Second Chanced ( S1&S2)

Second Chanced ( S1&S2)
Gaun Pengantin


__ADS_3

Charlotte terdiam di depan cermin sambil melihat penampilan nya yang menggunakan gaun pengantin. Ia sedikit terpaku melihat wajahnya yang cantik apalagi melihat gaunnya yang terkesan sangat mewah.



Sebenarnya Charlotte sedikit tidak percaya bahwa pernikahannya berbeda dengan sebelumnya. Mengingat sekarang bahwa Damian yang mempersiapkannya. Tidak seperti dulu Zeline yang menyiapkan nya sampai membuat nya malu mengingat bahwa gaunnya pernikahan dulu sangat kuno.


Charlotte bahkan sampai tidak percaya bahwa dia dulu sangat bodoh. Saat Charlotte sedang sibuk dengan pikirannya tiba-tiba saja ada seseorang yang memasuki kamarnya.


Ceklek....


" Salam Puteri, saya ingin menyampaikan bahwa keluarga Hepburn sudah sampai di istana." ucap Pelayan sambil membungkuk hormat.


Charlotte yang tadinya sibuk dengan pikirannya langsung tersadar dan tersenyum mengingat Keluarga pamannya sudah datang.


" Biarkan mereka masuk . Mereka adalah keluarga ku." ucap Charlotte yang tidak bisa menyembunyikan perasaan bahagia nya.


Pelayan yang mendengarnya sedikit ragu sekaligus bingung. Bukannya Keluarga Puteri merupakan keluarga kerajaan Slovenia. mengingat juga bahwa Keluarga kerajaan dari Slovenia juga sudah datang.


" Maaf, Yang Mulia. saya juga ingin memberitahu kan bahwa keluarga kerajaan Slovenia telah sampai." ucap Pelayan yang juga memberitahukan tentang kedatangan Raja Eduardo beserta rombongannya.

__ADS_1


Seketika senyumannya lenyap Charlotte langsung menatap datar pelayan itu. Membuat Pelayan itu sedikit takut melihat tatapan Sang Puteri. Melihat ketakutan dari pelayan itu Charlotte langsung bisa mengendalikan ekspresi nya kembali menjadi senang.


" Saya hanya menginginkan Keluarga Hepburn dan jangan ijinkan Keluarga kerajaan Slovenia untuk kemari. Karena bagi saya mereka bukan Keluarga saya. You Understand." ucap Charlotte sambil menatap intimidasi Pelayan itu.


Pelayan itu langsung mengangguk kepalanya dengan kaku. Kemudian ia langsung keluar dari kamarnya dengan terburu-buru.


Charlotte yang melihatnya mengangkat bahunya acuh. Tidak beberapa lama kemudian pintu kamarnya kembali terbuka.


" Wah...Puteri bungsu Hepburn sudah mau menikah." ucap Andrew yang mengejek Charlotte sambil tersenyum. Tetapi tidak lama kemudian ia meringis karena kepalanya yang tiba-tiba saja di pukul.


Pletak....


Melihat itu membuat Charlotte dan Michael tertawa. Melihat wajah ketakutan Andrew.


Tetapi tidak lama kemudian Mommy Andrew bernama Alice terpekik senang melihat kecantikan dari keponakannya itu. Alice langsung berlari dan memeluk Charlotte.


" Oh, Char kamu sangat cantik sayang." ucap Alice yang memuji kecantikan dari Keponakannya.


Charlotte langsung Blushing mendengar bahwa Aunty memuji nya.

__ADS_1


" Terima kasih Aunty." ucap Charlotte yang malu-malu.


Melihat Charlotte yang malu membuat mereka bertiga tertawa terbahak-bahak. Apalagi Andrew yang tertawa lebih keras sampai membuat memegang perutnya.


Charlotte langsung cemberut melihat bahwa Andrew menertawakan. Langsung tersenyum licik memikirkan beberapa rencana membuat Andrew marah. Charlotte akhirnya memeluk Michael.


" Uncle, Andrew menertawakan ku." ucap Charlotte yang mengadu sambil memasang wajah memelas.


Membuat Michael langsung menatap tajam Andrew. Andrew yang di tatap tajam oleh Daddy nya langsung menundukkan kepalanya takut melihat kemarahan Daddy yang menurutnya sangat menakutkan.


Charlotte yang melihat ketakutan Andrew langsung tertawa. Sampai tiba-tiba ada seseorang yang membuka pintu dengan kasar.


" Apa kamu lakukan di sini?" tanya Raja Eduardo yang baru saja memaksa masuk ke kamar.


Charlotte yang melihat kedatangan Raja Eduardo bersmirk diam-diam. Ia akan melakukan sesuatu yang membuat mereka malu.


Hahaha...ini akan menyenangkan....


Continue...

__ADS_1


__ADS_2