
"Terima kasih kamu telah memberikan saya penyambutan. Tetapi sayangnya kamu akan mendapatkan hadiah dari saya." ucap Charlotte yang akhirnya membuka sifat aslinya.
Setelah mengatakan hal itu Charlotte langsung menarik tangan Selly kemudian ia banting hingga terjatuh.
" Aduh sakit hiks...." ucap Selly sambil menangis karena merasakan sakit pada punggungnya.
Charlotte tidak mempedulikan Selly ia berjalan melalui nya tanpa mempedulikan nya. Semua Mahasiswa yang melihat kejadian itu dibuat terperangah karena tidak mungkin bukan seorang gadis Nerd bisa membuat salah satu orang kaya cedera. Selly yang melihat kepergian Charlotte memandangi nya dengan kebencian.
" Aku akan membalas mu Charlotte." ucap Selly dengan geram.
Charlotte sama sekali tidak menghiraukan perkataan Selly. Menurutnya itu hanya buang-buang waktu.
" Karena ulahnya aku harus sedikit membuka topeng ku cih..." ucap Charlotte sambil berdecih.
Saat ini Charlotte sedang berada di belakang taman Campus. Memang tempat ini sepi karena dianggap berhantu tetapi Charlotte sama sekali tidak mempedulikannya ia membaringkan tubuhnya di atas rerumputan dibawah pohon.
Sapuan angin membuat helai rambutnya berterbangan Charlotte memejamkan matanya. Menikmati suasana tanpa ada satupun yang menganggu. Tidak berapa lama kemudian Charlotte membuka matanya sambil memandangi awan dengan tatapan kosong.
__ADS_1
" Sebentar lagi aku akan menemui mereka. Apa mereka sudah berubah?" ucap Charlotte dengan pelan.
Tidak lama setelah mengatakan itu Charlotte tertawa miris. Menurutnya pasti Ayah kandungnya tidak mempedulikannya mereka hanya ingin menggunakan dirinya demi Negera.
" Jika mereka ingin melakukan hal itu lagi, Charlotte Audrey Hepburn akan membalas kalian. Charlotte yang dulu sudah mati sekarang hanya ada Charlotte yang baru. Membalaskan dendam nya." ucap Charlotte sambil bersmirk.
Karena cuaca semakin panas akhirnya Charlotte memutuskan untuk kembali. Setelah pelajaran berakhir Charlotte memutuskan untuk pulang tetapi tiba-tiba ada segerombolan pria berpakaian lengkap yang menjadi pusat perhatian.
Charlotte yang melihatnya diam-diam menyeringai mengingat bahwa hari ini ada utusan dari Negara Slovenia menemui dirinya.
Tetapi yang membuat Charlotte terkejut ketika melihat kehadiran seorang pria berpakaian jas berwarna abu-abu dengan surai berwarna hitam menghampiri dirinya.
Charlotte yang melihatnya mengepalkan tangannya berusaha merendam amarahnya dan memasang wajah polos.
" Apa kamu Charlotte Audrey?" tanya nya dengan datar.
Charlotte yang mendengarnya memiringkan kepalanya.
__ADS_1
" Iya, itu nama saya anda siapa?" tanya Charlotte walaupun sebenarnya ia sudah tahu siapa orang yang berada dihadapannya.
Pria tersebut membungkuk badannya sedikit dan mengambil tangan Charlotte sambil mengecupnya dengan lembut.
Perlakuan pria tersebut membuat seluruh Mahasiswi yang menyaksikannya teriak girang. Tetapi Charlotte hanya menatap bosan karena ia tahu hal tersebut sudah menjadi tata Krama dasar bagi Keluarga Kerajaan.
" Saya Darius Desmon Sephora, apa anda ada waktu untuk berbicara Mrs. Audrey." ucap Orang yang ternyata Darius Pangerang dari Slovenia dan seorang Pangeran Mahkota.
Charlotte yang mendengarnya merasakan sedikit marah apalagi mengingat nama yang sudah tidak dengarkan selama 13 tahun. Tetapi Charlotte harus mengendalikan ekspresi wajahnya.
" Tetapi saya harus berkerja takut Pak Bos marah. Char takut di pecat." jawab Charlotte sambil memasang ekspresi takut yang dibuat buat.
Darius yang melihat Charlotte merasa gemas apalagi gadis di depannya memasang ekspresi polosnya. Ia tidak menduga bahwa adiknya sangat lucu seakan tidak mengetahui kekejaman dunia luar. Tetapi sayangnya Darius tidak tahu bahwa sekarang Charlotte memiliki sifat licik di balik topeng polos nya.
" Akhirnya bertemu juga....
Continue...
__ADS_1