
" Yang Mulia, sekitar sudah aman kami menangkap beberapa orang yang mencurigakan di daerah dermaga. Tapi sampai sekarang mereka tidak ingin membuka mulutnya siapa bos dibalik kekacauan akhir-akhir ini." ucap Sean Asisten pribadi Raja.
Sedangkan di depan Sean terdapat seseorang yang menggunakan setelan jas berwarna hitam putih yang duduk dengan gagah di atas Singgasana nya.
" Huh....Sean saya ingin anda berusaha untuk membuka mulut mereka supaya mengatakan siapa di balik dalang kekacauan di dermaga seminggu yang lalu. Saya yakin bahwa mereka bukan orang yang bisa pandang remeh. Jika sampai besok saya tidak mendapatkan laporan nya, saya sendiri yang akan turun tangan. Kau mengerti Sean." ucap nya sambil menyorot tajam Sean.
Membuat sang empu meneguk ludahnya dengan kasar.
" Baik, saya mengerti kalau begitu saya permisi terlebih dahulu."ucap Sean yang memberikan salam penghormatan sebelum keluar dari ruang singasana.
Setelah kepergian Sean orang yang duduk di Singgasana itu menghela nafasnya. Ia begitu kurang istirahat seminggu mengingat kejadian pengeboman di dermaga seminggu yang lalu. Cukup membuat beberapa orang merenggut nyawa. Sama saja mereka melakukan pemberontakan terhadap Raja.
Tapi yang menjadi pertanyaan orang itu siapa. Pria yang tidak lain adalah Damian Kenneth Maxviel merupakan seorang Raja Perancis yang termasuk masih yaitu sekitar 25 Tahun.
Sejak masa pemerintahan Raja Damian mengubah semua struktur pemerintahan dari Menteri dan Bangsawan. Dia juga mengusut tuntas atas kematian Raja sebelumnya.
Kehidupannya berubah sejak 5 tahun yang lalu pertemuannya dengan Charlotte Audrey Hepburn membuatnya merasa apa itu arti cinta dan kehilangan.
__ADS_1
Mungkin karena dirinya memiliki ingatan di kehidupan masa lalunya. Agar secepatnya dia mengubah semuanya ia mengingat bertapa bodohnya dulu bisa mencintai seorang wanita ular dan membiarkan Charlotte wanitanya mati mengenaskan bersama calon anaknya di kehidupan lalunya.
Tapi untungnya saja Charlotte mampu memberikannya maaf meskipun ia harus melakukan cara licik untuk mendapatkan nya, Sampai akhirnya sekarang dirinya bisa memiliki dua anak kembar yang lucu dan menggemaskan.
Membayangkan itu Damian sudah tidak sabar untuk bertemu dengan Charlotte. Karena hal itu ia segera keluar dari ruang singasana untuk menemui Charlotte.
...****************...
Sedangkan di sisi lain setelah menindurkan kedua anaknya Charlotte memutuskan untuk bersantai di taman sambil melukis sesuatu. Entah sejak kapan hobinya yang sudah lama ditinggalkan olehnya muncul lagi setahun yang lalu.
Untung saja hari ini Charlotte tidak terlalu banyak mendapatkan jadwal. Sampai bisa menghabiskan waktu luang.
Tapi menurut Charlotte perasaan nya kepada Justin masih sedikit tersimpan di bagian hatinya yang terdalam. Bahkan sampai sekarang Charlotte masih menggunakan cincin yang pemberian Justin di lehernya sebagai kalung.
Karena dirinya memaklumi perasaan Damian yang terkadang memandang jarinya yang terdapat cincin Justin dengan sendu. Akhirnya sejak itu Charlotte melepaskan cincin itu dan hanya menggunakan cincin pernikahannya dengan Damian.
Ketika Charlotte sibuk dengan lukisannya tiba-tiba saja ada seseorang yang menutup kedua matanya. Senyuman Charlotte terbit di wajahnya mengetahui siapa orang yang melakukannya.
__ADS_1
" Dami, kau tidak perlu melakukan itu." ucap Charlotte sambil memegang telapak tangan Damian yang menutupi kedua matanya.
" Dan sepertinya isteriku masih memiliki kepekaan yang tajam." ucap Damian yang berbicara tepat di telinga Charlotte.
Membuat Charlotte berdesis geli ketika merasakan nafas Damian yang terasa hangat.
" Ayolah lepaskan ini di tempat umum, kau tidak mau bukan reputasi mu sebagai Raja dingin dan bermuka datar menghilang hanya karena menjahili isterinya sendiri." ucap Charlotte yang membujuk Damian.
Mendengar ucapan Charlotte membuat Damian terkekeh pelan sebelum melepaskan tangannya dari mata isterinya. Kemudian Damian mencondongkan tubuhnya memandang lukisan pemandangan taman milik Charlotte.
" Kau begitu sempurna Audrey." ucap Damian sambil menatap manik abu-abu milik Charlotte.
Membuat Charlotte tidak bisa mengalihkan pandangannya ke arah mata cokelat milik Damian. Sampai pikirannya tiba-tiba tertuju ke pertanyaan yang selama ini ia harapkan.
" Dami sampai kapan kau menyembunyikan rahasia mu kepadaku?" tanya Charlotte sambil memandang Damian dengan sorot mata serius.
Damian yang mendengarnya hanya tersenyum tipis sebelum kemudian....
__ADS_1
Countine...