Second Chanced ( S1&S2)

Second Chanced ( S1&S2)
Menerima Mu


__ADS_3

"Apa kamu menantang ku Audrey Hem?Apa kau lupa siapa aku sebenarnya?" tanya Damian sambil memandangi Charlotte dengan tajam.


Charlotte sama sekali tidak takut ia malah membalas tatapan Damian tidak kalah tajam.


" Saya tahu siapa kamu. Tapi jangan lupa aku bukanlah Audrey yang dulu karena Audrey sudah mati. Sekarang hanya ada Charlotte Audrey H tidak ada siapapun yang bisa melawan ku dan bahkan aku tidak sudi menggunakan nama keluarga ku." ucap Charlotte yang kemudian berjalan berlalu meninggalkan taman.


Damian yang melihat kepergian Charlotte tatapan langsung menyendu sambil mengeluarkan sebuah kalung yang terdapat foto sepasang kekasih yang sedang tersenyum bahagia.


" Apa sekarang kau sudah melupakan ku Audrey." ucap Damian.


...****************...


Charlotte memutuskan kembali ke pesta karena ia tahu apa yang akan di katakan oleh Raja Eduardo kepadanya. Tiba-tiba saat memasuki aula Charlotte tidak sengaja menabrak seseorang.


BRUK....


" Sorr..." ucap Charlotte terhenti saat mengetahui siapa yang menabrak dirinya tadi.

__ADS_1


Sedangkan gadis yang menabrak Charlotte jatuh tersungkur sambil menangis tersedu-sedu.


" Hiks....maafkan aku Charlotte yang sudah tidak sengaja menabrak mu hiks....maafkan aku." ucap Zeline yang ternyata orang menabrak Charlotte.


Semua orang yang berada di aula langsung melihatnya dan membicarakan Charlotte


" Ternyata Puteri Charlotte merupakan orang yang tidak sopan bahkan dia tidak membantu saudarinya yang terjatuh."


" Benar. menurutku Puteri Zeline lebih cantik daripada Puteri Charlotte. Sang Puteri buangan."


" Hahahaha...."


" Maafkan Char ya Zeline. Sini Char bantu." ucap Charlotte sambil mengulurkan tangannya ke Zeline.


Zeline langsung menerima uluran tangan Charlotte. Tidak mungkin bukan Zeline yang di kenal pemaaf tidak mau memaafkan Charlotte.


Setelah Zeline berdiri Charlotte langsung mendekatkan mulutnya di telinga Zeline.

__ADS_1


" Kau ingin bermain-main Zeline tapi sayang hari ini kau kalah. Baiklah lain kali kita akan bermain lagi." bisik Charlotte tepat di telinga Zeline.


Setelah itu Charlotte menjauhkan tubuhnya dari Zeline sambil menyerahkan sapu tangannya di hadapannya.


" Ini Zeline. Char akan membantu membersihkan gaun Zeline." ucap Charlotte sambil membantu membersihkan gaun Zeline dengan sapu tangannya.


Semua orang yang tadinya menjelekkan Charlotte langsung mengubahnya menjadi memujinya. Zeline yang melihat itu langsung mengepalkan tangannya kesal tapi wajahnya tetap menampilkan senyumannya yang manis.


Damian yang melihat apa yang dilakukan Zeline pada Charlotte sempat marah. Tetapi setelah melihat bagaimana nya Charlotte melawan Zeline dengan cara halus berasa lega. Ia yakin sekarang Charlotte sudah berubah.


Saat Damian masih terus memandang Charlotte tiba-tiba saja Raja Eduardo berjalan mendekat ke arahnya. Damian langsung membungkuk kepalanya sedikit membuat Raja Eduardo tersenyum tipis.


" Bagaimana Pangeran Damian apa anda tertarik kepada Charlotte. Jika tidak saya akan mencoba menjodohkan Pangeran dengan Puteri saya Zeline." ucap Raja Eduardo dengan ramah


Damian yang mendengarnya tersenyum kecut dalam hatinya bagaimana bisa dia ketipu dengan pernampilan orang yang berada di hadapannya. Orang yang sama sekali tidak mempedulikan Puteri kandungnya sendiri.


" Saya menerima Puteri Charlotte sebagai isteri saya, dan....

__ADS_1


Continue ...


__ADS_2