
Setelah itu Damian memutuskan untuk menyusul Andrew yang sudah terlebih dahulu pergi menemui Darell dan Celline.
Ceklek...
" Anda sudah datang, Yang Mulia. kebetulan sekali saat ini dua keponakan aku sudah tidur setelah makan siang tadi. Dimana Char?" tanya Andrew yang duduk di samping Darell dan Celline sedang tertidur di atas ranjang.
" Audrey sedang bersama Darius dan Shakira menyambut para tamu negara. Jadi sekarang ada apa urusan kamu untuk menemui saya.Jangan lama karena saya harus kembali lagi ke pesta ada tamu negara penting." ucap Damian dengan datar.
" Sepertinya sifat mu tidak pernah berubah adik ipar. Kalau begitu apa ada tempat yang bisa membuat bicara kita bebas karena di sini pasti banyak telinga dan mata. Meskipun kita sekarang berada di kamar anak-anak." ucap Andrew serius.
Damian menghela nafasnya sebelum menggangguk kepalanya dan menyuruh Andrew untuk mengikuti nya dari belakang.
Mereka berdua berjalan sampai di sebuah taman yang terlihat tidak terurus jarang sekali banyak pelayan dan para prajurit yang datang kemari.
Andrew melirik ke kanan-kiri seolah membaca situasi setelah sudah merasa aman. Ia mengeluarkan sebuah tab kecil yang di sembunyikan di balik jas nya.
__ADS_1
" Aku tidak tahu apa Raja memiliki hubungan dengan seorang pria mafia yang Bernama Dominic Mcknight?" tanya Andrew.
Damian menyerngitkan dahinya sambil mengambil Tab yang sebelumnya berada di tangan Andrew dan membacanya secara perlahan informasi yang ada di dalamnya.
" Nama itu sedikit tidak asing bagiku, Mengapa kamu menanyakannya kepadaku? Apa kau sempat berpikir bahwa aku Dominic itu?" ucap Damian sambil menatap Andrew tajam.
Membuat Andrew yang berada di dekatnya perlahan memundurkan langkahnya tidak kuat menghadapi aura Raja Perancis yang gelap.
" Tid...ak bukan begitu hmm aku mendapatkan sebuah misi yaitu menangkap jaringan narkoba internasional. Aku dengar pemilik Mafia ini sangat hati-hati. Apalagi mereka melakukan transaksi kemarin di Perancis." ucap Andrew menjelaskan dengan sedikit terbata-bata.
" Aku sama sekali tidak tahu karena penyelidikan belum menemukannya. Tapi aku yakin bahwa orang itu juga yang telah mengacaukan Dermaga beberapa Minggu lalu." ucap Damian.
Andrew menggangguk kepalanya mendengar penjelasan dari Raja Perancis.
" Baiklah terima kasih, Yang Mulia. atas informasinya tapi jika bisa anda membantu kami untuk mendapatkan petunjuk. Mengingat kejadian itu berada di wilayah anda Raja." ucap Andrew.
__ADS_1
Damian yang mendengarnya langsung mengiyakan permintaan Andrew. Karena tidak ada salahnya membantu para agen sebab dirinya juga penasaran dengan pelaku teror itu, dan sepertinya Damian merasa pernah mendengar nama Dominic.
" Andrew, apa kau memiliki foto Dominic Mcknight?" tanya Damian yang penasaran dengan wajah Dominic.
Andrew menggelengkan kepalanya bertanda dia sama sekali tidak memiliki nya.
" Sayangnya aku tidak memiliki karena Dominic Mcknight bukan orang sembarangan. Bahkan sampai sekarang tidak ada satupun yang pernah melihat wajah aslinya termasuk anggota-anggota mereka sendiri." ucap Andrew
Mendengar jawaban Andrew, Damian sempat kecewa karena tidak bisa melihat wajah Dominic. Tapi ia semakin yakin bahwa pria itu merupakan orang yang cerdas dan licik.
" Aneh." batin Damian.
...****************...
" Aku sama sekali tidak menyangka kamu berani menunjukkan wajahmu setelah sekian puluhan tahun berlalu Dom...
__ADS_1
Countine...