Second Chanced ( S1&S2)

Second Chanced ( S1&S2)
Berdansa dan Sindiran


__ADS_3

Malamnya istana melakukan acara pesta dansa untuk merayakan pernikahan Charlotte dan Damian. Memang sudah menjadi tradisi di keluarga kerajaan Perancis yang selalu mengadakan pesta dansa untuk merayakan suatu pernikahan kerajaan.


Pesta kali ini di hadirin oleh tokoh-tokoh terkenal di dunia. Seperti Ratu Inggris, Presiden Amerika dll.


Saat ini Charlotte sedang berada di tengah aula pesta sambil duduk dan memakan kue manis. Memang sejak tadi Charlotte belum mengisi perutnya selain sandwich yang di bawakan pelayan tadi pagi.


" Huh... melelahkan sekali. Andaikan aku bisa tidak hadir di pesta ini. Pasti aku sudah berjumpa dengan kasur ku." ucap Charlotte sambil cemberut dan matanya melihat Damian yang sedang berbicara dengan para petinggi negara.


Sedangkan Damian sedang menyapa tamu petinggi negara. Sekali-kali matanya terus memandang Charlotte yang sedang menikmati kue nya. Damian yang melihat ekspresi wajah Charlotte yang tampak kebosanan. Tanpa sadar bibir melengkung berbentuk senyuman indah.


Salah satu petinggi negara yang melihat Damian tersenyum. Merasa senang.


" Wah.... sepertinya anda sangat mencintai Puteri Charlotte. Pangeran." ucap nya yang memuji Damian.


Damian yang mendengarnya balik tersenyum tipis sambil kepalanya mengangguk pelan menyetujui ucapan petinggi tersebut.


" Anda benar, Mr." ucap Damian.

__ADS_1


Petinggi itu akhirnya berpamitan pergi menjauh dari Damian.


Setelah melihat petinggi negara itu sudah pergi. Damian langsung saja berjalan menghampiri Charlotte. Saat sudah berada di hadapannya Damian menggelengkan kepalanya ketika melihat wajah Charlotte yang kotor bekas krim kue. Akhirnya Damian mengambil sebuah sapu tangan hitam yang ada di saku celananya dan membersihkan kotoran krim itu dengan lembut.


Charlotte yang melihatnya hanya terpaku diam melihat Damian dengan telatennya membersihkan bekas krim di bibirnya.


Orang yang melihat keromantisan mereka berseru senang dan menyaksikan dengan antusias.


Charlotte yang menyadari bahwa sekarang dia menjadi pusat perhatian langsung mengalihkan pandangannya lagipula sekarang bibirnya telah bersih.


" Terima kasih." ucap Charlotte dengan kaku.


" Heh...apa yang kau lakukan Damian." ucap Charlotte terpekik ketika Damian dengan sikap gentleman nya membungkuk badannya.


" Apa Puteri ingin berdansa dengan saya." ucap Damian yang mengajak Charlotte untuk berdansa.


Charlotte terdiam kemudian ia memusatkan pengelihatannya ke seluruh tamu yang hadir. Karena tidak ingin mempermalukan dirinya akhirnya ia menggangguk kepalanya.

__ADS_1


Damian yang melihat bahwa Charlotte ingin berdansa dengannya merasa senang. Terus dia menggunakan satu tangan nya merengkuh pinggang ramping Isterinya dan satunya lagi menggenggam tangan nya.


Akhirnya mereka berdua berdansa dengan baik. Banyak para tamu merasa senang melihat pasangan yang baru saja melakukan upacara pernikahan pagi tadi. Andrew yang melihat wajah canggung dari sepupunya tertawa pelan. Karena ia tahu saat ini Char pasti sedang tidak nyaman menjadi pusat perhatian.


Sedangkan Damian di buat terpukau melihat gerakan tarian Charlotte sangat baik.


" Aku tidak tahu bahwa kamu bisa berdansa, Audrey?" tanya Damian sekaligus memuji Charlotte.


" Bukannya, sejak dulu aku sudah bisa berdansa. Tetapi karena kau lebih sibuk dengan selingkuhan mu. Sampai kau tidak pernah mengajak ku berdansa." ucap Charlotte yang menyindir Damian sekaligus tersenyum sinis.


Damian yang mendengar ucapan Charlotte langsung terdiam. Dia tidak ingin membuat suasana menjadi buruk. Mereka saling terdiam sampai dansa berakhir.


Mereka memisahkan diri. Damian yang sedang menyapa para tamu, dan Charlotte yang sedang berdiri di pinggir aula.


Sampai tiba-tiba saja ada seorang pelayan yang membawa minuman. Memberikan minumannya kepada Charlotte.


Charlotte tanpa basa-basi langsung mengambil segelas minuman tersebut. Tanpa menyadari bahwa seseorang sedang menatapnya dengan sinis.

__ADS_1


" Sedikit lagi....


Continue....


__ADS_2