
Setelah acara sarapan bersama Charlotte berjalan kembali ke kamarnya. Tetapi saat berjalan menuju kamarnya tiba-tiba ada seseorang yang menarik Charlotte.
Charlotte yang terpekik terkejut melihat Zeline menarik tangan nya dengan kasar.
" Zeline buat apa narik tangan Char dan kita akan kemana?" tanya Charlotte sambil mengedipkan matanya dan menampilkan raut wajah bingung.
Sedangkan Zeline yang mendengar pertanyaan Charlotte malah mencengkram lebih kuat tangan Charlotte.
" DIAM. AKU INGIN BICARA PADAMU." jawab Zeline sambil berteriak
Charlotte yang mendengarnya langsung mengatupkan bibirnya tapi dalam hatinya ia ingin sekali menebak orang yang dengan seenaknya mencengkram tangannya lebih kuat.
Tapi ada satu pertanyaan di dalam kepala Charlotte.
" Dia ingin membawaku kemana?" batin Charlotte.
Zeline menarik Charlotte sampai di sebuah taman yang sangat sepi yang jarang di lalui orang karena lokasinya yang sedikit jauh dengan istana utama. Zeline memperhatikan sekeliling setelah memastikan tidak ada orang ia menjatuhkan Charlotte dengan kasar sampa membuatnya jatuh tersungkur.
Charlotte yang jatuh merasakan sakit kepada kedua telapak tangannya.
__ADS_1
" Sakit... argh...." ucap Charlotte terpekik sakit ketika tiba-tiba dengan teganya Zeline menjambak rambut nya.
" DASAR PUTERI TERBUANG BUAT APA KAMU BERADA DI SINI....KARENA KEHADIRAN DIRIMU DADDY LEBIH MEMPEDULIKAN MU DARIPADA AKU YANG MERUPAKAN ANAK..." teriak Zeline yang terpotong ketika melihat Charlotte tertawa.
Charlotte yang mendengar ocehan Zeline tidak bisa menahan tawanya akhirnya ia tertawa.
" Hahahaha..... perkataan mu sangat lucu bukan Zeline." ucap Charlotte yang tiba-tiba menampilkan ekspresi datar.
Zeline yang melihatnya tersentak ia tidak menduga bahwa dia menampilkan wajah datar apalagi ia berdiri.
Charlotte berdiri dengan tenang tanpa menampilkan ekspresi kesakitan sedikit pun di wajahnya dia juga membersihkan telapak tangannya dari debu.
" Wah.... seperti sudah ku duga seorang Puteri dari Slovenia yang di kenal polos ternyata hanya topeng dan sepertinya kamu sama sekali tidak mengetahui posisi sebenarnya dirimu anak pungut." ucap Charlotte dengan sarkas sambil menunjukkan smirknya.
" Benarkah seharusnya kamu yang harus nya sadar diri. Kamu itu hanya seorang pembunuh." ucap Zeline sambil tersenyum bangga. Seolah ia ingin membuat Charlotte merasa bersalah atas kematian Sang Ratu.
Tetapi sayangnya semua di luar ekspektasi Zeline karena saat ini Charlotte malah tertawa.
" Hahahaha.....aku pembunuh kamu itu sangat bodoh Zeline mana bisa seorang bayi yang tidak mempunyai kekuatan bisa membunuh orang yang lebih dewasa, apalagi orang itu adalah ibu kita sendiri." ucap Charlotte sambil berjalan dengan perlahan-lahan mendekati Zeline.
__ADS_1
Zeline yang melihat tatapan mata Charlotte sedikit takut dengan refleks ia memundurkan langkahnya.
Sebenarnya melihat raut wajah takut Zeline rasanya Charlotte ingin tertawa tapi ia menahannya ia mendekati telinga sambil membisikkan sesuatu.
" Aku tahu rahasia mu Zeline, seorang anak panti asuhan yang pernah melakukan sesuatu kepada temannya." bisik Charlotte sambil bersmirk.
Zeline yang mendengarnya terkejut mengetahui Charlotte tentang rahasianya yang ia sembunyikan selama ini. Zeline yang melihat Charlotte langsung saja ia mengangkat tangan nya tinggi-tinggi.
PLAK....
Zeline menampar pipi Charlotte sampai membuat nya terjatuh lagi. Tapi kali ini Charlotte menangis.
" Hiks....sakit Kakak apa salah Char?" tanya Charlotte sambil terisak.
Zeline yang melihat Charlotte tersenyum puas.
" Hahahaha... akhirnya kamu." ucap Zeline terpotong ketika mendengar seseorang berteriak kepada nya.
ZELINE APA YANG KAMU LAKUKAN....
__ADS_1
Charlotte diam-diam bersmirk melihat wajah Zeline yang pucat pasi.
Continue...