
Mengapa dia berada di sini bukannya seharusnya ia berada di negaranya.
Semoga dia tidak mengenali diriku, aku harus berpura-pura tidak mengenali nya.
" Dasar kau telah menghancurkan mobil ku Mr." ucap Charlotte dengan marah.
Benar, Pria yang berada di hadapannya adalah suaminya di masa lalu seorang Putera Mahkota Damian Kenneth Maxviel.
Sedangkan Damian yang mendengar suara teriakan wanita di hadapannya hanya menatap nya dengan datar.
" Itu salah anda Mrs karena tidak memperhatikan jalan." ucap Damian dengan datar.
Sontak ucapan Damian membuat Charlotte emosi ia langsung berjalan mendekati nya dan memukul wajahnya hingga terjatuh tersungkur di atas aspal.
Bugh....
" Ini balasan karena salah menunduh orang jelas-jelas kau yang menabrak ku. Dasar gila. Saya harap kita tidak akan bertemu." ucap Charlotte sambil menunjuk Damian dengan jarinya.
Sebelum kembali ke mobilnya Charlotte memberikan satu hadiah pukulan lagi.
Bugh....
" Ini bonus hadiahnya, selamat tinggal Bastard." ucap Charlotte sambil melambaikan tangannya dari belakang.
__ADS_1
BRAK....
Brum....
Setelah itu Charlotte masuk ke dalam mobil dan menjalankan mobilnya tanpa mempedulikan Damian yang sedari tadi memperhatikan nya.
Damian masih terduduk di atas aspal dengan syok karena baru pertama kalinya ada seseorang yang berani memukuli nya. Damian memegangi wajahnya yang membiru karena pukulan Charlotte tidak lama kemudian seringai terbit di bibirnya.
" Kamu sudah membuat ku tertarik Mrs." ucap Damian sambil menyeringai memandangi jalan raya yang terlihat sepi.
...****************...
Sedangkan Charlotte langsung mengendarai mobilnya kembali menuju apartemennya karena kejadian tersebut membuat nya merasa syok. Mengingat ia baru saja melihat seseorang yang membuat nya menderita.
Seharusnya dirinya baru bertemu setelah ia berada di istana selama 2 bulan.
Sampainya di Apartemennya Charlotte langsung memarkirkan mobilnya di basemen ia menaiki Lift. Menuju ke apartemen nya.
Saat Charlotte sudah berada di depan pintu apartemen nya. Ia heran mengapa pintu Apartemennya tidak terkunci.
" Heh bukannya aku sudah mengunci nya jangan bilang." ucap Charlotte dengan pelan.
Ia membuka pintu apartemennya dengan perlahan dirinya berjalan masuk seluruh ruangan terlihat gelap. Charlotte menyalakan saklar lampu.
__ADS_1
Tiba-tiba...
" SURPRISE HAPPY BIRTHDAY CHARLOTTE." ucap Teman-teman nya dengan serentak.
Charlotte membulatkan matanya terkejut melihat semua teman agennya berada di apartemennya apalagi di sana ada sahabat nya Shakira dan Andrew. Tiba-tiba matanya berkaca-kaca karena sejak kembali ke masa lalu ia sering mendapatkan kejutan ulang tahunnya di kehidupan sebelumnya bahkan tidak ada satupun yang memberikan kejutan kepadanya.
" Oh jangan menangis sahabat ku." ucap Shakira sambil memeluk Charlotte.
Shakira sudah mengenal Charlotte sejak masa sekolah menengah di sana mereka bertemu pertama kali dan langsung menjadi sahabat. Bahkan mereka berkerja sebagai Agen.
Charlotte membalas pelukan Shakira sambil meninttikan air mata. Ia merasa bahagia karena kali ini dirinya mempunyai sahabat.
" Terima kasih Shakira." ucap Charlotte yang sudah melepaskan pelukannya.
Saat mereka sedang suasana haru tiba-tiba saja Andrew datang.
" Para gadis jika bertemu pasti mereka akan saling berpelukan dan menangis bersama." ucap Andrew mengejek Charlotte dan Shakira.
Shakira yang mendengarnya wajahnya langsung merah padam.
" ANDREW SINI KAU AKU AKAN MENGHAJAR MU." teriak Shakira sambil berlari menuju Andrew.
Mereka semua yang melihatnya tertawa bahagia termasuk Charlotte. Mengingat hari ini Charlotte diam-diam bersmirk.
__ADS_1
" Ini sudah saatnya....
Continue...