Second Chanced ( S1&S2)

Second Chanced ( S1&S2)
S2 Hubungan Rahasia


__ADS_3

" Aku sama sekali tidak menyangka kamu berani menunjukkan wajahmu setelah sekian puluhan tahun berlalu Dominic." ucap Eduardo sambil membalikkan kursi rodanya menghadap ke Seorang pria yang berpakaian setelan jas hitam dengan topeng menutupi sebagian wajahnya.


" Saya sama sekali tidak menduga bahwa anda masih mengingat saya." ucap pria yang bernama Dominic.


Eduardo terkekeh pelan mendengar nada datar dari pria di hadapannya.


" Kamu sama sekali berubah nak, apa kamu tidak mau memeluk pria tua ini?" tanya Eduardo sambil merentangkan kedua tangannya.


Membuat Dominic memutar bola matanya malas.


" Tidak." ucap Dominic singkat menolak untuk memeluk Eduardo.


Bukannya marah Eduardo malah tertawa keras.


" Hahaha.....kamu mirip ayahmu dan adikmu, Jadi ada urusan apa kamu berada di sini setelah berani kabur dari negara asal mu. Di usia 12 Tahun. Padahal bisa saja kamu mendapatkan hak-hak yang seharusnya milikmu dan bukan milik adikmu." ucap Eduardo yang menanyakan tujuan kedatangan Dominic.

__ADS_1


" Ini tentang masalah lalu dan saya harap anda tidak akan membongkar nya terhadap siapapun termasuk kepada dia. Jika saya mendengar bahwa dia tahu akan saya pastikan bahwa anda akan membayar nya setimpal." ucap Dominic mengancam Eduardo.


" Baiklah aku tidak akan memberitahu siapapun itu." ucap Eduardo serius sambil menatap manik mata yang di balik topeng Dominic dengan tatapan berarti.


...****************...


" Damian kamu kembali, bagaimana anak-anak?" tanya Charlotte setelah melihat Damian kembali dari luar.


Memang Damian beberapa waktu lalu pergi meninggalkan pesta untuk berbicara penting dengan Andrew. Sebenarnya Charlotte penasaran tapi ini bukan urusannya. Mengingat dirinya bukan lagi seorang Agen setelah menikah dan dinobatkan sebagai Ratu. Untungnya Charlotte masih memegang penuh perusahaannya dengan memindahkan pusatnya dari London ke Paris. Hanya sebulan sekali Charlotte akan datang ke kantor untuk mengeceknya.


Charlotte hanya menggangguk kepalanya sambil memeluk lengan Damian untuk mengajaknya bertemu dengan para tamu penting.


Damian hanya mengikuti langkah Charlotte dengan pikirannya tertuju pembicaraan dengan Andrew. Dirinya serasa familiar dengan nama Dominic yaitu nama seseorang yang berarti baginya di masa lalu. Tapi dengan cepat ia mengusir pemikiran itu mengingat bahwa dia sudah meninggal ketika dirinya baru berusia 10 tahun. Jadi mustahil dia masih hidup hingga sekarang.


Charlotte yang menyadari wajah Damian yang sepertinya sedang melamun berusaha memanggil namanya. Sampai membuat Damian tersentak mendengar namanya di panggil oleh Charlotte.

__ADS_1


" Damian apa yang terjadi? Sejak tadi kamu terus melamun, memangnya ada sesuatu yang kamu pikirkan?" tanya Charlotte sambil memicingkan mata curiga.


" Tidak ada, ayo kita berbicara dengan Duta Rusia." ucap Damian sambil berjalan menuju ke arah Duta Rusia.


Charlotte yang mendengarnya menghela nafasnya melihat Damian berusaha menyembunyikan sesuatu.


...****************...


" Anda sudah berjanji dan saya tidak suka bahwa seseorang mengkhianati ku." ucap Dominic sambil tersenyum puas di balik topeng yang menutupi sebagian wajahnya kecuali matanya yang berwarna cokelat keemasan.


Eduardo yang merasa bahwa Dominic tersenyum hanya terdiam.


" Jadi bagaimana kamu bisa selamat bahkan selama ini ayahmu terus mempercayai bahwa kamu masih hidup?" ucap Eduardo.


" Aku saat itu ketika mau pulang dari sekolah, Tiba-tiba saja ada segerombolan orang yang mengejar kami. Mereka berhasil menghentikan mobil kamu di dekat hutan. Di sanalah aku mengetahui bahwa...

__ADS_1


Countine...


__ADS_2