SENYUMAN MANIS CEO KEJAM

SENYUMAN MANIS CEO KEJAM
Mikirin bos kejam


__ADS_3

" Yang sabar ya Ran! tapi … aku juga takut kalau Elang bakalan balik lagi pasti dia dendam ke kamu dan akan melakukan hal yang lebih keterlaluan ke kamu Ran " ujar Lili


" Aku juga takut Li, karena kan Elang orang nya nekat " ujar Rania


" Tenang Ran, aku nggak akan terhasut omongan nya dan pasti akan ada yang menolong kamu lagi " ujar Lili


" Iya Li, makasih " ujar Rania


" Iya Ran, santai aja kali " ujar Lili


Karena ke asik an mengobrol mereka tidak sadar sudah sampai di rumah Lili


" Eh Ran, mampir dulu yuk " ujar Lili


" Nggak usah Li, pas weekend aja aku main ke rumah kamu " ujar Rania


" Baiklah! tapi beneran ya, weekend kamu main ke rumah ku. Ibu ku udah nyari in kamu kata nya kok temen kamu yang cerewet kaya kamu gak pernah ke sini lagi sih Li " ujar Lili sambil meniru gaya bicara ibu nya


" Iya iya, weekend aku akan main ke rumah mu. Tapi kapan kapan kamu juga gantian main ke rumah ku ya Li " ujar Rania


" Iya, eh Ran … tiap hari kita berangkat dan pulang bareng yuk, bosen banget kalau berangkat sendiri " ujar Lili


" Iya Li, aku juga bosen kalau berangkat sendiri " ujar Rania


" Ya udah aku pulang dulu ya, udah sore nih " sambung Rania


" Iya hati hati Ran " ujar Lili


" Iya Li " jawab Rania


Rania pun berjalan meninggalkan rumah Lili menuju ke rumah nya melewati jalanan yang di penuhi dengan kendaraan dan pejalan kaki


Tak lama kemudian Rania sampai di depan rumah nya


" Assalamualaikum " ujar Rania


" Waalaikumsalam, kamu udah pulang Ran " ujar Salsa


" Iya dek " ujar Rania


" Ran, kamu ngerasa aneh gak sih? masa kak Revan tiba tiba ada di rumah kita dan nolongin kamu tadi pagi " ujar Salsa


" Sebenarnya kakak malah ngerasa aneh sama kamu Salsa, kenapa kamu bisa jadi baik sama kakak " batin Rania


" Nggak aneh kok dek, kan pak Revan cuma kebetulan lewat aja " jawab Rania


" Eh iya Ran! aku mau tanya nggak? " tanya Salsa


" Boleh! emang nya ada apa dek " jawab Rania


" Ran aku mau tanya, sebenarnya kak Revan udah punya pacar apa belum sih? " ujar Salsa


" Udah! emang nya kenapa dek? " ujar Rania

__ADS_1


" What!!! apa!!! jadi kak Revan udah punya pacar. Eh tunggu … dari mana perempuan ini tau? " gumam Salsa terkejut


" Kamu tau dari mana Ran, kalau kak Revan udah punya pacaran " ujar Salsa tidak percaya


" Itu tadi pak Revan minta pendapat sama kakak, dek " ujar Rania


" Minta pendapat? maksud perempuan ini apa an? " gumam Salsa bingung


" Maksud nya minta pendapat gimana ya, Ran " ujar Salsa penasaran


" Kenapa Salsa jadi kepo gini ya " batin Rania


" Jadi gini dek … tadi itu pak Revan di tembak cinta nya sama pacar nya! terus dia minta pendapat dari kakak, apakah dia harus terima cinta nya atau nggak. Karena kakak bingung harus jawab apa jadi kakak bilang sama pak Revan suruh terima aja cinta nya " jelas Rania


" Kok kak Revan bisa minta pendapat dari mu sih Ran? " tanya Salsa


" Kakak juga bingung, kenapa pak Revan meminta pendapat dari kakak " jawab Rania


" Kenapa kak Revan bisa minta pendapat dari perempuan ini sih " gumam Salsa kesal kepada kakak tiri nya karena merasa tersaingi


