SENYUMAN MANIS CEO KEJAM

SENYUMAN MANIS CEO KEJAM
Bertemu Sahabat


__ADS_3

" Wow, jadi kita sama dong Ran pekerjaan nya? hahaha " ujar Lili sambil tertawa


" Iya juga yah. Aku sampai nggak nyadar kalau pekerjaan kita sama " ujar Rania sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal


" Aku denger denger tadi pas aku habis wawancara di kantor kata nya CEO perusahaan R'P Group dengan CEO perusahaan MHS' Group sahabatan


" ujar Lili kepada Rania


" Bagus dong kalau CEO perusahaan kita masing masing sahabatan jadi kaya kita. hahahaha " ujar Rania sambil tertawa


" Hei Ran, kamu tau nggak CEO perusahaan MHS' Group itu orang ganteng banget. Meleleh tau aku liat nya untung aja nggak pingsan " ujar Lili sambil tersenyum dengan membayang kan wajah CEO tempat dia bekerja sekarang


" Hei Lili Sasmita, kamu tuh bisa nggak sih kalau liat orang ganteng nggak usah baper. Dasar baper an " ujar Rania sambil menggeleng kan kepala nya melihat tingkah sahabat nya itu


" Biarin. Emang kamu kalo liat orang ganteng nggak baper apa ? " tanya Lili agak kesal


" Ya tergantung orang nya kaya apa. Kalau orang nya kaya aktor China di di drama China gitu ya aku jelas baper lah Li, yakalli enggak " ujar Rania membayangkan bertemu dengan aktor China


" Dasar sahabat gila drama china " ujar Lili sambil menggeleng kan kepala nya melihat tingkah laku sahabat nya yang gila drama china


" Biarin, kamu juga suka kan. huh! " ujar Rania kepada Lili


" Kamu udah ketemu sama CEO perusahaan R'P Group Ran? " tanya lili kepada Rania


" Belum emang nya kenapa ? " jawab Rania santai


" Aku liat di berita, kata nya CEO perusahaan R'P Group nggak pernah tersenyum sama sekali " ujar Lili dengan menatap Rania dengan serius


" Benarkah ? " jawab Rania singkat


" Iya. Masa kamu belum bertemu CEO nya sih. tapi nggak papa mungkin besok ketemu. Kalau ketemu bilang ke aku orang nya ganteng apa nggak yah " ujar Lili sambil tersenyum


" Iya, iya sahabat ku yang baper an, hahahaha " ujar Rania sambil tertawa bis meledek sahabat nya itu


" Ihh, apaan sih kamu Ran. Nyebelin deh " ujar Lili sambil mencubit lengan Rania

__ADS_1


" Aduh!!!, sakit tau. Kamu hari ini udah kaya senior nyebelin itu " ujar Rania kesal mengingat kejadian tadi pagi


" Maksud kamu senior siapa Ran ? " tanya Lili dengan penasaran


" Itu loh, tadi pagi pas aku mau melamar kerja di perusahaan itu ada senior yang nyebelin dan nggak mau mengalah. Masa masalah lift aja di perpanjang, kata nya kalau nanti kita ketemu lagi akan di kasih hukuman aku. Emang nya dia siapa coba " ujar Rania menjelaskan dengan raut wajah yang sangat kesal


" Hei Ran, jangan terlalu kesal sama orang itu nanti ujung ujung nya cinta loh " ledek Lili kepada Rania


" Nggak mungkin dan nggak akan mungkin, seorang Rania yang cantik, baik , ceria dan murah senyum ini suka sama senior itu yang nggak pernah senyum dan wajah nya datar dan dingin kaya gitu. Merinding tau membayang kan wajah nya " ujar Rania sambil bergidik membayang kan wajah orang yang tadi pagi bertemu dengan nya


" Ya, kali aja entar jodoh kamu orang itu gimana coba " ujar Lili meledek Rania


" Maka pada saat itu aku hanya akan pasrah dan menyerah atas ketidakadilan dunia ini " ujar Rania mendrama dan pura pura sedih (kebanyakan nonton drama China itu Rania, wkwkwk 🤣🤣)


" Rania Aprilia aku doain semoga kamu sama senior kamu itu berjodoh, wkwkwk " ledek Lili kepada Rania


