Second Chanced ( S1&S2)

Second Chanced ( S1&S2)
S2 End...


__ADS_3

Sedangkan di sisi lain Damian mengurus para anak buah Arland dengan di bantu oleh para anak buahnya juga. Damian langsung menusuk asisten Arland dengan suntikan yang membuatnya pingsan dia tidak ingin membunuhnya terlebih dahulu. Damian membutuhkan nya untuk mendapatkan informasi baru.


Damian melirik Dominic yang sudah menghampirinya.


" Kau sudah selesai?" tanya Damian yang berada di samping Dominic.


" Sudah sekarang kita bisa kembali dan saya harus berbicara dengan Michaela." ucap Dominic sambil membuang wajahnya memikirkan senyum Michaela membuatnya ingin sekali terus melihatnya dan membuat hatinya tenang.


Damian yang melihat telinga Dominic memerah tertawa pelan ia tahu kakaknya sudah mulai tertarik dengan wanita yang merupakan calon ibu anaknya.


" Kita kembali dan aku juga butuh berbicara khusus dengan mu." ucap Damian sambil tersenyum misterius.


Membuat Dominic yang melihatnya mengangkat alisnya penasaran.


...****************...


" Akhirnya kau kembali aku senang melihat mu dalam keadaan baik-baik saja Dami." ucap Charlotte sambil memeluk Damian yang baru saja sampai di dalam kamar.


Damian membalas pelukan Charlotte cintanya yang membuat hidup nya lebih berwarna.


" Aku pulang sayang bagaimana keadaan mu dan anak-anak?" tanya Damian yang menanyakan keadaan Charlotte beserta kedua anak kembarnya.


" Mereka baik-baik saja. Kalau begitu lebih baik kau beristirahat terlebih dahulu aku akan menyuruh seorang pelayan untuk membawakan sarapan pagi." ucap Charlotte sambil keluar dari kamar.

__ADS_1


Damian yang melihatnya menghela nafasnya setidaknya masalahnya sudah selesai tinggal satu lagi yang harus dia lakukan.


Setelah membersihkan diri dan sarapan bersama Aresta. Damian memutuskan untuk menunggu Dominic di ruang kerjanya sambil mengerjakan beberapa dokumen.


Tok...Tok...


Ceklek...


Suara ketukan di susul suara pintu di buka membuat Damian menghentikan pekerjaannya melirik siapa yang datang.


" Akhirnya kau sampai kakak?" tanya Damian sambil mengeluarkan sebuah map di balik lagi meja kerjanya.


" Apa yang ingin kau bicarakan?" tanya Dominic sambil duduk di seberang Damian yang sudah terlebih dahulu duduk.


" Bacalah." ucap Damian menyuruh Dominic membacanya.


Dominic membuka map itu dan kemudian membacakan.


" Apa kau yakin tentang ini?" tanya Dominic yang terkejut dengan isi map tersebut.


Bagaimana tidak terkejut di situ menjelaskan Damian akan menyerahkan tahta Raja kepadanya yang merupakan seorang ahli waris sah.


" Ini memang hak mu sebagai anak pertama dan seharusnya memang ini milik mu sebagai pangeran mahkota." ucap Damian sambil tersenyum melihat Dominic.

__ADS_1


Dominic terdiam sambil melihat kertas pengalihan tahta yang ada cap raja di dalamnya yang berarti Damian sungguh-sungguh untuk memberikan pemerintahan kepadanya.


Dominic menghela nafasnya sebelum kemudian ia merobek kertas itu di depan Damian yang memandangnya terkejut.


" Mengapa?" tanya Damian yang masih syok Dominic merobek kertas itu.


" Aku tidak membutuhkan semua ini karena memang ini adalah milik mu semuanya. Damian. Lagipula kau sudah menjadi raja yang baik dan jika kau tiba-tiba turun tahta pasti akan ada konspirasi dari rakyat mu." ucap Dominic sambil tersenyum.


Damian yang mendengarnya menyandarkan kepalanya di sofa.


" Ternyata aku berkuasa satu kali lagi jadi apa tujuan mu berikutnya?" ucap Damian sambil menanyakan tujuan Dominic.


" Aku akan kembali ke Belanda untuk mengurus beberapa urusan di sana sekaligus menikahi Michaela." ucap Dominic tersenyum.


Damian tersenyum lega senang akhirnya hubungan dengan kakak nya lebih baik lagi dan negaranya dalam keadaan baik-baik saja.


***End....


Terima kasih yang sudah setia membaca Second Chanced hingga saat ini.


Maafkan Author jika melakukan kesalahan sengaja maupun tidak.


see you di cerita selanjutnya***...

__ADS_1


__ADS_2