
" Hei Ran masa tadi kamu gak kenal sih sama tuan muda Revan " tanya Lili kepada Rania
" Beneran aku gak kenal sama tuan muda Revan " jawab Rania kepada Lili
" Sekarang gimana dong, besok pasti aku ketemu sama tuan muda Revan di perusahaan R'P Group. Gimana yah aku takut dihukum sama tuan muda Revan " tambah Rania panjang lebar
" Lah kamu gimana sih, masa nggak bisa lihat dari penampilan nya sih Rania Rania " ujar Lili sambil tepuk jidat karena bingung dengan masalah sahabat nya
" Jalanin aja say " tambah Lili sambil menepuk pundak Rania
" Aku takut tau Li " ujar Rania dengan wajah cemas nya
" Udah nggak papa Ran, makanya lain kali kalau lagi melamar pekerjaan yang kalem dan sok pendiam jangan di keluarin sifat bawel nya. Kaya aku dong pendiam kalau di tempat yang masih baru " ujar Lili memberi nasihat sekaligus meledek sahabat nya yang bawel itu.
Sebenarnya mereka berdua sama sama bawel tapi Lili hanya menunjuk kan kebawelanya di tempat yang sering mereka kunjungi, berbeda dengan Rania yang menunjuk kan kebawelanya dimana saja
" Iya deh mamah Lili tersayang. Rania yang cantik ini gak akan mengulangi nya lagi " ujar Rania dengan heboh nya sambil menunjuk kan tangan nya membentuk huruf V
" Beneran yah Rania yang bawel nya minta ampun " ujar Lili kepada Rania
" Iya beneran Lili tersayang muah muah " ujar Rania sambil mencium pipi chuby Lili dengan gaya alay dan lebay nya
" Ya udah, oh iya gara gara kita keasikan ngobrol nih jadi lupa mau persen minuman sama makanan " ujar Lili
" Oh iya, aku juga sampe lupa nih "ujar Rania cengengesan
" Kamu mau pesan apa Ran, biar aku pesankan sekalian " ujar Lili
" Aku mau pesan minuman chocolate milk shake aja deh " ujar Rania setelah melihat buku menu di cafe XXXX
" Oke, aku pesan dulu ya " ujar Lili sambil berlalu pergi meninggalkan Rania untuk memesan minuman
Setelah memesan minuman Lili hendak kembali ke meja cafe itu, tapi ada seseorang yang mendekati nya yang tak lain adalah Vino yang hendak memesan makanan dan minuman untuk nya dan juga Revan
" Kamu teman nya gadis yang tadi di marahin sama Revan kan? " tanya Vino dengan wajah datar nya
" I-iya tuan " jawab Lili sambil menunduk takut
__ADS_1
" Santai saja saya bukan orang yang pemarah seperti sahabatku Revan " ujar Vino dengan wajah yang sama datar nya seperti tadi
" Gimana mau santai coba tuan muda ganteng kalau muka anda aja datar dan juga mengerikan " batin Lili
" Baik tuan " ujar Lili masih menunduk kan kepala nya
" Oh ya, nama kau siapa? " tanya Vino dengan wajah datar nya
" Perkenalkan nama saya Lili Sasmita, atau bisa di panggil Lili " jawab Lili dengan gugup
" Oh, jadi kamu yang melamar kerja tadi pagi kan? " ujar Vino masih dengan ekspresi datar nya
" I -iya tuan " jawab Lili sambil berusaha tersenyum untuk menutupi kegugupan nya
" Saya harap kamu bisa bekerja dengan baik di perusahaan saya " ujar Vino
" Baik tuan. Saya akan berusaha semaksimal mungkin dan akan mengusahakan yang terbaik perusahaan anda " ujar Lili
" Baiklah, saya mau pesan sesuatu dulu " ujar Vino berlalu pergi dengan wajah datar nya
" Iya tuan silahkan " jawab Lili walaupun Vino sudah berlalu pergi
Setelah memesan minuman Lili kembali ke meja cafe dimana Rania berada
