
"Aku bertemu dengan keluarga kandung ku." ucap Charlotte dengan pelan.
Byuur....
Andrew yang sedang minum sampai terkejut hingga menyemburkan minumannya ke arah Charlotte membuat sang empu menatapnya tajam. Andrew melihat tatapan Charlotte hanya mengangkat kedua jarinya V.
" Maafkan aku tadi tidak sengaja, Tapi tunggu kamu bertemu keluarga yang telah membuang dirimu sejak masih bayi?" tanya Andrew yang memang mengetahui sedikit tentang Charlotte.
Tetapi Andrew hanya mengetahui bahwa Charlotte merupakan seorang anak yang sengaja di tinggal kan di panti asuhan sampai Paman dan Bibinya mengadopsinya.
Charlotte hanya mengangkat bahu dengan acuh seolah ucapanya tadi tidak mempengaruhi nya.
Andrew yang melihat ekspresi Charlotte terkesan acuh mengangkat alisnya bingung.
" Apa kamu akan kembali ke keluarga yang telah membuang mu selama lebih 18 tahun?" tanya Andrew dengan ekspresi serius.
Charlotte yang mendengarnya mengangkat kepalanya ia menatap Andrew.
" Iya, tidak mungkin aku menolaknya." jawab Charlotte sambil memainkan pistol nya.
__ADS_1
BRAK...
Mendengar jawaban dari Charlotte sontak membuat Andrew menggebrak meja dengan keras.
" You are crazy Char, kamu mau kembali ke keluarga yang tega membuang mu hah. Padahal paman dan bibi sangat menyayangi dirimu sampai akhir hayatnya. Kamu tidak menghargai mereka sebagai orang tua mu Char. Aku kecewa padamu Char." ucap Andrew yang berdiri dari kursinya dan berjalan pergi meninggalkan Charlotte.
Setelah melihat kepergian Andrew. Charlotte hanya memandang datar depan tetapi jika diteliti kita bisa tatapan sendu nya.
" Maafkan aku Andrew, aku terpaksa menyembunyikan agar kamu tidak dalam bahaya dan untuk masalah Daddy dan Mommy aku sangat menyayangi mereka lebih daripada orang tua ku sendiri." ucap Charlotte yang tanpa sadar meninttikan air mata.
...****************...
Sampai di sana Charlotte berjalan sambil membawa sebuah bunga Lily putih yang cantik. Di sana terdapat sepasang makam bernama Mikael Hepburn dan Sarah Hepburn.
Ia berjongkok di depan kedua makam tersebut. Charlotte meletakkan bunga Lily putih di masing-masing makam mereka.
" Bagaimana keadaan Daddy dan Mommy apa kalian bahagia di sana? Char sangat merindukan kalian." ucap Charlotte sambil memandang sendu kedua makam itu.
" Jika saja tanpa kehadiran kalian mungkin sekarang Char masih seperti seorang gadis yang bodoh dan mudah di manfaatkan. Mengapa kalian meninggalkan Char cepat sekali padahal Char baru saja mendapatkan kasih sayang orang tua. Aku sangat menyayangi kalian berdua bahkan daripada orang tua kandung ku sendiri. Maaf nanti jika Char jarang mengunjungi kalian karena sekarang Char harus kembali ke mereka." ucap Charlotte dengan nada suara sedih.
__ADS_1
Setelah kepergian mereka Charlotte merasakan kehidupan nya sedikit hancur dirinya saja sempat ingin mengakhiri hidupnya jika saja Andrew tidak menolongnya. Bahkan saat itu Charlotte lupa akan tujuannya kembali ke masa lalu.
Charlotte berdiri dari berjongkok nya dan memandang makam mereka sekali lagi.
" Aku pergi dulu Daddy dan Mommy." ucap Charlotte sebelum pergi meninggalkan area makam.
Charlotte tidak menyadari sedari tadi ada seseorang yang mengawasi nya dari jauh.
" Ternyata dugaan ku salah terhadapmu."
...****************...
Pagi ini Charlotte sedang bersiap-siap untuk pergi ke Negara Slovenia. Ia membereskan pakaiannya dengan di bantu oleh para pelayan yang telah di sewakan Darius.
Sedangkan Darius sedang melihat Apartemen sederhana milik Charlotte. Ia bisa melihat barang-barang yang berada di Apartemen tersebut sampai matanya menangkap satu objek sebuah foto.
Darius mengambil nya sambil mengangkat kedua alisnya bingung.
" Siapa mereka....
__ADS_1
Continue...