SENYUMAN MANIS CEO KEJAM

SENYUMAN MANIS CEO KEJAM
Mengerjai kekasih


__ADS_3

"Tapi saya akan terus memperjuangkan hubungan kita agar tidak putus, bila perlu kita menikah sekarang juga!!!" ujar Revan


"Jangan dong kak, yakalli mau nikah kayak mau beli permen semudah itu!" ujar Rania


"Apapun bisa saya lakukan by, apa kau lupa siapa saya?" ujar Revan dengan kepercayaan diri yang tinggi


"Ya ya ya, sebaik apa pun perbuatan yang dia lakukan kepada ku tapi dia tetap sama seorang bos kejam, sombong dan menyebalkan!!!" batin Rania jengah


"Aku tahu kakak adalah Revan Pratama seorang pendiri perusahaan R'P Group yang merupakan perusahaan tersukses di negara I." ujar Rania


"Tepat sekali. Kau memang sangat pintar by." ujar Revan sembari mencubit pipi chubby Rania dengan gemas.


"Kak Revan!!! sakit tau!!!" ujar Rania kesal dengan Revan


"Iya maaf!" ujar Revan


"Oh iya by, saya harus keluar sebentar. Apa kau tidak keberatan jika saya tinggal?" ujar Revan


"Iya kak, nggak papa!" ujar Rania


"Ya sudah saya pamit. Ingat! kau tidak boleh melakukan apapun, cukup menyuruh mereka saja!" ujar Revan


"Iya kak!" ujar Rania menurut


"Tumben sekali Rania langsung menurut, pasti dia akan melakukan pekerjaan rumah jika aku pergi." batin Revan


Cup…Cup…


Revan mencium kening dan bibir Rania


"Jaga diri baik-baik, ingat! jangan melakukan apa pun!" ujar Revan sembari mengusap rambut Rania


"Iya kak!" ujar Rania


"Kenapa dia bisa sesantai itu setelah mencium ku?!" batin Rania kesal


"Lihat saja by, kau tidak akan bisa berkutik meskipun aku sedang pergi!!!" batin Revan


Revan beranjak dari tidur nya dan hendak keluar dari kamar gadis nya.


"Biar aku antar kakak sampai depan pintu apartemen!" ujar Rania


Revan yang hendak keluar dari kamar Rania pun kembali menoleh ke arah kekasih nya yang tengah tersenyum menatap nya.


"Ya sudah, ayo!!!" ujar Revan menggandeng tangan gadis nya keluar dari kamar.


Saat melewati pelayan yang sedang bekerja Rania tersenyum ke arah mereka.


"Jadi itu kekasih tuan Revan, seperti nya dia gadis yang baik dan ramah!!!" batin Bi Ijah saat melihat Rania yang tersenyum ke arah nya merasa senang karena tuan nya mendapatkan pasangan hati yang terbaik.


"Hish!!! ternyata tuan Revan sudah punya kekasih. Apa aku sudah tidak memiliki kesempatan buat mendekati nya?!" batin Lia kesal saat melihat tuan Revan yang diidamkan nya ternyata sudah memiliki kekasih.

__ADS_1


Saat Lia sedang bergumam meluapkan kekesalannya, Rania berjalan melewati nya sembari tersenyum.


"Ternyata kekasih tuan Revan biasa aja, nggak cantik! cantikan juga gue! kok bisa ya tuan Revan pacaran sama gadis biasa kayak dia apa lagi seperti nya usia nya jauh lebih muda dari tuan Revan! apa tuan Revan menyukai gadis muda yang masih bau kencur?" batin Lia


"Seperti nya gue harus mengubah penampilan gue biar keliatan muda, semoga aja tuan Revan tertarik sama gue." batin Lia


Sementara Rania sedang berbaring di tempat tidur karena bingung harus melakukan apa.


Ting…


Tiba-tiba terdengar bunyi pesan masuk ke dalam ponsel nya, Rania pun bergegas membuka dan membaca nya.


Kak Revan 💓


"Kau sedang apa by?"


Rania terkejut saat membaca pesan yang dikirim kan oleh bos kejam nya.


