Second Chanced ( S1&S2)

Second Chanced ( S1&S2)
Melihat Sisi Lain


__ADS_3

Setelah selesai sarapan bersama Raja Eduardo memutuskan untuk berkeliling istana entah apa yang membawa kakinya menuju taman yang jarang di kunjungi.


Ketika berkeliling taman tersebut sayup-sayup Raja Eduardo melihat suara orang yang berteriak dan tangisan. Akhirnya Raja Eduardo memutuskan untuk melihatnya ketika sudah berada dekat dengan asal suara ia terkejut melihat dengan teganya Zeline menampar dan mendorong Charlotte hingga terjatuh sambil menangis.


' Hiks....sakit Kakak apa salah Char?' tanya Charlotte sambil terisak.


Kenapa melihat Puterinya yang selama ini tidak ia perhatikan tengah menangis membuat hatinya merasa sesak.


" Apa yang sebenarnya terjadi padaku?" batin Raja Eduardo bertanya.


Tetapi Raja Eduardo memutuskan untuk melihat apa yang akan di lakukan Zeline. Dirinya yakin anak yang selama ini dia asuh merupakan seorang yang baik hati. Sayangnya semua pikiran nya sirna melihat Zeline yang tertawa senang melihat Charlotte menangis tersedu-sedu.


'Hahahaha... akhirnya kamu.'ucap Zeline sambil tertawa.


Sudah cukup Raja Eduardo melihatnya ia langsung berjalan mendekati nya


" ZELINE APA YANG KAMU LAKUKAN." teriak Raja Eduardo sambil menahan emosinya.

__ADS_1


Sedangkan Zeline yang mendengar suara seseorang di buat terkejut apalagi ketika ia membalikkan badannya dengan sekejap tubuhnya langsung bergetar melihat tatapan tajam dari Raja Eduardo.


Charlotte yang melihat wajah panik Zeline diam-diam tersenyum licik tanpa siapapun yang menyadari nya. Ia langsung saja menangis pura-pura.


" Hiks....sakit hiks....." ucap Charlotte sambil terisak dan menundukkan kepalanya.


Melihat suara tangisan Charlotte tanpa di sadari Raja Eduardo tangannya mengepal kuat sambil memandang Zeline dengan tajam.


Melihat tatapan Raja Eduardo membuat Zeline menundukkan kepalanya sambil terisak.


" Hiks...Dad maafkan aku hiks..." ucap Zeline sambil mengeluarkan air mata palsu.


Raja Eduardo menggendong Charlotte ala bridal style membuat sang empunya terpekik kaget.


HUAAA....


Charlotte yang tiba-tiba berada di gendongan sang Raja langsung kaku. Mengingat tinggi Charlotte hanya sebatas dada Raja Eduardo dan memiliki tubuh yang mungil seperti anak remaja membuat nya dengan gampang Raja Eduardo menggendong nya.

__ADS_1


" Hallo Papa sedang apa berada di sini?" tanya Charlotte dengan polos melupakan bahwa dirinya habis menangis.


Raja Eduardo hanya memandang Charlotte dengan datar sambil berjalan membawanya pergi tapi sebelum itu ia membisikkan sesuatu kepada Zeline.


" Ingat aku membawa mu ke sini hanya sebagai pelampiasan saja. Jangan harap kamu bisa melukai Puteri ku atau kau dan mereka mendapatkan akibatnya." bisik Raja Eduardo dengan pelan supaya tidak ada satupun yang mendengarnya.


Tetapi sayangnya hal itu tidak berpengaruh kepada Charlotte mengingat dia mempunyai Indra pendengaran yang tajam.


Setelah itu Raja Eduardo pergi berjalan meninggalkan taman dengan Charlotte yang berada di gendongan nya.


Meninggalkan Zeline yang sudah mengepalkan tangannya dengan kuat. Dalam hati dia bersumpah akan menghancurkan hidup Charlotte dan membuat semua orang membencinya.


...****************...


Setelah itu Charlotte di bawa ke kamar miliknya, Raja Eduardo memanggil seorang Dokter untuk membersihkan lukanya. Setelah Dokter selesai membalut luka pada telapak tangannya ia pun pergi di susul Raja Eduardo.


Saat ini Charlotte sedang berbaring di ranjang sambil memikirkan ucapan Raja Eduardo tadi.

__ADS_1


" Sebenarnya apa yang di sembunyikan oleh mereka berdua....


Continue...


__ADS_2