Second Chanced ( S1&S2)

Second Chanced ( S1&S2)
Terbongkar Rencana Busuk Zeline


__ADS_3

"Jadi, maukah kau menikah dengan ku Zeline." ucap Damian sambil menatap lembut Zeline.


Zeline yang mendengarnya tertawa bahagia dalam hatinya.


" Yes sekarang aku bisa menjadi Ratu Hahaha...." batin Zeline sambil tertawa.


Tapi karena ingin menampilkan ekspresi polos. Zeline berpura-pura menampilkan ekspresi sedih.


" Tapi bagaimana pun Charlotte masih menjadi isteri mu, Raja. Saya tidak mungkin menghianati nya." ucap Zeline dengan mata berkaca-kaca.


Damian yang melihatnya langsung memegang tangan Zeline dengan lembut.


" Tenang saja kan sudah ku bilang bahwa aku akan menceraikannya. Lagipula dia duluan yang bermain dengan pria lain." ucap Damian menyakinkan Zeline.


Zeline yang sudah tidak bisa menahan perasaan senangnya dengan perlahan menggangguk kepalanya.


" Aku mau menikah denganmu, Damian." ucap Zeline sambil tersenyum.


Membuat Damian membalas senyuman Zeline dan kemudian ia memasangkan cincin di jari manis Zeline.


" Aku mencintaimu, dan tolong sentuh berlian yang ada cincin itu. Aku memberikan kejutan spesial untukmu." ucap Damian sambil tersenyum misterius.


Zeline yang tidak merasa curiga sama sekali langsung memegang berlian tersebut, dan seketika raut wajahnya terkejut. Kemudian pandangannya langsung mengarah ke Damian yang menatapnya dingin tidak lupa juga senyuman miring yang menghiasi wajahnya.

__ADS_1


" Damian, apa ini?" tanya Zeline dengan raut wajah pucat.


Damian yang mendengar pertanyaan Zeline masih mempertahankan senyum miring nya.


" Ini hadiah untukmu sayang, atau aku bisa bilang pembunuh." ucap Damian dengan dingin.


...****************...


Sedangkan di sisi lain istana Slovenia telah di gemparkan sebuah video tentang Zeline yang membunuh seorang pelayan.


Bahkan jasad pelayan tersebut telah di temukan di sebuah hutan. Raja Eduardo yang mendengarnya merasakan sakit pada dadanya. Ia tidak menyangka Puteri yang sangat dirinya banggakan telah melakukan hal sekeji itu.


Karena tidak bisa menutupi rasa terkejutnya akhirnya Raja Eduardo tumbang.


...****************...


Sedangkan di sisi lain Zeline masih terkejut melihat bagaimana video tentang nya tersebar ke seluruh penjuru kota Paris.


" Hei, apa kau telah merekamnya?"


" Sudah, Tuan Puteri, saya yakin dia akan di tendang dari istana. Setelah itu anda bisa mendapatkan tahta Ratu Perancis dan merebut kekayaan Slovenia hahaha..."


" Hahahaha...kau benar sebentar lagi aku bisa menjadi kaya dan kupastikan Damian akan mati juga."

__ADS_1


Raut wajah Zeline sudah tampak pucat apalagi melihat bagaimana tiba-tiba saja banyak prajurit Militer menondongkan senjata api kepadanya.


" ITU SEMUA TIDAK BENAR, AKU YAKIN ADA SESEORANG YANG MENJEBAK KU. KAU PERCAYAKAN DAMIAN." teriak Zeline berusaha untuk membujuk Damian supaya percaya kepadanya.


Tetapi sayangnya Damian hanya menampilkan ekspresi datar.


" Benarkah, Tapi sayangnya aku tidak percaya bahkan aku sudah mempunyai bukti untuk menghancurkan mu." ucap Damian sambil bersedekap dada.


Zeline menggelengkan kepalanya mendengar ucapan Damian.


" AKU TIDAK MELAKUKAN HAL ITU. SAAT INI AKU SEDANG MENGANDUNG ANAK MU, DAMIAN." ucap Zeline yang masih mengelak.


Damian terdiam kemudian ia mengangkat tangannya menyuruh Anggota nya menurunkan senjatanya. Prajurit tersebut langsung menurunkan senjata setelah menerima perintah dari Raja.


Kemudian Damian berjalan mendekat ke arah Zeline sambil mengelus wajahnya. Membuat Zeline memiliki sedikit harapan bahwa Damian percaya kepadanya.


Tiba-tiba saja Damian menampar wajah Zeline dengan keras.


PLAK...


Membuat sudut bibir Zeline berdarah membuktikan seberapa kuatnya tamparan Damian.


" Yang Mulia....

__ADS_1


Continue....


__ADS_2