" Huh akhir nya aku bisa bernafas lega " ujar Lili dengan nafas yang tersengal karena gugup bertemu dengan Vino
" Emang nya dari tadi kamu gak nafas Li ? " sahut Rania bingung dengan ucapan Lili
" Iya nafas aku serasa berhenti tadi pas bertemu dan di tanya sama tuan muda Vino " ujar Lili yang sudah duduk di kursi cafe berhadapan dengan Rania
" Lah kenapa nggak bisa nafas, Tapi sekarang kamu masih hidup Li berarti kamu tadi nafas dong " ujar Rania sambil meledek sahabat nya dan tertawa melihat tingkah sahabat nya itu
" Dasar sahabat gak ada akhlak ngatain sahabat nya biar nggak hidup. Nggak peka banget kamu Ran " ujar Lili kesal sambil memanyunkan bibir nya
" Iya iya maaf, emang nya kamu di tanya apa aja sama tuan Vino? " ujar Rania ketika sudah berhenti menertawakan sahabat nya
" Aku cuma ditanya katanya kamu teman nya gadis yang dimarahi Revan tadi yah? kaya gitu " ujar Lili menirukan kata kata Vino
__ADS_1
" What!!! ngapain dia tanya kaya gitu? " ujar Rania dengan heboh nya
" Terus tuan Vino tanya apa lagi ke kamu Li ? " tanya Rania kepo
" Tuan Vino tanya siapa nama aku " jawab Lili
" Gitu aja ? nggak tanya yang lain gitu, misal nya dimana tempat tinggal mu ? " tanya Rania sambil terkekeh geli
" Ya gak mungkin lah, yakalli dia tanya tempat tinggal ku buat apa coba ? " jawab Lili bingung karena belum faham dengan arah bicara sahabat nya itu
" Ya buat main ke rumah kamu lah. Untuk menemui calon mertua, hahahaha " ujar Rania tertawa keras. membuat semua pengunjung cafe memandang nya
" Maaf semua nya sudah mengganggu kalian " ujar Rania meminta maaf kepada semua pengunjung cafe XXXX
" Makanya kalau tertawa jangan keras keras " ledek Lili sambil menggeleng kan kepala nya
" Oh iya Li, gimana kamu setuju gak kalau tuan Vino datang ke rumah mu untuk meminta restu ? " tanya Rania sambil menaik turunkan alis nya
" Aku sih mau aja tapi itu mungkin hanya haluan aku aja yang ketinggian " jawab Lili sambil membayang kan ke haluan nya
" Siapa tau takdir mempertemukan kalian ya gak? nggak ada yang tidak mungkin di dunia ini " ujar Rania kepada Lili
" Iya sih, kalau aku sama tuan Vino berarti kamu sama tuan Revan dong " ujar Lili yang terkekeh melihat wajah sahabat nya yang pucat pasi mendengar nama Revan
" Nggak nggak nggak, nggak mungkin dan nggak akan pernah mungkin aku suka sama tuan muda Revan yang kejam dan juga nyebelin itu " ujar Rania dengan wajah yang pucat pasi dan bergidik membayang kan dia bersama dengan Revan
" Kalau memang suatu saat nanti tuan Revan adalah jodoh kamu gimana Ran, apa kamu akan menerima nya " ujar Lili yang tak berhenti henti nya meledek sahabat nya itu
" Pada saat waktu itu tiba, mungkin aku akan menjadi seseorang yang paling tidak beruntung di dunia ini " ujar Rania dengan muka sendu nya
" Stop !!! udah aku nggak mau membayang kan hal yang menyedihkan dan menyeramkan. Bikin bergidik aja kata kata kamu " Tambah Rania yang sudah frustasi dengan ucapan sahabat nya
" Iya iya deh, maaf " ujar Lili dengan santai nya
...****************...
Halo semua aku up nya segini dulu yah dan mungkin aku akan up lagi rabu besok besok nya lagi soalnya mau PAS jadi harus fokus belajar dulu
__ADS_1
jangan lupa like, vote dan komen yah moga suka
see you later 🥰🥰🥰