
Dominic yang sedang duduk di jok belakang supir melirik Michaela terlihat gugup dan tidak mau melihatnya.
Untung saja Damian dan Charlotte berbeda mobil dengannya setidaknya ia tidak akan menunjukkan wajahnya di orang lain terutama adik iparnya ia masih belum siap. Tetapi sayangnya ia tidak bisa melakukan hal yang sama pada Michaela mengingat mereka pernah menghabiskan waktu bersama dan pastinya Michaela pernah melihatnya tanpa menggunakan topeng.
Dengan menurunkan kaca mobil yang menghubungkan nya dengan sopir. Dominic mulai membuka topengnya memperlihatkan sebagian wajahnya yang rusak akibat kecelakaan beberapa tahun lalu.
" Apa kau takut dengan ku atau kau jijik kepadaku?" tanya Dominic dengan datar.
Michaela yang mendengarnya langsung mengangkat kepalanya dan terkejut melihat pria di depannya yang merupakan ayah biologis anaknya memperlihatkan wajahnya untuk kedua kalinya. Meskipun Michaela melihat wajah pria itu rusak tapi tidak mempungkiri bahwa pria yang merupakan saudara Raja adalah pria tampan.
" Saya tidak merasa takut atau jijik kepada anda Tuan. Saya cuma sedikit gugup karena anda bisa menemukan saya secepat ini." ucap Michaela.
Mendengar itu Dominic sedikit bernafas lega sebelum wajahnya mendekat dan memberikan sebuah ciuman kepada Michaela. Seorang perempuan yang mampu memperombak kehidupannya. Meskipun begitu ia juga belum mengerti tentang perasaan yang sama ini baru ia alami.
__ADS_1
Apalagi sekarang dia akan segera menjadi seorang Ayah sesuatu yang sama sekali tidak dia duga. Tapi ia tidak akan menolak kehadiran anaknya dirinya akan berusaha terus membahagiakan nya termasuk ibu dari anaknya.
" Kita akan ke istana setelah itu kau akan tinggal bersama ku." ucap Dominic yang mengucapkannya sesuka hatinya.
Tanpa mempedulikan wajah Michaela yang sudah memerah padam dengan marah. Dirinya tidak suka di perintah oleh pria sombong di sampingnya meskipun ia adalah ayah biologis anaknya.
" Tidak mau, lebih baik kau turunkan aku di sini dan setelah itu kamu dilarang menemui kamu lagi." ucap Michaela sambil melipat tangannya di dada dan memasang wajah cemberut nya.
Sedangkan Michaela matanya membulat sempurna terkejut ketika bibirnya di cium untuk ketiga kalinya. Setelah ciuman itu lepas Michaela langsung menampar wajah pria itu dengan keras.
Plak ...
Dominic hanya mengerjap matanya sebelum kembali tertawa merasa lucu dengan sikap perempuan hamil di sampingnya. Sebelum tiba-tiba saja wajahnya mulai menggelap sambil jarinya mengelus bibir Michaela yang membengkak. Akibat kerasnya ciuman mereka.
__ADS_1
" Ingat kau harus tinggal bersamaku, kau milikku, jadi jangan coba-coba kau melakukan sesuatu untuk berusaha kabur dariku. Ingat ini Michaela Skyler hanya milik Dominic Maxviel. Tidak ada seorang pun ingin berurusan kepadaku. Ingat itu sayang." ucap Dominic sambil mengecup pipi Michaela sebelum menepuk punggungnya dengan pelan.
Membuat Michaela perlahan-lahan merasa kantuk nya mulai datang dan tidak lama kemudian ia pun tertidur lelap di pelukan Dominic.
Dominic yang menyadarinya memperat pelukannya. Ada sesuatu yang di hatinya sebuah kehangatan yang tidak pernah ia rasakan seumur hidupnya.
Dengan pelan Dominic mengambil ponselnya yang ada di saku jasnya dan menghubungi seseorang.
" Siapkan seorang Dokter kandungan yang terbaik, aku tunggu di Mansion." ucap Dominic yang langsung mematikan ponselnya tanpa mempedulikan seseorang sedang mengumpat kepadanya.
Karena pikiran Dominic hanya satu perasaan hangat.
Countine...
__ADS_1