
Karena Charlotte mengingat bahwa hari ini ia akan bertemu dengan seseorang. Mengingat hal itu membuat senyuman Charlotte terbit atau lebih tepatnya menyeringai.
" Akhirnya penantian ku selama 13 tahun ini." batin Charlotte.
Shakira dan Andrew sudah berhenti bertengkar setelah melihat senyuman bengis Charlotte.
" Char kamu menyeramkan." ucap Andrew sambil menunjuk Charlotte.
Charlotte memutar bola matanya malas mendengar ucapan Andrew. Ia langsung mengambil sebuah bantal di sofa dan melemparkannya ke Andrew yang tepat mengenai dahinya.
" Aduh." ucap Andrew sambil mengelus dahi nya.
Sedangkan Shakira yang melihatnya hanya tertawa bahagia.
Akhirnya pagi itu di habiskan dengan lontaran pedas Shakira dan Andrew sedangkan Charlotte hanya melihat dengan tatapan malasnya.
...****************...
Sepanjang perjalanan menuju Campus banyak orang yang meliriknya dengan tatapan meremehkan.
__ADS_1
" Hei lihat si Nerd dia masih saja berani datang ke Campus ini. Setelah kejadian 2 hari yang lalu."
" Dasar anak beasiswa seharusnya tidak pantas masuk ke Campus."
" Apalagi dengan pakaian seperti itu, hi menjijikan."
Mendengar semua lontaran penghinaan Charlotte hanya menundukkan kepalanya seolah ia takut melihat tatapan mereka. Padahal sebenarnya diam-diam Charlotte mengepalkan tangannya sambil menyeringai tanpa di sadari semua orang.
" Mereka telah berani bermain-main dengan ku, aku akan membalas kalian. jika saja aku tidak menyembunyikan marga ku mungkin semua orang akan mendekatinya seperti seekor anjing." batin Charlotte.
Charlotte memasuki kelasnya dan seketika ruangan yang tadinya berisik menjadi hening. Tetapi Charlotte tidak menghiraukannya ia terus berjalan menuju ke tempat duduknya.
" Selly pasti akan menjadikannya Bullyan lagi."
" Hahaha...."
Semua orang yang berada di kelas menertawakan Charlotte. Charlotte tidak mempedulikan mereka ia langsung melipatkan tangannya dan menaruh kepalanya di atas meja sambil memejamkan matanya.
Selam pelajaran semua orang dikelas tampak serius kecuali Charlotte yang tampak malas melihat pelajaran di depannya. Para Dosen tidak ada yang berani menegurnya karena Charlotte merupakan salah satu Donatur terbesar di Campus tempatnya belajar. Tetapi identitas nya tidak ada yang tahu kecuali Dosen dan orang kepercayaan nya.
__ADS_1
Setelah pelajaran selesai Charlotte langsung saja meninggalkan kelasnya berjalan menuju kantin tetapi datanglah sekomplok wanita yang berpakaian minim menghampirinya.
" Hallo Nerd kamu masih berani masuk Campus ini bukan." ucap seorang wanita yang memiliki rambut berwarna biru yang berdiri di belakang Charlotte.
Wanita yang bernama Selly langsung saja menjambak rambut Charlotte dengan kencang semua orang tidak ada yang berani melerainya. Karena Selly merupakan salah satu anak Donatur. Sedangkan Charlotte tidak melakukan apapun ia hanya menampilkan ekspresi datar nya.
" Sepertinya kamu tidak puas ya Selly." ucap Charlotte dengan tenang.
Tetapi semua orang bisa mengetahui bahwa saat ini Charlotte sangat menyeramkan. Sedangkan Selly sedikit takut tetapi ia tidak menghentikan asiknya.
" HEI SEHARUSNYA KAMU HARUS MENGHORMATI ANAK DONATUR SEPERTI AKU. JIKA SAJA KAMU TIDAK DI BANTU OLEH AYAH KU MUNGKIN SAAT INI KAMU TIDAK BISA BERADA DI CAMPUS INI." teriak Selly sambil menambahkan kekuatan nya menjambak rambut Charlotte.
Charlotte menghela nafasnya lelah sepertinya kesabaran nya sudah mulai habis. Langsung saja Charlotte mengambil tangan Selly dan menariknya untuk menghadap nya kepadanya.
Selly terkejut ketika Charlotte berani melawannya ketika ingin mengatakan sesuatu. Charly sudah memandangi nya dengan senyuman lebar tetapi matanya memancarkan aura kebencian.
" Terima kasih kamu telah....
Continue...
__ADS_1