Second Chanced ( S1&S2)

Second Chanced ( S1&S2)
S2 Kejutan


__ADS_3

Damian menggelengkan kepalanya melihat sikap Charlotte. Tetapi dia merasa bersyukur karena Charlotte yang sekarang memiliki sifat mandiri, tidak suka di tindas, bahkan mampu untuk mengalahkan musuhnya.


Setidaknya dengan mereka mengulangi waktu kehidupan banyak yang berubah pertama Charlotte yang di adopsi oleh sebuah keluarga yang sangat menyayangi. Itu setidaknya memberikan memori yang indah tidak seperti sebelumnya yang pemalu tidak ingin menampakkan dirinya.


" Kalau begitu aku akan memanggil Dominic suruh menyuruhnya kemari." ucap Damian sambil melirik Sean untuk menghubungi Dominic.


Sean yang tahu langsung menghubungi nya melalui telepon. Sedangkan Damian melihat seorang wanita yang terlihat sedang mengandung bisa dilihat di perutnya yang sedikit membuncit.


Wanita yang menyadari bahwa Damian memperhatikannya langsung membungkuk hormat.


" Salam Raja dan Ratu mohon maaf atas kesalahan saya mengenai kejadian tadi dan saya juga akan berjanji bertanggung jawab karena telah membiarkan kejadian ini bisa terjadi." ucap nya sambil membungkuk takut.


Charlotte yang mendengarnya langsung berdiri dan menepuk bahu wanita tersebut dengan pelan.


" Anda tidak perlu merasa bersalah malah saya berterimakasih karena anda telah membantu saya untuk membiarkan berada di sini untuk mengobati luka." ucap Charlotte sambil tersenyum sebelum pandangannya tertuju kepada perut wanita itu yang sedikit membuncit.


Charlotte melihatnya langsung membungkuk membuat wanita tersebut dibuat terkejut karena melihat seorang Ratu mau membungkuk di hadapan seorang rakyat miskin seperti nya.

__ADS_1


" Sudah beberapa bulan?" tanya Charlotte sambil mengelus pelan perut tersebut.


" Baru mau beranjak 3 bulan, Yang Mulia." ucapnya dengan takut.


Charlotte yang mengetahui bahwa wanita tersebut takut kepadanya langsung kembali berdiri dan memberikan pelukannya. Melihat dari reaksinya tadi Charlotte langsung mengetahui bahwa wanita tersebut hamil di luar pernikahan.


" Saya harap anda bisa bertahan untuk bayi anda dan membesarkannya menjadi anak yang sukses." ucap Charlotte yang memberikan kalimat penyemangat.


Air mata jatuh dari pelupuk wanita itu ia merasa terharu karena baru pertama kali melihat seseorang yang peduli padanya. Mengingat sifatnya yang agak tertutup membuatnya sama sekali tidak mempunyai teman. Di hidupnya hanya memikirkan bagaimana mendapatkan uang yang banyak untuk kehidupannya sehari-hari.


Charlotte yang mendengarnya langsung senang sambil menggangguk kepalanya. Damian yang melihatnya dari belakang tersenyum hangat melihat sifat Charlotte yang sebelumnya belum hilang.


" Sifatnya tidak akan pernah menghilang aku suka sifat mu ini Charlotte. kau adalah wanita yang sempurna di mataku." batin Damian.


Kriing...


" Ada apa menghubungi ku Damian?" ucap seseorang yang baru saja masuk ke dalam toko.

__ADS_1


Membuat seseorang yang ada di pelukan Charlotte terkejut, dan memandang takut pria itu.


" Tidak mungkin." ucap nya yang memandang pria itu.


Sedangkan pria itu yang adalah Dominic melihat wanita tidak kalah terkejutnya.


" Kau." ucap Dominic dengan pelan.


Charlotte dan Damian yang memperhatikannya langsung menatap kedua orang itu dengan curiga.


" Sepertinya mereka membutuhkan waktu untuk membicarakan ini berdua." ucap Damian sambil menggandeng tangan Charlotte keluar dari toko.


Meskipun Damian memiliki urusan penting dengan Dominic. Tetapi sepertinya Dominic memiliki urusannya sendiri, dan dirinya tidak berhak untuk mencari tahu sebelum dia sendiri yang mengatakannya.


Dominic dan wanita tersebut saling memandang satu sama lain sebelum...


Countine...

__ADS_1


__ADS_2