" Kamu tau siapa pacar nya kak Revan, Ran? nama nya siapa? " tanya Salsa


" Tau, nama nya nona oli eh … nona Lady Zhao lie maksud nya " jawab Rania


" Dia keturunan China ya Ran? " tanya Salsa


" Iya!!! nona Zhao lie keturunan China " jawab Rania


" Berarti tipe wanita yang disukai kak Revan keturunan China atau dia suka wanita yang mata nya sipit " gumam Salsa berpikir


" Iya Ran " ujar Salsa


Rania langsung pergi meninggalkan Salsa yang masih terdiam mematung menuju ke kamar nya


Sesampai nya di kamar Rania membuka jendela kayu kamar nya agar udara masuk sambil menikmati suasana sore hari


" Kenapa Salsa tanya tanya tentang bos kejam itu ya " ujar Rania


" Apa jangan jangan … Salsa suka sama bos kejam itu " ujar Rania terkejut dengan pikiran dan ucapan nya sendiri


" Kenapa orang menyebalkan dan kejam seperti bos kejam itu banyak yang tergila-gila ya " ujar Rania


" Apalagi tuh si oli, jelas jelas bos kejam itu nggak suka sama dia dan sudah menolak cinta nya masih aja di deketin!!! bener bener nggak tau malu banget tuh oli " ujar Rania kesal


" Eh tunggu … kok aneh ya, kenapa aku jadi kesal sendiri " ujar Rania bingung dengan perasaan nya


" Bodo amat lah, mendingan aku mandi aja. Gak penting banget mikirin bos kejam itu " ujar Rania


Rania langsung bergegas keluar kamar nya menuju kamar mandi


...----------------...


Di tempat yang berbeda, seorang pria tampan yang tak lain adalah Revan sedang membaringkan tubuhnya di atas kasur king size nya sembari menunggu sahabat nya datang

__ADS_1


" Kenapa Vino belum datang datang juga ya, coba aku telepon saja " ujar Revan sambil mengambil handphone nya di atas meja yang ada di sebelah ranjang nya


Revan langsung menelpon Vino, panggilan pun langsung terhubung


?


📱 : " Assalamualaikum bro, kau dimana? katanya mau datang ke mansion ku " ujar Revan kesal


📲 : " Waalaikumsalam bro, santai bro aku sedang memarkirkan mobil ku di halaman mansion mu " ujar Vino


📱 : Benarkah! kalau begitu nanti kau langsung saja ke ruang kerja ku, kita mengobrol di sana " ujar Revan


Belum sempat Vino menjawab panggilan sudah di matikan oleh Revan


" Untung kau sahabat ku bro dan aku orang nya baik hati, kalau bukan mungkin udah habis kau " ujar Vino kesal


Vino langsung masuk ke dalam mansion sahabat nya dan di sambut oleh orang tua sahabat nya


" Assalamualaikum " ujar Vino sembari masuk ke dalam mansion Revan


" Waalaikumsalam " ujar Danu dan Melinda serempak


" Eh!! ada nak Vino " ujar Melinda langsung mendekati Vino


" Iya tante " ujar Vino ramah


" Mau ketemu Revan ya Vin " ujar Danu


" Iya om, Vino mau ketemu Revan " ujar Vino


" Ya udah kalau gitu, tante panggil kan Revan dulu " ujar Melinda yang langsung melangkah


" Nggak usah tante, Vino dan Revan mau bicara di ruang kerja nya Revan " ujar Vino memberhentikan langkah Melinda


" Oh gitu … ya udah langsung ke atas aja nak, pasti Revan sudah menunggu kamu " ujar Melinda


" Iya tante, om! kalau begitu Vino permisi dulu " ujar Vino


" Iya nak, silahkan " ujar Melinda


Vino langsung pergi meninggalkan kedua orang tua Revan menuju ke ruang kerja sahabat nya


...****************...


Halo para pembaca semua nya saksikan terus kelanjutan kisah Revan dan Rania yang penuh dengan Lika liku ini


Semoga kalian suka dan maaf mungkin karya ini tak sebagus karya karya lain nya karena aku masih baru dan harus banyak belajar jadi belum mahir dan pandai author lainya. Tapi aku akan berusaha yang terbaik


Jangan lupa vote, like and komen yah


Oh iya kalau mau tanya tanya tentang author bisa lewat ig


love you all 🥰🥰🥰

__ADS_1


ig : aliffiaazizah_


bisa di follow ig nya yah


__ADS_2