
"Sepertinya kamu sudah melupakan diri ku bukannya bahkan saat pertemuan terakhir kita kamu sama sekali tidak mengingat ku. Tetapi itu bagus agar kamu bisa menjadi milikku, aku akan mengikat mu dengan tali suci pernikahan kita untuk kedua kalinya. Tapi untuk ini aku melakukannya berdasarkan cinta dan pasti aku akan membalas perbuatan mereka padamu sayang." ucap nya sambil bersmirk.
Setelah itu ia berjalan menuju istana utama tempat dimana sang Raja tinggal. Memang kediaman nya dengan istana utama tidak begitu jauh.
" Salam Yang Mulia Raja." ucap nya yang memberikan salamnya kepada seorang Pria Paruh baya yang sedang duduk di kursi kerjanya nya.
Pria paruh baya yang melihat kehadiran nya hanya tersenyum tipis.
" Akhirnya kamu datang juga Damian. Ayahanda sangat merindukanmu setelah pertemuan kita setahun yang lalu. Bahkan setelah kamu kembali seminggu yang lalu kamu tidak datang menemui Ayahanda." ucap nya dengan ramah.
Tetapi pria yang di panggil Damian hanya menampilkan ekspresi datarnya.
" Ada keperluan apa Raja memanggil saya." ucap Damian dengan formal dan menghiraukan ucapan Raja.
" Hahaha....kamu sama sekali tidak berubah Damian. Baiklah Ayahanda mengutus mu untuk datang ke Slovenia menghadiri acara penyambutan Sang Puteri dua hari lagi." ucap Sang Raja.
__ADS_1
Damian yang mendengarnya menyerngitkan dahinya.
" Apa Puteri Zeline?" tanya Damian dengan singkat.
Sang Raja yang mengerti pertanyaan Damian langsung menggelengkan kepalanya.
" Bukan. kali ini kamu harus bertemu dengan tunangan mu yang bernama Charlotte Audrey Sephora. Dia anak kandung dari Raja Slovenia yang baru di temukan setelah 18 tahun menghilang." jawab Sang Raja.
Damian yang mendengarnya sedikit tersentak sampai akhirnya ia bisa mengendalikan ekspresi nya kembali.
Sedangkan setelah kepergian Damian, Sang Raja menghela nafasnya walaupun mereka adalah Ayah dan Anak tetapi selalu ada tembok yang menghalangi hubungan nya dengan Putera satu-satunya dari mendiang sang Ratu. Bahkan Putera nya memperlakukan nya seperti orang asing. Ia terus berpikir sampai atensi nya menuju ke sebuah bingkai foto yang terdapat sebuah keluarga bahagia dengan sang Ayah yang menggendong Anak laki-laki sambil merengkuh pinggang sang Ibu.
Mengingat itu semuanya membuat nya menghela nafasnya.
" Semoga kamu bisa mengubah kehidupan nya....
__ADS_1
...****************...
Sedangkan setelah kembali dari istana utama Damian memutuskan untuk berada di kamarnya. Ia sedang mengingat pertemuan Charlotte ketika berada di London dalam hatinya ia cukup terkejut akan sifat Charlotte yang dingin dan kasar. Dalam hatinya Damian ingin tertawa ketika mengingat aksi Charlotte yang terkesan bar-bar ketika ia memukul dirinya karena tidak sengaja menabrak mobil Charlotte.
Tanpa yang menjadi pemikiran Damian sampai saat ini bagaimana Charlotte bisa begitu berubah daripada dirinya dulu. ia mengingat pertemuan Charlotte waktu pertama kali dirinya mengunjungi istana untuk acara pertunangan, dimana ia bisa melihat sifat Charlotte yang sedikit pemalu kepadanya sampai ia menikah walaupun waktu itu Damian sama sekali tidak mencintainya tetap saja wanita itu selalu mengurusi dirinya.
Damian tersenyum getir mengingat bagaimana ia menaruh luka kepada Charlotte, bagaimana dia menodai kesucian pernikahan mereka.
Tapi kali ini ia akan berubah untuk selalu menyayangi dan memberikan sumpah setianya kepada wanita, cintanya, dan belahan jiwanya.
Tetapi sekarang Damian bingung bagaimana Charlotte bisa memiliki mobil mewah. Seingatnya ia tahu bahwa Charlotte tidak bisa mengendarai mobil.
" Apa Charlotte juga seperti diriku?" batin Damian bertanya-tanya.
Continue....
__ADS_1