Second Chanced ( S1&S2)

Second Chanced ( S1&S2)
Ke Perusahaan


__ADS_3

Pagi ini Charlotte harus berkemas untuk bersiap-siap pergi ke Perancis. Tapi sebelum itu ia harus pergi ke kantor nya untuk menyelesaikan pekerjaannya yang tertunda.


Charlotte telah bersiap dengan menggunakan pakaian kerja formal yaitu kemeja putih, rok hitam, dan jas hitam. Rambut putihnya yang di gerai membawa wanita karir meskipun kesan anggun dan elegannya tidak menghilang.


" Perpect." ucap Charlotte sambil melihat penampilan nya di cermin.


Puas melihat penampilan nya langsung saja Charlotte turun ke bawah untuk sarapan bersama Damian. Ketika sampai di meja makan Charlotte tidak melihat Damian.


" Pangeran Damian apa dia tidak sarapan?" tanya Charlotte kepada salah satu pelayan yang berada di hadapannya.


Pelayan tersebut menundukkan kepalanya memberikan hormat kepada Charlotte.


" Maaf Puteri saat ini Pangeran sedang ada urusan penting, dan kata beliau ia akan sarapan di luar." jawab nya.


Charlotte mengangguk kepalanya meskipun dalam hati ia bertanya kemana Damian pergi. Tetapi pemikiran tersebut langsung ia tepis dari pikirannya. Akhirnya ia pun duduk sambil memakan sarapannya sebelum berangkat ke kantor.


Selesai sarapan Charlotte langsung berangkat ke kantor dengan menaiki mobil sport berwarna hitam miliknya yang tadi ia sempat menyuruh bawahannya untuk membawakan mobil nya. Charlotte melajukan mobil dengan kecepatan tinggi membuat para pengendara mengumpat kepadanya tapi tidak di hiraukan olehnya. Charlotte sangat menikmati bisa berkendara lagi karena sejak tinggal berada di istana Slovenia dirinya sama sekali tidak di ijinkan untuk keluar istana.

__ADS_1


Sampai di kantor Charlotte langsung di sambut para karyawan yang membungkuk di hadapannya. Karena para karyawan tahu jika Charlotte marah ia tidak segan-segan membuat orang yang mencari masalah akan selamat.


" Selamat datang kembali Mrs Hepburn." ucap seorang gadis yang berusia 5 tahun di atas Charlotte.


Charlotte mengangguk kepalanya sambil berjalan memasuki ruangannya. Ia melihat sekeliling ruangan yang sama sekali tidak berubah memang ruangan Charlotte di desain dengan warna putih. Charlotte duduk di kursi kebesarannya sambil memandang Sekretaris nya dengan datar.


" Jadi, apa pekerjaan semuanya baik-baik saja Chelsea?" tanya Charlotte.


" Semuanya aman Mrs, hanya saja hari ini anda akan bertemu dengan salah satu klien dari perusahaan DA Coperration." ucap Chelsea yang merupakan salah satu sekretaris Charlotte.


Charlotte mengangguk kepalanya mengerti.


...****************...


Pukul 2 Charlotte langsung bersiap-siap untuk menemui Klien tersebut.


Setelah keluar dari ruangannya Charlotte berjalan dengan di ikuti Chelsea dari belakang. Sampai di ruang rapat.

__ADS_1


Ceklek....


" Permisi." ucap Chelsea ketika memasuki ruangan.


Charlotte melihat ada dua pria yang di yakini salah satunya merupakan pemilik perusahaan dari DA Coperration. Sebenarnya Charlotte penasaran siapa pemilik dari perusahaan yang terkenal di negara Perancis tersebut.


" Baiklah, saya ingin memperkenalkan diri nama saya Charlotte Audrey Hepburn pemilik perusahan dari Hepburn Coperration." ucap Charlotte sambil tersenyum.


Tiba-tiba ada seorang pria yang tadinya menundukkan kepalanya langsung mengangkat kepalanya setelah mendengar suara yang di kenalnya.


Mata Charlotte seketika terbelakak mengetahui siapa pria yang berada di hadapannya. Sedangkan pria tersebut yang melihat wajah terkejut dari Charlotte diam-diam tersenyum tipis sangat tipis sampai siapapun tidak bisa melihat nya.


Pria tersebut memberikan perintah kepada Asistennya melalui kotak mata


Asistennya pun langsung mengangguk kepalanya kemudian ia berdiri.


" Saya adalah Oliver Giroud merupakan asisten pribadi dari CEO DA Coperration dan saya juga mau memperkenalkan pria yang di sebelah saya adalah....

__ADS_1


Continue....


__ADS_2