
Keesokan harinya Charlotte sudah sibuk membantu Shakira yang akan menikah hari ini. Dia senang karena Kakaknya mendapatkan seorang perempuan yang baik.
" Apa aku sudah cantik Char?" tanya Shakira yang memperhatikan penampilannya di cermin.
Gaun pengantin Shakira berbentuk mermaid berwarna putih di lapisi mutiara putih yang cantik dan veil yang memanjang sekitar 5 meter. Charlotte yang melihatnya saja sampai bergidik ngeri untungnya gaun pengantinnya tidak menggunakan veil sepanjang itu. Mungkin jika ukurannya lebih panjang lagi bisa saja mengalahkan veil yang digunakan oleh mendiang Puteri Diana dari England.
Kemudian Charlotte menepuk bahu Shakira dengan pelan.
" Tenang saja tidak usah panik, bersikaplah santai meskipun saat itu aku menikah dengan Damian tidak di dasari cinta. Jujur saja saat itu aku juga gugup ketika membacakan janji suci, dan tenang saja kakak aku orang setia. Aku senang yang menjadi isteri Kakak ku merupakan seseorang yang baik sepertimu. Aku harap kamu bisa membahagiakan nya mengingat Kakak aku sudah tidak pernah mendapatkan kasih sayang sejak kematian Ibunda pacsa melahirkan." ucap Charlotte dengan mata berkaca-kaca.
Mengingat pertemuan nya dengan ibunya 20 tahun lalu sebelum dirinya kembali ke usianya 5 tahun. Walaupun itu pertemuan yang singkat tapi Charlotte merasa bahagia karena bisa memeluk ibunya untuk pertama kalinya sepanjang kehidupan pertamanya.
Shakira yang mendengarnya sontak langsung memeluknya dengan erat. Ia mengerti penderitaan sahabatnya yang sepanjang hidupnya harus dibuang oleh keluarga kandung nya sebab tidak sengaja kelahirannya membuat ibunya mati. Tetapi Charlotte selalu terasa bahagia ketika mendapatkan semua orang menyayanginya termasuk orang tua angkatnya.
" Aku berjanji akan selalu menjaganya." ucap Shakira sambil tersenyum.
__ADS_1
...****************...
Charlotte merasa terharu ketika kakak nya dan sahabatnya saling mengucapkan janji suci bersama-sama. Damian yang melihatnya merengkuh bahu Charlotte.
Damian merasa senang karena Darius yang merupakan salah satu teman dekatnya memilih menikahi gadis di cintai. Tidak seperti di kehidupan lamanya yang memilih menikah dengan jodoh di pilihkan oleh Ayahnya.
Apalagi ia pernah mendengar bahwa Darius sama sekali tidak bahagia dengan pernikahan terpaksa nya. Syukurlah Damian bisa mengubah kehidupan masa lalunya menjadi lebih baik dan sekarang ia bisa memiliki keluarga yang selama ini dia impikan.
Cuma satu hal yang belum bisa dicapaikan sampai sekarang. Kemudian mata Damian melirik ke salah satu orang yang berada di pojokan ia merasa curiga dengan orang tersebut.
" Dami, apa kau baik-baik saja? Apa yang kamu melihat?" tanya Charlotte sambil melirik arah pandangan Damian tadi.
Damian yang melihatnya langsung terkesiap dan mengalihkan pandangannya ke Charlotte. Sampai sekarang Damian masih menyembunyikan satu hal dari isterinya dan belum siap untuk mengungkapkannya. Dirinya masih butuh waktu sampai yakin bahwa dia masih hidup.
" Tidak ada apa-apa, Ayo kita harus membantu mereka. Janji pernikahan mereka sudah selesai kita harus mengucapkan selamat." ucap Damian yang mengalihkan perhatian nya.
__ADS_1
Charlotte terdiam sambil memeluk tangan Damian. Charlotte bisa merasakan bahwa Damian seperti nya sedang menyembunyikan sesuatu lagi darinya, dan itu mengenai masa lalunya.
Sedangkan Eduardo yang sejak tadi duduk di kursi rodanya melirik ke arah Damian dengan tatapan sulit di artikan.
" Akhirnya kau menyadarinya....
Countine...
**Maafkan Author yang akhir-akhir ini jarang sekali up.
Dikarenakan author harus mulai fokus untuk mempersiapkan diri untuk ujian sekolah.
Apalagi sekarang sekolah sudah mulai masuk. Jadi Author harus pintar bagi waktu**.
See you again...
__ADS_1