
Saya tidak punya banyak waktu untuk berbicara santai denganmu. Kakak. Ceritakan apa yang sebenarnya terjadi beberapa tahun lalu aku ingin mendengarnya sebelum mengambil keputusan bahwa kau saudaraku atau musuhku." ucap Damian dengan datar sambil menatap tajam Dominic yang juga sedang melihat nya.
Dominic yang sedang minum menghela nafasnya sambil melihat ke arah jendela cahaya bulan memperlihatkan wajahnya yang sebagian di penuhi oleh luka.
" Sudah lama aku menguburnya tetapi karena sepertinya kau keras kepala aku akan menceritakannya kepadamu kejadian 15 tahun lalu." ucap Dominic.
Flashback On...
15 Tahun lalu....
Seorang wanita berjalan menuju ke istana bersama dengan seorang anak laki-laki yang berusia sekitar 6 tahun.
" Mom, buat apa kita ke sini?" tanya Anak laki-laki itu yang melihat ibunya bingung.
" Diamlah, kita ke sini ingin membuat nasibmu berubah. Jadi jangan melakukan hal-hal yang membuat kita terusir darinya." ucap wanita tersebut sambil berteriak.
__ADS_1
Anak laki-laki itu seketika bungkam dengan bentakan Mommy nya. Mereka terus berjalan memasuki istana bahkan sepertinya para penjaga tidak melarang masuk. Hal itu membuatnya sangat bingung bukannya istana ini merupakan kediaman pribadi Raja dan tidak seharusnya orang lain masuk.
Tetapi dirinya tidak bisa mengutarakan pendapatnya karena takut Mommy nya akan memukulnya lagi. Akhirnya mereka sampai di sebuah ruangan besar dan terdapat seorang pria yang dengan angkuhnya duduk di singgasana.
Seketika dia bisa menebak bahwa pria itu adalah Raja. Apalagi Mommy nya membungkuk hormat di hadapannya.
" Salam Raja." ucap wanita itu sambil tersenyum manis yang sama sekali tidak pernah ia perlihatkan kepadanya.
Anak laki-laki itu melirik Raja yang memandang nya datar dan ia bisa melihat sekilas bahwa ada tatapan jijik yang di tunjukan kepada Mommy nya.
Anak laki-laki itu bisa melihat bahwa ada tatapan tersipu dari Mommy nya kepada Raja. Hal itu menjadikan pertanyaan di otaknya memang nya ada hubungan apa Raja dan Mommy nya.
" Tentu saja saya sudah membesarkan nya dengan baik. Bahkan anak ini mempunyai kepintaran sejak dini membuat anda pasti bangga kepadanya, Yang Mulia." ucap wanita itu yang membanggakan anak laki-laki itu.
Memang dirinya memiliki kepintaran daripada anak sebayanya karena sejak dirinya berusia 3 tahun Mommy nya sudah mengajarkan nya dan memaksanya untuk menghafal banyak buku-buku. Jika dia tidak bisa menghafalkan nya Mommy nya akan memukulnya.
__ADS_1
Raja yang mendengarnya tersenyum puas dan kemudian memanggil seorang ajudannya.
" Baiklah tugasmu sebagai ibunya sudah selesai silahkan keluar dari istana ini dan jangan pernah menemuinya selama saya belum mengijinkan nya." ucap Raja dengan mutlak.
Tentu saja Wanita itu terbelalak terkejut mendengar sesuatu yang tidak sesuai harapannya.
" ANDA TIDAK BISA MELAKUKAN HAL ITU KEPADA SAYA, SAYA ADALAH ANAK KANDUNG DARI ANAK ANDA. YANG MULIA. NIKAHIN SAYA DAN BUATLAH SAYA MENJADI RATU." ucap wanita itu yang berteriak.
Anak laki-laki itu yang mendengar teriakan dadi Mommy nya langsung memundurkan langkahnya sambil menampilkan ekspresi ketakutan.
Raja yang menyadari nya langsung menyuruh para pengawal untuk membawa wanita itu pergi dari hadapannya. Wanita itu terus berteriak ketika di seret keluar.
Setelah suasana hening anak laki-laki itu memandang Raja yang sedang berdiri di hadapannya dengan tatapan datar.
" Namamu sekarang adalah Dominic Maxvier....
__ADS_1
Countine...