" Ihh, Lili mah nyebelin banget dah huh! " ujar Rania sebel dengan sahabat nya itu


" Ya maaf my friend. Hm, gimana kalau kita makan siang yuk sambil nongkrong gitu biar tambah asik kan kita dah lama ngga nongkrong " ujar Lili kepada Rania


" Gimana kalau di cafe XXXX aja. kata nya menu nya enak enak loh!!" ajak Lili kepada Rania


" Maksud kamu cafe yang dekat dengan perumahan perumahan mewah dan elit. Gila kamu yah Li pasti mahal kalau makan di cafe itu kita aja belum kerja belum ada uang, gimana coba? " ujar Rania kepada Lili


" Hei!!! mama Rania tersayang di cafe itu lagi ada promo diskon 50 persen tau. Kamu mau ikut nggak? " ujar Lili yang gemas dengan ucapan Rania


" Aku mau ikut, Lili tersayang. Dimana ada diskon disitu ada princess Rania " ujar Rania dengan pede nya


" Let's go Rania tersayang " ajak Lili kepada Rania


Akhir nya Rania dan Lili pergi ke cafe XXXX dengan menaiki bus karena kalau menaiki taksi mahal jadi mereka naik bus


 


# Di Apartemen Revan

__ADS_1


Di sebuah apartemen mewah Farhan sedang membantu tuan muda nya beres beres apartemen, lebih tepat nya hanya Farhan yang beres beres karena Revan hanya duduk manis sambil menyuruh nyuruh Farhan


Hari ini juga Revan akan kembali ke mansion keluarga nya jadi dia beres beres untuk pindahan


" Hei Farhan kau tolong masukan semua pakaian saya dengan rapi jangan sampai berantakan di dalam koper " perintah Revan


Revan sebenar nya seorang pria yang semua kebutuhan dan keperluan pribadi nya seperti baju dan tempat tinggal nya harus perfect tapi karena kalau di apartemen tidak ada yang menyiapkan keperluan nya dan karena dia sangat lelah bekerja seharian membuat dia malas membereskan apartemen nya


" Baik tuan " ujar Farhan kepada Revan


" Tolong masukan juga laptop dan chip yang ada di loker meja kerja saya " perintah Revan lagi


" Baik tuan " ujar Farhan sambil berjalan pergi ke ruangan kerja tuan muda nya


Tak berselang lama Farhan pun datang dengan membawa semua keperluan Farhan


" Semua barang barang keperluan tuan yang penting penting sudah saya bawa semua tuan. Apakah kita akan berangkat sekarang? " ujar Farhan kepada Revan


" Baiklah kalau sudah beres semua kita berangkat sekarang " jawab Revan dengan dingin


Akhir nya Revan dan Farhan berangkat menuju mansion keluarga Revan. Di dalam mobil Revan suasana mobil sangat sunyi sampai akhir nya Farhan membuka suara


" Sebenar nya ada masalah apa tuan dengan keluarga tuan sampai membuat tuan pergi dari rumah? " tanya Farhan kepada Revan


" Sebenarnya saya pergi dari rumah karena saya kesal sama kedua orang tua saya, karena mereka seperti tidak menganggap kehadiran saya di kehidupan mereka. Saya dari kecil tidak pernah merasakan kehangatan keluarga, saya hanya dirawat oleh asisten rumah tangga dan sampai saya sudah besar mereka masih tidak menganggap kehadiran saya. Saya tau kalau laki-laki laki harus memiliki sikap yang tangguh tapi bukan berarti seorang laki-laki tidak membutuh kan kasih sayang kedua orang tua " ujar Revan panjang kali lebar


" Oh, jadi seperti itu kisah tuan selama ini. Semoga tuan menjadi orang yang lebih tangguh lagi supaya kedua orang tua tuan menyesal karena sudah menelantarkan tuan " ujar Farhan dengan melirik kaca spion mobil dengan tatapan sendu


" Amin, semoga saja seperti itu " ujar Revan sambil berusaha menghapus air mata


nya yang susah berhenti


...****************...


Kira kira gimana lanjutan kisah Revan dan Rania yah. jangan lupa vote, like dan komen yah. ikuti terus kisah nya 🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2