Second Chanced ( S1&S2)

Second Chanced ( S1&S2)
S2 Siapa Sebenarnya Dirimu


__ADS_3

Setelah selesai makan malam Charlotte memastikan kedua anaknya untuk tidur lebih awal. Mengingat malam ini Damian akan mengajaknya pergi.


Selesai mengecek kamar Darell dan Celline dengan segera Charlotte kembali ke kamarnya. Saat masuk ke dalam kamarnya ia melihat Damian yang sedang berdiri di atas balkon dengan mengenakan kaos hitam dan celana panjang yang senada.


Dengan perlahan Charlotte menghampiri dan berdiri tepat di samping Damian.


" Apa kau ada masalah Dami?" tanya Charlotte kepada Damian.


" Tidak juga hanya memikirkan kejadian seminggu yang lalu. Tapi entah kenapa mereka sedang memberikan teka-teki nya kepadaku." ucap Damian dengan mata memandang ke arah bulan.


Charlotte yang mendengarnya menggangguk kepalanya ia tahu kejadian yang membuat negara heboh yaitu pengeboman di sekitar dermaga membuat puluhan orang yang berada di lokasi meninggal dan luka-luka.


" Kalau begitu kau akan mengajak ku kemana Dami? Kau tidak akan mengalihkan perhatian ku lagi bukan? Aku sudah menunggunya hmmp..." ucap Charlotte terpotong karena tiba-tiba saja Damian mencium bibirnya.


Damian tersenyum melihat mata bulat Charlotte yang tampak terkejut dengan serangannya tiba-tiba. Setelah beberapa menit kemudian Damian melepaskan ciumannya ketika merasakan bahwa Charlotte hampir kehabisan nafasnya.


Damian berjalan kembali ke kamarnya tanpa menyadari bahwa Charlotte wajahnya merona.


" Kalau begitu kita pergi sekarang sudah lama kita tidak jalan-jalan di tengah malam." ucap Damian sambil tersenyum miring.

__ADS_1


Charlotte yang melihatnya juga tersenyum sambil memasuki kamarnya.


...****************...


Mobil sport berwarna hitam melaju kencang membelah keheningan di kota Paris yang tampaknya sudah sedikit hening. Mengingat sekarang sudah menunjukan pukul 11 malam.


Tapi sepertinya hal itu membuat pasangan yang satu ini takut. Malahan sepertinya mereka menikmati nya.


" Paris merasa jatuh lebih tenang jika malam." ucap Charlotte memecahkan keheningan.


" Iya, mengingat sekarang pasti orang sudah pada tidur. Lagipula aku merasa lebih bebas jika tidak ada seorang pun yang menyadari keberadaan kita." ucap Damian sambil mengemudikan mobilnya.


Setelah itu mereka kembali diam dengan Damian mengendarai mobilnya menuju ke pinggiran kota Paris. Charlotte yang penasaran hanya diam melihat Damian yang membawa mobilnya ke tempat bangunan tua di pinggir kota.


Sampai Damian menghentikan mobilnya di salah satu bangunan tua. Kemudian Damian menyerahkan sebuah topeng berwarna putih kepada Charlotte.


" Ini untuk apa Dami?" tanya Charlotte sambil topeng yang berada di tangannya.


Damian melirik Charlotte yang sudah menggunakan topeng berwarna hitam menutupi sebagian wajahnya.

__ADS_1


" Aku tidak identitas asli kita terbongkar, bukannya kau sudah mengerti maksudnya Audrey." ucap Damian.


Charlotte seketika mengingat bagaimana dulunya yang selalu menggunakan topeng untuk menutupi identitasnya sebagai Agen setiap kali misi. Langsung saja Charlotte mengenakan topengnya membuat kesan anggun dan misterius terpancar di dalam nya.


Damian yang melihatnya tersenyum dibalik topengnya sebelum keluar dari mobilnya dan berputar untuk membantu Charlotte membuka pintu.


" Silahkan Lady." ucap Damian sambil mengulurkan tangannya.


Charlotte langsung menerima nya dengan suka hati. Mereka berdua berjalan ke arah seorang pria yang menggunakan setelan jas mahal.


Pria itu yang merasakan kehadiran seseorang langsung mengalihkan pandangannya dan dia langsung membungkuk di hadapan Damian dan Charlotte.


" Anda sudah datang Master." ucapnya sambil memasang wajah datar.


Membuat Charlotte yang mendengarnya terkejut.


" Tunggu Master? Siapa sebenarnya dirimu Damian." batin Charlotte sambil melirik Damian


Countine...

__ADS_1


__ADS_2