
" Hahaha....dia ingin menipuku supaya aku melakukan kesalahan hahaha...aku tidak percaya bahwa dia bodoh." ucap Damian yang tertawa setelah membaca laporan yang di bawakan oleh bawahannya.
Sean yang berada di satu ruang yang sama dengan Damian hanya bisa menggelengkan kepalanya. Sambil berdoa supaya dia selamat dari jeratan Raja misterius itu.
Sedangkan Damian masih merasa geli setelah membaca laporan tersebut. Apalagi mendengar suara nada percaya dirinya membuat nya mual sekaligus geli. Ia sama sekali tidak menduga bahwa gadis ralat wanita masih bodoh menggunakan trik yang sama untuk mengelabuinya.
" Aku tidak akan melepaskan mu untuk kedua kalinya." gumam Damian pelan.
" Sean." ucap Damian memanggil Sean untuk menghadapnya.
Sean yang sedang mengerjakan pekerjaannya langsung berdiri di hadapan Raja. Ia menduga bahwa saat ini beliau akan merencanakan sesuatu.
" Ada apa, Yang Mulia. memanggil saya?" tanya Sean dengan formal.
Mendengar pertanyaan dari Sean langsung saja Damian melemparkan sebuah berkas di hadapannya.
" Kau panggil mereka ke sini, saya akan melakukan perayaan atas kehamilan Ratu dan mungkin sedikit pertunjukan." nada terakhir Damian di dalam hati.
Sean yang mendengar perintah dari Raja langsung menggangguk kepalanya.
__ADS_1
" Saya akan laksanakan perintah anda." ucap Sean sambil membungkuk.
Pembicaraan mereka terhenti ketika ada seseorang yang membuka pintu.
Ceklek...
Dan nampaklah Charlotte dengan menggunakan dress baby blue dengan riasan tipis. Membuat kesannya dia seperti seorang gadis yang belum menikah.
" Damian, apa kau ingin ikut menemani ku untuk mengecek kandungan?" tanya Charlotte yang menawarkan Damian untuk mengantarnya ke Dokter.
Seketika mata Damian berbinar dirinya sudah tidak sabar bertemu dengan calon anaknya.
" Aku ikut." ucap Damian dengan semangat seperti anak kecil yang mendapatkan sebuah permen.
...****************...
" Apa ini anakku?" tanya Damian sambil melihat sebuah layar monitor yang menunjukan penampakan biji kecil.
" Iya, Yang Mulia. Dia calon pewaris tahta. Selamat Ratu anda mengandung calon pewaris tahta dalam usia 3 Minggu. Janin dalam keadaan sehat. Jadi saya harapkan Ratu tolong jaga pola makan dan jangan banyak berpikir." ucap Dokter yang menerangkan kondisi Charlotte saat ini.
__ADS_1
Sedangkan Charlotte tidak bisa berkata-kata lagi. Ia sangat terharu bisa melihat calon anaknya dalam keadaan baik-baik saja. Dirinya cuma berharap semoga anaknya bisa lahir sehat.
" Baiklah." ucap Charlotte sambil mengeluarkan air matanya haru.
Begitu juga Damian yang juga mengeluarkan air matanya. Ia sangat bahagia bisa melihat keadaan calon anaknya baik-baik. Sebentar lagi dia akan membalas perbuatan mereka. Itulah janji seorang Suami dan Ayah pikir Damian.
...****************...
Selesai memeriksa kandungan di rumah sakit. Damian mengajak Charlotte ke sebuah tempat.
Dalam perjalanan di dalam mobil. Charlotte memandangi keindahan kota fashion dan romantis.
" Kita akan kemana?" tanya Charlotte sambil melihat Damian.
Damian yang sedang mengecek handphonenya mengalihkan pandangannya. Ia tersenyum melihat wajah antusias Charlotte yang sudah lama tidak di lihatnya.
" Kau akan mengetahuinya nanti." ucap Damian sambil mengelus rambut putih Charlotte dengan lembut.
Tetapi tiba-tiba saja ada suara pesan di handphone milik Damian. Ketika Damian mengeluarkan Handphonenya dan bertapa terkejutnya melihat sebuah video yang menampakkan Charlotte sedang memukuli Ayahnya dan meracuninya.
__ADS_1
" Sesuai perkiraan ku....
Continue...