Second Chanced ( S1&S2)

Second Chanced ( S1&S2)
Permintaan Bibi Amy


__ADS_3

Justin lihat sudah ada orang kau cintai sudah ada yang melindunginya. Jadi tenanglah di sana Mom sudah ikhlas akan kepergian mu." batin Bibi Amy sambil tersenyum sendu.


Setelah itu mereka melakukan acara doa bersama sedari tadi wajah Charlotte begitu murung membuat Damian yang melihatnya merasa sedih walaupun ada setitik rasa cemburu pada foto pria itu.


Acara berdoa selesai Bibi Amy mengadakan acara barbeque untuk reuni teman-teman mendiang Justin.


Di situ juga ada teman Charlotte. Damian bisa melihat pancaran kebahagiaan Charlotte ketika sedang asik bercanda bersama teman-temannya.


Dalam hati Damian bersyukur karena saat ini Charlotte sudah tidak seperti dulu yang selalu takut akan lingkungan sekitarnya bahkan ia tidak berani memandang wajahnya. Mengingat itu membuat Damian terkekeh pelan ia tidak menyangka Charlotte yang sekarang merupakan isterinya di kehidupan lalunya.


Saat asik melihat Charlotte tiba-tiba ada seseorang yang menepuk bahunya dengan pelan membuat Damian mengalihkan pandangannya. Ia melihat Bibi Amy yang sedang tersenyum kepadanya.


" Apa anda ada waktu sebentar Pangeran? Saya ingin membicarakan sesuatu hal." tanya Bibi Amy.

__ADS_1


Damian pun mengangguk kepalanya karena memang saat ini ia sama sekali tidak melakukan apapun. Kemudian Damian mengikuti Bibi Amy sampai di sebuah kamar.


Bibi Amy mengeluarkan kunci yang berada di saku roknya dan membuka pintu tersebut.


Ceklek....


Saat masuk Damian bisa melihat suasana kamar yang terkesan Bad boy karena banyak poster artis rock yang tertempel di dinding. Bahkan ia melihat foto Charlotte dan Justin yang sedang menggunakan seragam sekolah.


" Buat apa anda membawa saya ke sini Mrs?" tanya Damian dengan menyerngitkan dahinya.


Bibi Amy tidak menjawabnya melainkan ia mengambil sebuah amplop yang Damian duga berisi surat. Bibi Amy menyerahkan Amplop tersebut untuk Damian.


" Ini surat yang di tulis Justin untuk pria yang akan mendampingi Audrey di masa depan. Karena Justin yakin saat itu bahwa dia sudah tidak bisa berada di sisi Audrey lagi." ucap Bibi Amy yang menjelaskan nya.

__ADS_1


Setelah itu Bibi Amy memegangi tangan Damian dengan lembut membuat sang empunya menegang karena ia sudah lama tidak merasakan kehangatan seperti ini setelah pengasuhnya meninggal dunia.


" Bibi cuma mohon kepada anda Pangeran buatlah Audrey bahagia. Dia sudah banyak menyimpan sekali penderitaan yang tersimpan di hatinya. Mungkin anda tidak tahu bahwa sebelumnya Audrey merupakan sosok yang ceria tapi setelah kematian kedua orang tuanya dia berubah menjadi sosok yang dingin. Apalagi di peparah oleh kematian Justin. Di situ Audrey seperti sosok yang tidak ingin membiak hatinya lagi. Jadi sekali lagi ubahlah dia menjadi sosok yang ceria nya seperti dulu lagi. Apa anda bisa Pangeran?" ucap Bibi Amy yang meminta Damian untuk mengubah sifat Charlotte.


Damian yang mendengarnya terkejut berarti dulu memang Charlotte sempat memiliki kedua orang tua angkat. Damian melirik surat yang di pegang nya tersebut kemudian ia menghembuskan nafasnya.


" Baiklah saya berjanji akan mengubah sifat Audrey seperti dulu lagi. Tapi saya melakukan ini bukan karena keinginan anda tapi demi kebahagiaan Audrey sendiri." ucap Damian dengan serius.


Bibi Amy yang mendengarnya bisa bernafas lega kemudian langsung menggangguk kepalanya.


" Tentu, Pangeran saya percaya kepada anda."


Continue....

__ADS_1


__ADS_2