Second Chanced ( S1&S2)

Second Chanced ( S1&S2)
Drama Charlotte


__ADS_3

Sejak saat itu akhirnya Raja Eduardo mulai memberikan perhatiannya kepada Charlotte. Bahkan dia sering menghabiskan waktunya dengan bermain piano di ruangan musik.


Semua orang yang berada di istana merasa senang akhirnya setelah sekian tahun Sang Raja bisa menerima kehadiran Tuan Puteri kecuali Zeline yang merasa iri karena semua perhatian yang ia dapatkan langsung di ambil Charlotte.


Seperti sarapan pagi ini Raja Eduardo dengan baik menyuapi Charlotte dengan perlahan-lahan. Membuat kedua orang yang berada diruang merasa iri. Satunya iri karena ayahnya tidak memperhatikan nya lagi dan satunya iri karena tidak bisa berdekatan dengan Princess kecilnya.


Tanpa mereka sadari Charlotte melirik mereka berdua ia bisa melihat tatapan mereka dengan sekali lihat. Karena sejak di bekerja menjadi Agen Charlotte sudah menangani banyak kasus ia terbiasa melihat bagaimana mereka mengendalikan ekspresi masing-masing. Menurut Charlotte itu sudah terbiasa melihatnya apalagi mereka berdua adalah orang kerajaan yang pastinya harus mengendalikan ekspresi nya. Ia bahkan bisa melihat pancaran iri dari mata Zeline dalam hati ia berpikir membuatnya semakin marah.


" Kita lihat sampai kapan kau bisa mengendalikan sifat polos mu itu Zeline." batin Charlotte sambil bersmirk melihat Zeline.


" Kakak Zeline mengapa wajahnya tidak mirip Papa? Apa mungkin Zeline mirip dengan Mama?" tanya Charlotte sambil memiringkan kepalanya dengan polos.


Mendengar pertanyaan dari Charlotte seketika ruangan langsung senyap Darius menghentikan makannya begitu juga Raja Eduardo yang tadinya menyuapi Charlotte langsung berhenti. Tetapi Zeline yang mendengarnya diam-diam tangannya mengepal .

__ADS_1


Tetapi Zeline yang terbiasa menampilkan ekspresi lugu dan polos hanya tertawa pelan.


" Hahaha....Char pertanyaan mu lucu." ucap Zeline yang berusaha mengalihkan pembicaraan.


Charlotte yang melihatnya langsung mengetahuinya ia semakin ingin memainkan Zeline.


" Benarkah, padahal pertanyaan dari Char tidak lucu. Apa karena pertanyaan tadi membuat Zeline merasa sedih kalau begitu Char minta maaf lain kali Char tidak akan membuat perasaan Zeline sedih lagi." ucap Charlotte sambil menundukkan kepalanya dan meninttikan air mata nya.


" Princess tidak perlu sedih Zeline sudah memaafkan mu, benarkah Zeline?" ucap Darius yang diam-diam menatap Zeline tajam.


Zeline yang di tatap seperti itu merasakan takut memang dari awal Putera Mahkota tidak menyukai apalagi setelah kejadian 3 tahun lalu. Bahkan Zeline melirik Raja Eduardo yang hanya diam saja padahal biasanya ia selalu di bela ketika sedang bertengkar dengan Darius. Tidak ada cara lain ia harus meminta maaf kepada Charlotte jangan sampai gara-gara kejadian itu reputasi nya hancur.


" Baiklah Char, Zeline sudah memaafkan mu jadi jangan sedih lagi ya." ucap Zeline sambil tersenyum lembut.

__ADS_1


Charlotte yang mendengarnya malahan semakin menangis keras membuat Darius dan Raja Eduardo tergelapan.


" Huaaa.... Kakak Zeline sangat baik...Char sampai terharu." ucap Charlotte di sela isakan nya.


Darius yang tidak tega melihat tangisan Princess nya langsung menggendongnya ala koala sambil menepuk punggungnya.


Tidak beberapa lama Charlotte sudah berhenti menangis ia melirik Zeline dari belakang yang tampak marah.


Charlotte yang melihatnya dalam hati ingin tertawa keras.


" Hahahaha....aku ingin sekali membuka topeng nya itu....


Continue....

__ADS_1


__ADS_2