
Setelah kejadian kedatangan Darius yang membuat seisi Campus heboh. Saat ini Charlotte di ajak ke sebuah Restoran mewah yang berada di kota London. Mata Charlotte berbinar saat melihat tempat itu yang sangat mewah.
Darius yang melihat Charlotte duduk sambil melihat sekeliling dengan tatapan polos membuat nya merasa senang. Apalagi ia bisa melihat pancaran kebahagiaan dari matanya.
Darius sengaja memilih tempat ini karena tempatnya yang sangat bagus bagi kaum atas. Bahkan makanannya sangat mahal dengan porsi kecil. Darius memilih tempat VVIP karena dia ingin membicarakan sesuatu kepada Charlotte.
Charlotte yang sedari tadi melihat sekeliling Restoran menyadari bahwa Darius sedang memandangi nya dengan intens. Charlotte memutuskan mengalihkan pandangannya ke Darius sambil tersenyum kecil.
" Tuan jadi buat apa Char di bawa ke sini? Apa Char melakukan sebuah kesalahan. Kalo misalnya begitu Char minta maaf kepada Tuan." ucap Charlotte sambil berpura-pura takut.
Damian yang melihat Charlotte sedang menundukkan kepalanya langsung panik. Ia langsung berjalan mendekati Charlotte. Ia mengangkat kepala Charlotte yang membuatnya terkejut karena melihat air mata di wajahnya mungilnya.
" Charlotte sama sekali tidak berbuat salah apapun. Jadi tolong berhenti menangis." ucap Darius dengan lembut.
Charlotte yang mendengarnya langsung menghentikan tangisannya ia mengangguk kepalanya dengan lucu. Setelah melihat Charlotte berhenti menangis membuat perasaan Darius lega ia kembali duduk di kursinya.
Tidak beberapa lama datanglah 3 orang pelayan yang membawa makanan. Charlotte matanya berbinar-binar melihat makanan lezat di hadapannya. Darius yang melihatnya merasa ingin tertawa melihat Charlotte yang tampak menggemaskan.
__ADS_1
" Selamat menikmati Tuan." ucap seorang pelayan sambil membungkuk badannya.
Darius hanya mengangguk kepalanya sambil mengusir pelayan itu pergi dengan mengibaskan tangannya sedikit. Pelayan tersebut langsung pergi dengan di ikuti kedua pelayan lainnya.
" Kenapa tidak di makan Char?" tanya Darius yang dari tadi memperhatikan Charlotte memandangi makanan nya saja tanpa menyentuhnya.
Charlotte hanya mengerjab matanya dengan polosnya.
" Apa Char boleh makan ini? Makanan ini sangat mahal takutnya Char tidak bisa membayar nya." jawab Charlotte dengan sedih.
Deg....
" Maafkan aku adik ku yang telah terlambat menemui mu." batin Darius.
Tanpa di ketahui oleh Darius. Charlotte tertawa di dalam hatinya mengingat ucapannya yang seperti orang kesusahan padahal saat ini hidupnya sangat cukup.
" Tidak apa-apa sekali-kali berbohong lagipula hal itu semua tidak sepenuhnya menipu karena di kehidupan sebelumnya bahkan aku tidak pernah memakan-makanan mewah." batin Charlotte.
__ADS_1
" Char boleh memakan semuanya nanti saya bayarin." ucap Darius.
Mendengar itu membuat mata Charlotte lagi-lagi berbinar senang.
" Baiklah." ucap Charlotte sambil menepuk tangannya kecil.
Setelah itu Charlotte makan dengan lahap Darius melihatnya merasa senang. Akhirnya mereka makan dengan tenang.
Setelah selesai makan Charlotte menepuk-nepuk perutnya dengan pelan.
" Hah... sekarang Char sangat kenyang makasih Tuan telah mengtraktir Char makan." ucap Charlotte sambil tersenyum lebar.
Darius menjawab dengan anggukan kepala nya.
" Jadi, Char saya ingin mengatakan bahwa sebenarnya anda adalah anak Raja yang telah hilang selama 18 tahun dan aku kakakmu." ucap Darius yang menjelaskan tentang kebenaran Charlotte.
Tetapi Charlotte yang mendengarnya hanya tersenyum miris. Sebenarnya bukan dirinya hilang tetapi karena dia di buang ke panti asuhan oleh Ayah kandungnya sendiri.
__ADS_1
" Sungguh semua tipuan....
Continue...