Second Chanced ( S1&S2)

Second Chanced ( S1&S2)
Apa Kau Meremehkan Diriku


__ADS_3

Setelah kedatangan Darius secara mendadak. Saat ini Charlotte sedang berdiri di ruang tengah dengan Darius dan Damian duduk di lantai sambil menundukkan kepalanya.


" Jadi, Damian apa tujuan mu membawanya kemari? Apa yang akan kalian rencanakan sebenarnya?" tanya Charlotte seperti mengintrogasi seseorang.


Damian tidak menjawab melainkan mengalihkan pandangannya ke samping supaya tidak melihat ekspresi wajah menyeramkan Charlotte. Sampai akhirnya Damian mulai berbicara.


" Maafkan aku ini semuanya demi kepentingan mu, aku harus membawa Darius ke sini karena kau butuh pelindung dari nya." ucap Damian dengan datar tapi pandangannya terus ke samping.


Charlotte yang mendengarnya terkejut sebelum akhirnya tangannya mengepal kuat.


" Aku tidak butuh pelindung, Apa kau meremehkan ku." ucap Charlotte dengan nada marah.


Damian langsung berdiri dirinya merasa sekarang Charlotte sedang terlihat marah.


" Tidak seperti itu, aku hanya..." ucap Damian yang terhenti karena dirinya tidak bisa mengucapkan apapun.


Sedangkan Charlotte yang melihatnya tersenyum miring. Sudah ia duga bahwa Damian meremehkannya.


" Ternyata kau menggangap ku lemah bukan begitu Damian. Ingat satu hal aku tidak butuh pelindung karena aku sudah kuat. ingatlah itu." ucap Charlotte sebelum kembali ke dalam kamarnya.


BRAK...


Darius yang sedari tadi melihat pertengkaran mereka di buat terkejut. Apalagi melihat tatapan Charlotte yang begitu tajam dan dingin.


" Jadi apa aku harus tetap berada di sini?" tanya Darius kepada Damian.

__ADS_1


Damian yang sedari tadi hanya berdiri langsung mengalihkan pandangannya.


" Ini demi kebaikan nya, aku harus mengakhiri semua ini segera. Mengingat aku melindungi dua orang yang berarti bagiku Aku tidak mau kehilangan untuk kedua kalinya." ucap Damian sebelum berjalan menaiki tangga menuju kamarnya


Darius yang mendengarnya terpaku sebelum senyuman terbit di wajahnya. Ia sudah merasa lega karena telah mempercayakan Charlotte kepada Damian. Meskipun ia tidak mengerti apa yang di katakan Damian tadi.


" Kehilangan dua kali maksudnya apa?" batin Darius.


...****************...


Damian ketika memasuki kamar ia melihat Charlotte yang berdiri di balkon sambil pandangannya ke atas langit. Damian dengan perlahan berjalan mendekat sampai langkahnya terhenti ketika mendengar suara Charlotte.


" Apa kau ingin melakukannya sendiri?" tanya Charlotte tanpa mengalihkan pandangannya.


Sedangkan Damian hanya terdiam sampai akhirnya ia menjawabnya.


" Huh....aku harus melakukan nya karena ini semua salahku. Jika saja dulu aku tidak mempercayai Zeline. Mungkin kita tidak akan memiliki hidup yang rumit bukan." ucap Damian sambil tersenyum sendu.


Charlotte membalikan badannya pandangannya menuju ke arah Damian. Dirinya bisa melihat bagaimana tekat Damian untuk membalas perbuatan Zeline. Kemudian ia menghela nafasnya.


" Baiklah, tunggu sebentar." ucap Charlotte sambil melangkahkan kakinya memasuki kamar dan mengambil Handphone nya yang tadi berada di atas nakas.


Setelah mengambil Handphonenya Charlotte berjalan menuju Damian sambil menyerahkan sebuah video.


" Kau harus menayangkan video ini. Aku jamin dia akan terkejut. Aku tahu dia sudah mengirimkan sesuatu kepadamu bukan?" ucap Charlotte yang tepat sasaran.

__ADS_1


Damian mengambil Handphone Charlotte dan menonton video tersebut. Sampai Damian tersenyum miring melihat kepintaran Charlotte mendapatkan bukti.


" Kau benar dia akan benar-benar malu. Setelah apa yang akan kau, Audrey?" tanya Damian.


Charlotte yang mendengarnya tersenyum miring membuat Damian melakukan nya juga.


...****************...


Kebesokan harinya Zeline sudah sampai di Perancis. Karena ia memutuskan untuk berangkat lebih awal katanya sudah tidak sabar bertemu calon suaminya.


Saat Zeline turun dari jet ia berjalan dengan anggun sambil mengenakan pakaian merah menyala dan menggunakan kaca mata hitam.


Dia berjalan dengan sambil mengangkat dagunya ke atas angkuh.


Di sana sudah ada Damian yang menjemputnya sambil tersenyum.


" Sudah lama kita bertemu sahabat." ucap Damian dengan ramah. Seolah-olah ia sangat menunggu kedatangan Zeline.


Zeline yang mendengarnya tersenyum malu ia tidak menyangka ia sama sekali tidak menyangka bahwa Damian akan rela menjemputnya ke sini.


Zeline yakin bahwa saat ini hubungan pernikahan Charlotte dan Damian buruk. Ia akan mengambil kesempatan ini untuk mendapatkan hati Damian.


" Senang juga bertemu dengan anda Raja." ucap Zeline sambil tersenyum.


Continue ...

__ADS_1


__ADS_2