
Aku tidak tahu apa yang kau alami ketika bersama ibumu, dan itu bukan urusanku. Sekarang aku harus pergi dan terima kasih atas sambutannya Kakak." ucap Damian sebelum keluar meninggalkan Dominic yang berdiam terpaku.
Dominic hanya berdiam diri tapi dalam hati ia merasakan perasaan senang bercampur lega karena Damian mau memanggilnya Kakak. Meskipun berbeda ibu Dominic selalu memperhatikan dan menyayangi Damian seperti saudaranya.
" Terima kasih Adikku." ucap Dominic dengan pelan sambil memperhatikan langit malam yang sudah menunjukan dini hari.
...****************...
Keesokan harinya Damian merasa senang senyumannya tidak luntur dari wajahnya. Bahkan sampai mereka sarapan bersama. Membuat kedua anaknya melihatnya dengan bingung.
" Mom, kenapa Dad terlihat berbeda hari ini?" tanya Celline kepada Charlotte.
Charlotte yang mendengarnya hanya tersenyum sebelum mencium pipi Celline.
" Daddy sedang bahagia sayang, Karena Daddy sudah bertemu dengan kakaknya." ucap Charlotte yang merasa senang karena kemungkinan pertemuan mereka berjalan sukses dan tidak perselisihan di antara keduanya.
Celline mendengar jawaban dari Mommy nya langsung tersenyum senang karena berarti mereka mempunyai Paman.
" Akhirnya, Celli mempunyai Paman selain Uncle Andrew. Sekarang paman ada di mana?" tanya Celline kepada Damian.
__ADS_1
Damian yang sedang meminum kopi dibuat tersedak mendengar suara Celline membuatnya terkejut. Tapi ia memaklumi mengingat sifat Celline yang ceria daripada kembarannya.
" Daddy kurang tahu kemungkinan jika urusan kami sudah selesai." ucap Damian dengan lembut.
Celline menghela nafasnya mendengar jawaban dari Daddy nya yang sedikit membuatnya kecewa. Tapi ia tidak bisa melakukan apapun selain menggangguk kepalanya. Charlotte yang mengerti hal itu langsung memeluk Puteri kecilnya.
" Jangan sedih Celli nanti paman akan datang ke sini dan bermain bersama Celli dan Darell." ucap Damian menenangkan Celline.
Sedangkan Darell menggelengkan kepalanya melihat sikap cengeng dari Saudari kembarnya.
" Celline memang cengeng." ucap Darell mengejek Celline.
Celline langsung menghentikan tangisannya dan memandang sengit Darell sebelum senyum licik terbit di wajah nya memikirkan sesuatu yang ada di kepalanya.
Hanya bisa Charlotte lakukan menghela nafasnya sambil memandang lembut Darell. Karena ia tahu rencana Darell sebenarnya hanya ingin menghibur Celline tapi mengingat sifatnya yang mirip dengan Damian tidak suka menunjukkan nya secara langsung.
" Darell, jangan mengejek adikmu, ok." ucap Charlotte sambil tersenyum.
Darell yang melihat senyuman penuh arti dari Mommy menggangguk kepalanya. Memang Mommy sangat mengenal nya.
__ADS_1
Damian yang melihat interaksi mereka hanya tersenyum setidaknya setelah masalah ini selesai. Keluarga nya bisa merasa tenang dan sebentar lagi kehidupan yang ia inginkan akan terwujud.
...****************...
" Apa mereka sudah menunjukkan pergerakan?" tanya Damian kepada Sean.
Setelah menghabiskan waktu pagi nya bersama keluarganya Damian langsung masuk ke dalam ruang kerjanya.
" Yang Mulia. Mereka sangat rapi bermainnya apa anda dengan kejadian tambang dua tahun lalu?" ucap Sean.
Damian berpikir sejenak sebelum menggangguk kepalanya.
" Iya, kejadian yang menewaskan sedikitnya lima belas orang, dan tambang itu akhirnya di tutup juga setelah kasus penyebabnya belum terungkap setelah satu tahun berlalu." ucap Damian sambil melihat gambar bangunan tambang yang sudah di tutup oleh pemerintah.
" Ternyata tambang itu bukan seperti tambang kebanyakan melainkan tempat buat eksperimen manusia. Yang Mulia." ucap Sean.
Deg...
Damian yang mendengarnya terkejut dengan penuturan Sean.
__ADS_1
" Baiklah, suruh beberapa anggota kita untuk menelusuri tambang itu. Ingat lakukan ini secara rahasia jangan sampai kedengaran oleh publik." ucap Damian dengan tegas memberikan perintah nya.
Countine...