Second Chanced ( S1&S2)

Second Chanced ( S1&S2)
Honeymoon Part I


__ADS_3

Saat ini Charlotte di buat takjub melihat villa yang di tempati nya selama berlibur bagus. Meskipun sekarang Charlotte termasuk jajaran kalangan atas. Tetapi tetap saja dia sama sekali tidak memiliki waktu untuk berlibur. Karena pekerjaannya sebagai CEO sekaligus Agen rahasia.


Damian yang melihat mata Charlotte berbinar tersenyum senang. Karena pemikirannya tidak salah untuk beristirahat sebentar.


" Apa kau ingin melihat kamarnya, Audrey?" tanya Damian yang berdiri di belakang Charlotte.


Charlotte yang mendengarnya langsung membalikan badannya dan menggangguk kepalanya semangat.


Damian yang melihatnya terkekeh pelan sambil tangannya mengacak rambut Charlotte dan kemudian ia berjalan menuju ke sebuah kamar yang berada tepat di lantai bawah.


Lagi-lagi Charlotte di buat terpukau melihat keindahan kamarnya yang bisa melihat keindahan laut dari balik kaca yang tebal.


" Sepertinya Raja sangat memperhatikan persiapan untuk berlibur ya." ucap Charlotte sambil matanya terus melihat ikan yang berada dari balik kaca tebal.


Damian mendudukan diri di atas ranjang sambil matanya memandang Charlotte.


" Raja sama sekali tidak pernah berubah bukan." ucap Damian.


Membuat Charlotte membalikan badannya dan melihat sorotan sendu di mata Damian. Sebenarnya Charlotte ingin bertanya tetapi entah mengapa rasanya mulutnya tidak bisa membukanya.

__ADS_1


Damian melirik Charlotte yang sedang menatapnya seakan-akan ingin bertanya.


" Tanyakan saja, Audrey. Aku tahu bahwa saat ini kamu sangat ingin menanyakan sesuatu kepadaku bukan." ucap Damian yang seakan-akan bisa melihat ekspresi Charlotte.


Charlotte kembali mengalihkan pandangannya dengan sekali-kali melirik Damian yang sedang mengerjakan pekerjaannya.


" Apa selama ini hubungan mu dengan Raja. Baik-baik saja?" tanya Charlotte sambil memiringkan kepalanya.


Damian yang mendengarnya terdiam sebelum beberapa lama. Ia tersenyum.


" Tentu saja, sekarang aku ada urusan sebentar." ucap Damian yang berjalan keluar kamar.


" Hahaha.... sepertinya kehidupan kita tidak beda jauh, tetapi karena kau adalah anak laki-laki. Raja tidak membuang mu." ucap Charlotte.


...****************...


Sedangkan setelah pembicaraan tadi Damian memutuskan untuk berjalan mengelilingi pantai. Ia berjalan di tepi pantai sambil matanya menangkap sebuah pasangan yang bermesraan. Apalagi yang menjadi pusat perhatian bahwa wanita itu sedang mengandung dan prianya mengelus perut buncitnya dengan penuh kasih sayang.


Damian yang melihatnya tersenyum miris. Andaikan saat itu dia tidak bodoh mungkin. Dirinya akan menyambut antusias anak dari Charlotte.

__ADS_1


Karena terus memperhatikan sampai tidak menyadari bahwa Charlotte sudah berdiri di hadapannya.


" Mereka pasangan yang serasi ya." ucap Charlotte yang membuat Damian terkejut.


Damian yang merasa terkejut dengan refleks menatap tajam Charlotte. Membuat Charlotte terkekeh pelan.


" Apa rasanya seperti itu ketika wanita sedang hamil?" tanya Charlotte yang juga menatap pasangan itu sendu. Apalagi melihat sang pria yang dengan sabar mengandeng wanita itu berjalan perlahan-lahan.


" Entah, aku juga tidak tahu. Jadi bagaimana perasaan mu ketika berhasil membuat Zeline malu?" tanya Damian yang berusaha mengalihkan perhatian Charlotte.


Charlotte menatap mata Damian sebelum tertawa pelan.


" Hahahaha....tentu saja menyenangkan. Apalagi melihat wajah sok polosnya yang memerah marah hahaha...." ucap Charlotte sambil tertawa.


Damian melihat tawa Charlotte tersenyum bahagia. Istilahnya ia bisa mengalihkan perhatian Charlotte. Tetapi ada satu hal yang membuatnya merasa tidak nyaman selama ini.


" Setelah itu apa yang akan kamu lakukan kepada mereka.....


Continue....

__ADS_1


__ADS_2