Second Chanced ( S1&S2)

Second Chanced ( S1&S2)
Ajakan Dansa


__ADS_3

Damian yang mengingat kenangan masa lalunya langsung memejamkan matanya menghapus semua kenangan buruknya. Setelah merasa tenang dengan perlahan ia membuka matanya dan melihat Darius sudah berdiri di hadapannya dengan tatapan bingung.


" Apa?" tanya Damian dengan datar.


Darius yang mendengar nada tidak bersahabat dari kawannya berdecih.


" Cih....memangnya kalo aku mendekati sahabat ku salah?" tanya Darius sambil mengangkat sebelah alisnya.


Damian tidak mempedulikan akan keberadaan Darius menurut nya ia merupakan salah satu orang yang telah berani melukai wanitanya. Sejak tadi pandangan Damian terus ke arah Charlotte yang sedang berada di stan makanan untuk mencicipi hidangan manis. Damian di buat terkekeh ketika melihat pipi Charlotte yang seakan mau meledak saat memasukkan kue tersebut ke dalam mulutnya.


Menurutnya sifat Charlotte sangat berbeda dengan pertemuan pertama di London. Damian yang saat itu sempat dibuat terkejut ketika dengan teganya Charlotte membanting tubuhnya sebab ia tidak sengaja menabrak mobil mewah milik Charlotte.


Darius yang menyadari bahwa Damian memperhatikan Charlotte. Matanya langsung menajam ia tidak suka melihat tatapan Damian kepada Princess nya.


" Woah.... seorang Damian yang di kenal dingin bisa tersenyum juga setelah melihat Charlotte." ucap Darius yang seakan menyindir Damian.


Tetapi sayangnya Damian tidak mempedulikan sindiran Darius kepadanya malahan ia berjalan mendekati Charlotte yang masih asik dengan makanan nya.


Darius yang ingin mencegahnya di urungkan mengingat bahwa Damian dan Charlotte akan di jodohkan oleh Ayahnya. Ia hanya mampu menghembuskan nafasnya.

__ADS_1


" Semoga kamu bisa membahagiakan nya." ucap Darius sambil melihat interaksi Charlotte dan Damian.


...****************...


Sedangkan di sisi lain setelah pengumuman tersebut Charlotte memutuskan untuk ke stan makanan ia sama sekali tidak berniat untuk menjalin hubungan dengan kalangan atas. Sampai di stan makanan Charlotte langsung mengambil banyak kue yang menurutnya menarik.


Charlotte duduk di salah satu meja yang sedikit jauh dengan keramaian ia menikmati makanannya tanpa mempedulikan ucapan para wanita bangsawan yang sedang membicarakan nya.


Hei itu bukannya Puteri Charlotte buat apa di pojokan?


Mungkin ia malu karena sang Raja menghiraukan nya bahkan saat ini Raja malah mengajak Puteri Zeline berdansa....


Charlotte yang mendengarnya bersikap acuh bahkan ia sama sekali tidak peduli melihat Raja Eduardo dan Zeline sedang berdansa bersama. Ia mengambil segelas anggur merah dan menyesapnya dengan perlahan sampai tidak menyadari bahwa ada seseorang berdiri di sampingnya.


" Apa seorang Puteri yang di kenal polos berani meminum Anggur?" tanya nya.


Charlotte yang mendengarnya langsung di buat terkejut bahkan sampai batuk- batuk.


Uhuuk....Uhuuk....

__ADS_1


Orang itu yang melihat bahwa Charlotte tersedak langsung memberikannya segelas air yang langsung di terima sang empu.


Charlotte yang merasa sudah baik-baik langsung mengalihkan pandangannya ia terkejut melihat kedatangan seseorang di masa lalu nya.


" Kau." ucap Charlotte sambil menunjuk ke arah pria tersebut.


Sedangkan dia terkekeh geli melihat sifat Charlotte yang menurutnya sangat lucu.


Charlotte yang menyadari bahwa ia sadar telah tidak berlaku sopan dengan orang di hadapannya langsung menurunkan jarinya, dan membungkuk hormat di hadapannya.


" Salam Pangeran Mahkota Damian Kenneth Maxviel." ucap Charlotte dengan anggun.


Damian mengambil tangan Charlotte dan mengecup nya dengan perlahan.


" Senang bertemu kembali Puteri Charlotte Audrey Sephora." ucap Damian dengan formal.


Setelah perkenalan tersebut tiba-tiba saja Damian mengulurkan tangannya membuat Charlotte bingung.


" Mari berdansa dengan saya Tuan Puteri...

__ADS_1


Continue...


__ADS_2