Second Chanced ( S1&S2)

Second Chanced ( S1&S2)
Masuk Permainan


__ADS_3

" Kenapa aku bertemu dengannya cih..." ucap Charlotte sambil berdecak kesal.


Melihat seseorang yang merusak harinya. Tapi tidak lama kemudian ia bersmirk.


" Sepertinya tidak ada masalah jika aku menghampirinya." batin Charlotte.


Kemudian Charlotte berjalan mendekat ke arah seorang wanita yang berpakaian gaun berwarna ungu.


" Hallo, saudariku apa hari mu menyenangkan?" tanya Charlotte sambil tersenyum mengejek melihat kedatangan Zeline.


Zeline mengepalkan tangannya melihat keberadaan Charlotte di hadapannya. Tetapi tidak lama kemudian ia terjatuh ke lantai.


" Aduuuh...." ringis Zeline sambil memegang kakinya.


Charlotte yang melihatnya memutar bola matanya malas. Melihat Zeline yang mengambil simpati dari orang lain, dan sepertinya aktingnya patut di acungi jempol. Ketika banyak para pelayan membicarakannya.


" Aduuuh....wanita ini selalu suka bikin masalah . Jika dia adalah artis bintang Hollywood. Mungkin sekarang dia akan memenangkan piala Oscar dengan kategori bintang Antagonis pfft...." batin Charlotte sambil menahan tawanya.


Charlotte berjongkok di hadapan Zeline sambil mendekatkan wajahnya ke telinganya.


" Hei, ******. Apa rencana mu semalam gagal?" bisik Charlotte sambil tersenyum sinis.


Zeline yang mendengarnya menegang.

__ADS_1


" Bagaimana dia bisa tahu?" batin Zeline bertanya.


Tetapi tidak lama kemudian Charlotte membisikkan sesuatu lagi.


" Kau tidak perlu memusingkan itu Zeline. Karena di sini kita sedang bermain, dan aku pastikan kau kalah. Setelah itu mengucapkan selamat tinggal kepada kehidupan mewah sebagai seorang Puteri." bisik Charlotte lagi.


Setelah itu Charlotte berdiri dan membantu Zeline berdiri.


" Jadi, semoga pernikahan mu nanti lancar ya." ucap Charlotte sambil tersenyum sebelum berjalan melewati Zeline.


Setelah melihat Charlotte yang pergi Zeline mengepalkan tangannya lagi.


" Aku juga tidak akan kalah Charlotte, karena semua yang milikmu seharusnya adalah milikku, dan aku pastikan kau akan kehilangan semuanya hahahaha...." ucap Zeline sambil tertawa.


...****************...


Setelah selesai sarapan Damian memutuskan untuk pergi ke ruang kerjanya. Untuk menyelesaikan pekerjaannya yang selama ini tertunda.


Tetapi sayangnya pikirannya hanya tertuju kepada Charlotte. Sampai membuat nya tidak fokus bekerja.


" Apa aku harus melakukan rencana itu ya?" ucap Damian sambil berpikir.


" Tetapi, Apa anda yakin Pangeran? Bagaimana nanti jika Tuan Puteri mengetahuinya?" tanya Sean yang merasa tidak yakin bahwa nanti rencana itu akan berhasil.

__ADS_1


Mendengar pertanyaan dari Sean sempat membuat Damian berpikir. Tetapi tidak lama kemudian ia tersenyum yang membuat Sean melihatnya sedikit bergidik ngeri.


" Tenang saja Sean, lagipula aku akan melakukannya dengan hati-hati, dan satu lagi Charlotte sama sekali tidak mengetahui itu." ucap Damian sambil tersenyum sinis.


...****************...


Keesokan harinya Damian dan Charlotte sedang berada di pesawat pribadi untuk pergi berbulan madu, dan untuk masalah keluarga Hepburn kemarin mereka sudah kembali ke London. Karena Michael tidak bisa meninggalkan perusahaan lebih lama.


" Sebenarnya kita akan kemana Damian?" tanya Charlotte kepada Damian yang sedang fokus kepada tab milik nya.


Damian yang mendengar pertanyaan Charlotte melirik sebentar. Sebelum kembali fokus kepada Tab nya.


" Nanti, kau akan tahu Audrey." jawab Damian terkesan acuh.


Charlotte menghembuskan nafasnya mendengar jawaban Damian yang terkesan acuh.


" Wah....ini indah." ucap Charlotte yang tercengang melihat keindahan laut Maldives.


Damian yang melihat Charlotte tersenyum senang. Merasa bahagia karena kali ini ia bisa membuat Wanitanya bisa tersenyum.


" Kau akan segera menikmatinya Audrey....


Continue....

__ADS_1


__ADS_2