"Sejak kapan nomor ponsel nya aku namai kak Revan yang ada emoticon love nya? perasaan kemarin aku namai pak Revan dengan emoticon iblis!" ujar Rania bingung


"Jangan-jangan…" lanjut Rania


Wajah Rania langsung berubah kesal dan berpikir 'pasti bos kejam itu yang sudah mengubah nya'.


"Ih!!! kenapa aku nggak sadar sih kalau dia membuka handphone ku?!" ujar Rania kesal


Ting…


Handphone Rania berbunyi lagi, dan Rania langsung membukanya.


Kak Revan 💓


Rania yang membaca pesan nya langsung terkejut.


"Ini orang benar-benar ya!!!" ujar Rania kesal


Di posisi Revan, kini pria itu sangat gembira karena berhasil mengerjai kekasih nya.


"Apa gadis keras kepala itu akan membalas pesan ku?" ujar Revan


Ting…


Handphone Revan berbunyi menandakan pesan masuk.


My dear 💓


"Lagi tiduran kak, bosen nggak ngapa-ngapain."


"Ternyata dia menurut juga." ujar Revan


Di sisi Rania, gadis itu masih kesal dengan sikap posesif kekasih nya itu.

__ADS_1


"Awas aja kalau masih nggak percaya. Aku lempar pake sendal tuh muka tampan nya." ujar Rania kesal


Ting…


Kak Revan 💓


"Coba kirim kan fotomu."


"Ya ampun benar-benar ya bos kejam ini!!!" ujar Rania bersungut-sungut


Sedangkan Revan kini sedang merasa senang karena sudah dapat dipastikan kekasih nya itu kesal dan marah dengan nya.


Ting…


My dear 💓



"Dia sangat cantik meskipun tanpa make up." ujar Revan yang mengagumi kecantikan gadis nya.


"Aku tidak akan melepaskan mu, by." ujar Revan


Di tempat yang berbeda, Zhao lie sedang marah-marah tidak jelas di depan orang tua nya.


"Dydy , what's wrong with you?" ujar nyonya Zhao yang bingung kenapa putri nya marah-marah tidak jelas


"Mom's!!!" ujar Zhao lie


"Revan pergi dan udah nggak pernah mengabari ku." ujar Zhao lie


"What…shenme…" ujar nyonya dan tuan Zhao bersamaan


"Bagaimana bisa Revan Pratama pergi tanpa jejak?! apa yang telah kau lakukan, Dydy?!" ujar tuan Zhao marah


"Kenapa Daddy jadi menyalahkan Dydy sih?!" ujar nyonya Zhao tidak terima putri nya di salahkan.


"Karena tidak mungkin Revan pergi begitu saja tanpa ada nya kesalahan di satu pihak Mom." ujar tuan Zhao


"Tapi ya jangan salahkan putri kita juga dong." ujar nyonya Zhao


"Mommy diam dulu! Daddy mau bicara sama Dydy" ujar tuan Zhao kepada istri nya


"Dydy! apa yang kau lakukan dengan tuan Revan sampai tuan Revan pergi tanpa kabar!" ujar tuan Zhao pada putri nya.


"Dydy melakukan hubungan ***** dengan Revan Dad, memang nya itu salah?" ujar Zhao lie tanpa merasa bersalah


"Oh astaga Dydy!!! ni fengkuang!!! itulah yang membuat mu di anggap rendah oleh tuan Revan!!!" ( "Oh astaga Dydy!!! kau gila!!!: itulah yang membuat mu di anggap rendah oleh tuan Revan!!!" )


"Bastard!!! jahat sekali kau menyebut putri mu sendiri gila!!!" ujar nyonya Zhao tidak terima.


"Kau tidak terima putri mu di bilang gila. Tapi memang itu kenyataan nya, dia tidak lebih dari seorang jal*ng!!!" ujar tuan Zhao dengan emosi memuncak

__ADS_1


"Daddy bukan nya membela Dydy tapi malah menghina ku…Heh! kenapa semua orang menganggap ku murahan?!" ujar Zhao lie yang kesal langsung pergi begitu saja dari tempat itu.


"Kau sungguh keterlaluan Zhao Wei!!!" ujar nyonya Zhao dengan emosi langsung pergi begitu saja.


__ADS_2