Second Chanced ( S1&S2)

Second Chanced ( S1&S2)
Kabar Buruk


__ADS_3

Charlotte mengumpat ketika tiba-tiba saja telepon Damian berbunyi. Damian yang melihat wajah kesal Charlotte tertawa pelan. Sampai tiba-tiba saja dahinya mengerut ketika melihat nama pemanggil yang berada di layar teleponnya.


Damian pun berdiri dari kursi dan berjalan sedikit menjauh dari Charlotte.


" Hallo." sapa Damian dengan datar kepada seseorang yang meneleponnya.


Sedangkan Charlotte yang sedang merapikan alat makan. Tiba-tiba saja Teleponnya berbunyi juga ia pun langsung mengangkatnya.


" Hai." sapa Charlotte kepada pemanggilan.


Charlotte mendengarkan dengan baik sang penelepon sampai tiba-tiba saja dirinya mendengar suara jatuhan dari ruang tamu.


Prank....


Charlotte yang penasaran langsung bergegas cepat berjalan setelah menaruh alat makan yang sudah di bersihkan. Ia di buat melongo melihat ruang tamu yang terlihat sangat kacau. Apalagi yang membuatnya lebih terkejut lagi adalah Damian yang sedang melengkungkan tubuhnya di pojokan.

__ADS_1


Akhirnya Charlotte memutuskan untuk berjalan menghampirinya dan berjongkok di hadapannya.


" Ada apa?" tanya Charlotte yang entah tanpa sadar bersuara lembut.


Damian yang mendengar suara isterinya langsung mengangkat wajahnya. Charlotte di buat terpaku melihat Damian yang sangat kacau dengan wajah yang memerah.


" Sebenarnya ada apa, Damian. Jawab pertanyaan ku?" tanya Charlotte yang khawatir.


" Ay...ah telah di serang dan orang yang ingin menikah dengan Zeline mati terbunuh." ucap Damian yang berusaha tenang.


Deg....Deg....


Walaupun sejak kecil Damian di acuhkan oleh Raja Arnold dan mendapatkan pendidikan keras di usianya yang masih dini. Tetap saja di dalam lubuk hatinya yang terdalam Damian merasa sedih.


Sebenarnya entah apa yang terjadi pada diri Damian merasa khawatir dan takut kehilangan Ayahnya. Padahal seingatnya di kehidupan sebelumnya dia bahkan sama sekali tidak peduli saat Ayahnya dulu meninggal, mengingat sejak kecil ia tidak pernah memiliki kenangan yang indah bersama beliau.

__ADS_1


Tapi sekarang ia sudah mulai menyadari bahwa Ayahnya sangat menyayangi nya, Walaupun beliau melakukannya secara diam-diam, sayangnya Damian mengetahui saat ia tahu bahwa Ayahnya diam-diam menyuruh seseorang untuk mengawasi nya dari jauh. Bahkan sampai menyuruhnya untuk menikahi wanita yang berada di hadapannya membuat nya mengerti arti cinta dan kehilangan.


Kali ini Damian tidak ingin merasakan penyesalan untuk kesekian kalinya.


" Audrey, apa kamu mengizinkan kita untuk pulang lebih awal. Aku janji lain kali kita bisa ke sini lagi saat Ayah sudah sembuh." ucap Damian sambil menampilkan ekspresi penyesalan.


Charlotte yang mendengarnya sontak menggelengkan kepalanya. Membuat Damian yang melihatnya menundukkan kepalanya berpikir bagaimana ia bisa bertemu Ayahnya.


Tapi tidak lama kemudian Damian merasakan sentuhan halus di dagunya yang telah di tumbuhi bulu halus. Sontak Damian mengangkat kepalanya dan melihat Charlotte sedang memandang nya sendu, Suatu hal yang sudah lama Damian lihat.


" Kamu tidak perlu khawatir Damian, kita bisa pulang sekarang kamu pasti tidak ingin melakukan kesalahan untuk kedua kalinya bukan. Lagipula kita bisa pergi lain kali." ucap Charlotte sambil tersenyum.


Biarkan kali ini Charlotte bersikap seperti dulu. Ketika ia masih merasakan cinta kepada Damian.


Tapi entah sekarang perasaan ini masih ada atau hilang...

__ADS_1


Ketika dirinya kehilangan cintanya....


Continue...


__ADS_2