak tadi ada seseorang sedang melihat gerak-geriknya dengan penuh menarik dan memandangi nya dengan tatapan cinta sekaligus....
__ADS_1
Continue....